Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Tipu 20 Orang, Tilep Rp600 Juta, Calo PNS Ditangkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
  • print Cetak


LANGKAT- Guru honorer di SMPN 1 Sawit Sebrang, Budiono (43) ditangkap polisi dari rumahnya di Lingkungan VI Kebun Sayur Bawah, Kecamatan Sawit Seberang, kemarin (20/12). Budiono diduga menipu 20 tenaga honorer.
Di kantor polisi, Budiono mengaku sebagai perantara, menjanjikan hingga membantu Edi dan Riswandi memalsukan Surat Keputusan (SK) PNS bagi para korbannya, sejak awal 2010.

Budiono berhasil mebujuk 20 orang yang dijanjikan status PNS. Para guru honorer tersebut masing-masing menyerahkan uang antara Rp50 juta hingga Rp100 juta. Total, dari 20 orang tersebut, Budiono berhasil mengumpulkan Rp600 juta.

Para guru honorer yang sudah menerima SK heran. Mereka tidak pernah dipanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk urusan penempatan. Hingga pada awal bulan September 2010, para guru honorer itu memberanikan diri mendatangi Pemkab Langkat untuk mengambil gaji pertama sebagai PNS sesuai SK yang diterima. Di bagian keuangan, nama mereka tidak tercantum sebagai penerima gaji PNS. Para korban pun mendatangi Budiono.
“Saya mana tahu kalau SK itu palsu. Tahu-tahu mereka (korban) mengejar-ngejar saya minta uangnya dikembalikan,” keluhnya.

Budiono mengaku bekerja bersama anggota sindikat lain bernama Edi adalah oknum kepala sekolah swasta di Sawit Sebrang dan Riswandi (45) oknum PNS di Kecamatan Wampu. Mereka nekat memalsukan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS seolah dikeluarkan Bupati Langkat dan Gubernur Sumatera Utara.

“Saya juga nggak abis pikir, mengapa cuma saya yang ditangkap, seharusnya Edi dan Riswandi juga terlibat, karena Edi yang mencari orang, saya sebagai perantara (penghubung) dan Riswandi otaknya, tapi nyatanya cuma saya sendiri, saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi,” kesalnya sembari mengusap wajah.
Boediono tidak terima ditangkap sendiri. “Saya juga korban, saya juga bayar Rp75 juta kepada Riswandi. Mereka telah menjebak saya,” ungkap Budiono kepada wartawan.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dody Alexander membenarkan, pelaku utamanya seorang PNS. “Saya juga baru tahu ini, setelah dia bicara kalau pelaku utamanya oknum PNS. Setelah ini akan kita lakukan pengejaran kepada pelaku utama,” kilahnya.

Sekadar mengingatkan, kasus ini dilaporkan Supriyanti alias Yanti (35) warga Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Sebrang, Langkat. Laporan Yanti pun tertuang dalam surat LP/284/XI/2010/SU/LKT tertanggal 5 November 2010. Budiono sendiri, sudah ditahan sejak sebulan silam di sel tahanan Mapolres Langkat. (ndi)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDB Madina dan Institusi Bisnis

    PDB Madina dan Institusi Bisnis

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan Ringkas : RAJA BANGUN NASUTION   PDB Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berada di peringkat tertinggi dari 33 Kabupaten/kota di Provinsi Sumut dengan skor ; 6,09. Posisi Kota Gunungsitoli menuyusul Madina, yakni skor ; 6,01. Sedangkan daerah lainnya rata-rata anjlok di angka 5. Dari sisi laju pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dari tahun 2013, […]

  • Gempa Kuat Terasa di Padang

    Gempa Kuat Terasa di Padang

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG,(MO)- Gempa dengan kekuatan relatif besar, Kamis (7/2/2013) pagi, terasa di Kota Padang, Sumatera Barat. Guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu mengagetkan sebagian warga yang masih terlelap. Sebagian warga juga terlonjak dari tidurnya menyusul guncangan kuat tersebut. Selama sekitar setengah jam, sebagian warga memperbincangkan gempa tersebut sebelum kembali pada aktivitas masing-masing. Berdasarkan informasi […]

  • Owner Mandailing Online Sumbangkan Darah

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Owner sekaligus Maintenance Mandailing Online, Muhammad Rizki Lubis menyumbangkan darah di posko Palang Merah Indonesia (PMI) Mandailing Natal, di Panyabungan, Kamis (6/6/2013). Darahnya disumbangkan sekitar 350 cc. Dia merupakan donor tetap untuk PMI. Menurutnya, mengeluarkan darah secara berjangka sangat bagus untuk kesehatan. “Setelah saya menjadi donor tetap untuk PMI Madina, tubuh […]

  • 2011, lintas pantai barat Madina diperbaiki

    2011, lintas pantai barat Madina diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merencanakan akan memperbaiki jalan lintas provinsi menuju pantai barat Kabupaten Madina pada 2011. Pasalnya, sejak beberapa tahun terakhir kondisi badan jalan sepanjang 35 kilometer ini rusak parah, sehingga di beberapa titik seperti kubangan kerbau. Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara melalui kepala bagian humasya, MTaufik Lubis, mengatakan Pemprovsu […]

  • Percepat Pengusutan Kebakaran Pasar Hilir, Kapolres Madina Mendapat Apresiasi

    Percepat Pengusutan Kebakaran Pasar Hilir, Kapolres Madina Mendapat Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan yang dibentuk Polres Madina dalam mengusut kasus penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan mendapat apresiasi. Pembentukan tim ini dinilai sebagai keseriusan Kapores Mandailing Natal (Madina), AKPB Rudy Rifani menegakkan supremasi hukum serta azas keadilan bagi para keluarga korban kebakaran. “PDI Perjuangan mengapresiasi langkah kapolres yang telah membentuk Tim […]

  • Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    Mendagri Salahkan Gatot DPRDSU Tuding Pusat

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pembentukan 3 Provinsi Baru JAKARTA- Dugaan Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Gatot Pujo Nugroho tampaknya sengaja memegang bola panas pembentukan tiga provinsi baru di Sumatera Utara (Sumut) dengan tidak memberikan rekomendasi hasil paripurna DPRD Sumut. Pasalnya, Gatot ternyata diberikan wewenang penuh melaksanakan tugas-tugas gubernur, termasuk memberi rekomendasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap), Provinsi Kepulauan Nias (Kepni) dan […]

expand_less