Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Turki Serukan Dunia Islam Lawan Israel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2019
  • print Cetak

Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan

ISTANBUL (Mandailing Onilne) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak pemimpin Muslim di seluruh dunia untuk bersatu dan melawan Israel. Pernyataan ini ia katakan beberapa hari setelah sejumlah rakyat Palestina tewas ditembak penembak jitu Israel dalam pawai yang menandai 70 tahun penjajah Israel.

Berbicara dalam pertemuan istimewa Kerja Sama Organisasi Islam (OKI), Erdogan mengatakan, Israel harus bertanggung jawab atas pembunuhan yang memicu amarah masyarakat internasional itu. Penembakan tersebut juga menyebabkan gelombang protes dari Asia, Timur Tengah, sampai Afrika Utara.

“Untuk mengambil tindakan atas pembantaian rakyat Palestina yang dilakukan penjahat Israel dengan cara menunjukkan ke seluruh dunia bahwa kemanusiaan belum mati,” kata Erdogan di Istanbul, seperti dilansir Alja zirah, Selasa (21/5).

Presiden Turki itu menggambarkan pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina sebagai kejahatan, kekejaman, dan teror negara. Ia juga mengatakan, hal ini akan menghantui Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada hari Senin (20/5) ketika Amerika melanjutkan relokasi kedutaan besar yang kontroversial, sebanyak 62 orang termasuk lima anak-anak tewas dalam penembakan yang dilakukan tentara Israel. Lebih dari 2.700 pengujuk rasa terluka dalam pembantaian yang terjadi saat mereka berkumpul di garis gencatan senjata yang terletak antara Gaza dan Israel.

Pengunjuk rasa itu memperingati hari Nakba, saat militer Zionis mengusir orang Palestina pada tahun 1948. Aksi itu memaksa 750 ribu rakyat Palestina mengungsi dari tanah air mereka.

Beberapa kepala negara datang ke pertemuan di Istanbul. Namun, Arab Saudi, tuan rumah kelompok 57 negara anggota OKI, hanya mengirim pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri. Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab juga hanya mengirimkan pejabat Kementerian Luar Negeri mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad al-Thani mengatakan, penderitaan Palestina telah menjadi simbol penindasan rakyat di seluruh dunia. Ia juga mengecam pembantaian brutal Israel yang mereka lakukan terhadap pengunjuk rasa.

“Siapa di antara kita yang tidak tahu pengepungan yang dipaksakan di Jalur Gaza dan hukuman kolektif terhadap populasinya. Jalur Gaza diubah menjadi kamp konsentrasi besar jutaan orang yang kehilangan hak dasar mereka untuk bepergian, bekerja, dan mendapatkan perawatan kesehatan,” kata al-Thani.

“Ketika putra mereka disebut teroris dan ketika mereka melakukan unjuk rasa damai, mereka disebut ekstremis dan ditembak mati dengan peluru tajam,” katanya menambahkan.

Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah mengatakan, AS menjadi bagian dari masalah, bukan dari solusi. Ia mengatakan, relokasi kedutaan besar Negeri Paman Sam itu tidak agresif terhadap negara Islam serta melawan Muslim dan umat Kristen.

Raja Abdullah II dari Yordania juga mendesak langkah darurat untuk mendukung perlawanan rakyat Palestina. Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengajak negara anggota OKI untuk mengambil langkah ekonomi dan politik melawan AS dan Israel.

OKI mengeluarkan pernyataan resmi meminta PBB untuk meluncurkan penyelidikan internasional atas pembunuhan di Gaza dan membentuk pasukan perlindungan internasional untuk rakyat Palestina. Negara-negara OKI juga akan melakukan pembatasan ekonomi untuk negara, perusahaan, atau individu yang mengakui aneksasi Israel di Yerusalem.

Satu hari sebelumnya, Erdogan juga menemui 10 ribu orang di pasar malam Yenikapi, Istanbul. Di sana Erdogan mengatakan dunia Islam harus bersatu dan menyatukan diri lagi.

“Muslim terlalu sibuk berperang dan saling tidak sepakat di antara mereka sendiri dan malu ketika berkonfrontasi dengan musuh mereka. Sejak tahun 1947 Israel telah bebas melakukan apapun yang mereka mau di kawasan. Mereka melakukan apa pun yang mereka suka, tetapi kenyataannya bisa dihentikan jika kami bersatu,” kata Erdogan.

Pada awal pekan ini, setelah peristiwa pembantai rakyat Palestina dan AS merelokasi kedutaan besarnya, Turki memanggil utusan mereka ke Israel dan AS. Warga Jerman keturunan Turki Tolgar Memis datang ke Turki untuk mendukung pernyataan dan kebijakan Erdogan yang melawan Israel.

“Apa yang kami lihat selama beberapa tahun terakhir, segala ketidakadilan, dan apa yang terjadi pada awal pekan ini sama sekali tidak dapat diterima. Erdogan telah membuat langkah yang baik dalam membela Palestina, sesuatu yang wajib dilakukan dan harapannya pemimpin lain mengikutinya,” kata Memis.

Sebelumnya Palestina menanggapi dingin rencana perdamaian yang diajukan AS. Pejabat senior Palestina Nabil Abu Rdeneh mengatakan, setiap rencana AS yang mengabaikan aspirasi politik rakyat Palestina untuk merdeka akan mengalami kegagalan. Pernyataan ini menjadi tanda konferensi perdamaian Timur Tengah bulan depan akan berjalan sulit.

Pernyataan juru bicara Presiden Mahmoud Abbas itu menjadi awan men dung konferensi perdamaian yang akan digelar pada bulan Juni di Bahrain. “Setiap rencana tanpa horizon politik tidak akan membawa perdamaian,” kata Nabil Abu Rdeneh.

Pada Ahad (19/5) lalu Gedung Putih mengumumkan akan mengungkapkan fase pertama rencana perdamaian Timur Tengah dalam konferensi tersebut. Rencana itu disebutkan akan fokus pada manfaat ekonomi jika konflik Israel-Palestina berhasil diselesaikan.

Rencana tersebut mengangankan negara-negara Arab yang kaya akan berinvestasi dalam skala besar dan membangun infrastruktur di wilayah Palestina. Namun, Pemerintah AS mengatakan, konferensi 25-26 Juni mendatang tidak akan membahas isu-isu politik yang menjadi inti dalam konflik ini, seperti perbatasan, status Yerusalem, nasib pengungsi Palestina, atau permintaan keamanan Israel.

Sumber : repubilka online / lintar satria/ap ed:yeyen rostiyani)

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    Pegawai Honorer Jadi Kades. Ini Kata PMD Madina

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Terkait Kepala Desa Batang Gadis yang masih ber status honorer di Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Madina Anjur Brutu mengatakan. Tidak ada aturan yang melanggar hal tersebut selagi Kades itu diberhentikan dari statusnya tenaga honorer apabila ia menang dalam pemilihan […]

  • Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    Pasar Beras Murah Diserbu Warga, Kadis Ketapang Madina : Beras Dipastikan Aman Meski Impor Dari Vietnam

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam rangka hari Pangan Sedunia Sanin 16/10/2023, Desa Gunung Tua Raya, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ), dapat jatah Gerakan Pangan Murah Nasional dari Pemda Madina. lokasi pasar murah pangan yang berada di pelataran Masjid Raya Assyuhada’a itu pun langsung diserbu warga. Panitia dari Dinas Ketahanan Pangan Madina sendiri menurunkan […]

  • Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    Dua Santri Tewas Tenggelam di kolam PT.SMGP

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Dua santri pesantrern Mustofawiyah Purba Baru meninggal dunia akibat tenggelam di kolam milik PT. SMGP, Sabtu (29/9/2018). Kedua santri itu bernama Irsanul Mahya (15) dan Muhammad Musawi (15). Kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal di kolam penampungan air milik PT. Sorik Marapai Geothermal Power di Desa Sibanggor Jae, Kecamatan Puncak […]

  • Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    Besok PLN Padamkan 3 Kecamatan

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak PLN akan melakukan pemadaman pada ti ga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal Sabtu besok (24/8/2019). Pemadaman akan dilakukan dari pukul 9.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Wilayah yang akan terkena pemadaman meliputi Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Timur dan Kecamatan Panyabungan Barat sekitarnya. Pemadalam itu dilakukan akibat dua kegiatan di jaringan […]

  • Didampingi Dokter, Syamsul Arifin Dengar Tuntutan

    Didampingi Dokter, Syamsul Arifin Dengar Tuntutan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Eks Bupati Langkat, Syamsul Arifin, akan mendengarkan tuntutan dari jaksa penuntut umum. Syamsul yang tengah didera sakit komplikasi jantung ini menghadiri sidang dengan ditemani dokter dan suster. Syamsul tiba dengan menggunakan kursi roda di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa 26 Juli 2011 pukul 13.30 WIB. “Sehat, sehat,” jawab Syamsul saat […]

  • Ini Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Bupati Madina

    Ini Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Mandailing Natal ( Madina) menjadwalkan pemeriksaan kesehatan bagi pendaftar calon bupati akan berlangsung 1 September 2024 di Rumah Sakit Haji Medan. Ketua KPU Madina Ikhsan Matondang mengatakan, ada dua bakal pasangan calon ( Bapaslon) yang mendaftar ke KPU Madina, kedua paslon ini diberikan surat pengantar untuk pemeriksaan […]

expand_less