Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

Warga Desak Ketua LPMK Longat Mundur

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
  • print Cetak

LONGAT (Mandailing Online) – Warga Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya karena dinilai sarat masalah.

Desakan itu disampaikan dalam mediasi antara warga yang melakukan mosi tidak percaya dengan Ketua LPMK. Mediasi ini difasilitasi Camat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 Panyabungan Kapt. Inf. Temggar Harahap, perwakilan Inspektorat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Mediasi dilaksanakan di aula Kantor Camat Panyabungan Barat, Selasa (9/8) dengan mempertemukan pihak-pihak yang bersengketa.

Hanapi Lubis yang ditunjuk sebagai penyambung lidah masyarakat yang menuangkan mosi tidak percaya menyampaikan, pemilihan pengurus LPMK cacat hukum karena tidak dilaksanakan sesuai mekanisme.

Tak hanya itu pada poin-poin keberatan masyarakat juga disebutkan antara lain proses pengadaan bangunan tidak sesuai dengan Peraturan Mendagri Nomor 130 Tahun 2018 karena pada rapat 15 Juli 2022 yang diundang hanya beberapa orang. Rapat serupa juga terjadi pada waktu-waktu sebelumnya.

Pada poin berikutnya, Ketua LPMK memegang dua pucuk pimpinan yakni LPMK dan Ketua Pokja. Kekhawatiran akan terjadi konflik kepentingan terjadi dengan hanya segelintir orang yang mengerjakan pembangunan di kelurahan.

Bangunan yang telah jadi pun dipandang masyarakat amburadul dan tidak melalui pertimbangan yang matang. Hal ini dibuktikan dengan lokasi bangunan di DAS Aek Sarir.

Sementara itu Ketua LPMK menolak dan membantah semua tuduhan masyarakat.

Terkait permintaan masyarakat yang memintanya mengundurkan diri, Abdul Rahman beralasan tidak akan mundur karena memegang amanah salah satu tokoh masyarakat.

“Saya tidak akan mundur. Ini soal harga diri dan saya memegang amanah almarhum Amangboru (tokoh masyarakat),” jelasnya.

Setelah mediasi yang alot berjalan sekitar 2,5 jam, dihasilkan keputusan untuk mempercepat pemilihan Ketua LPMK pada bulan Oktober 2021 dari sebelumnya bulan November 2021 dengan catatan Dana Kelurahan tidak akan dicairkan sebelum LPMK baru terbentuk.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    Tinjau ulang Izin IPK & Prinsip AN

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta agar meninjau kembali atas izin IPK dan izin perinsip atas nama AN yang berlokasi di Kecamatan Ranto Baek. Karena ini, diduga penyebab terjadinya banjir bandang yang melanda 4 desa di kecamatan baru-baru ini. “Kita minta kepada Pj.Bupati Madina Aspan Sopian agar meninjau kembali izin IPK dan izin […]

  • DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    DPRD Madina Harus Ambil Tindakan

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    *Terkait Pengadaan Sarana Dan Prasarana KB PANYABUNGAN : DPRD Kabupaten Mandailing Natal semestinya harus melakukan pemanggilan terhadap Kakan Pemberdayaan Perempuan terkait pemberitaan tentang pengadaan sarana Dan Prasarana KB yang di tapung pada tahun anggaran 2010.yang berasal dari Anggaran Pemerintah Pusat. Hal tersebut di sampaikan salah seorang tokoh masyarakat, B Nasution kepada Wartawan baru-baru ini di […]

  • Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    Sampuran Caroke Yang Eksotis (foto 3)

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sampuran (air terjun) Caroce di Desa Tandikek, Kecamatan Ranto Baek, Mandailing Natal. Lokasi Sampuran Caroce berjarak sekitar 500 meter di sisi kanan pemukiman Desa Tandikek. Masuk ke lokasi tergolong mudah karena pengunjung dapat menaiki kenderaan roda 2 dan mobil roda 4. Desa Tandikek berjarak sekitar 30 Km dari Simpang Gambir. Simpang Gambir berjarak sekitar 41 […]

  • Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    • calendar_month Sabtu, 10 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ibu kandung yang mebuang bayi di kawasan Hutabargot ternyata seorang guru SMP. Tersangka berinisial RH (31) warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), pekerjaannya guru honor di salah satu SMP Negeri di Panyabungan. Wanita ini ditangkap Polres Madina di kawasan Lingkar Timur Panyabungan depan rumanh makan Paranginan usai menyaksikan […]

  • Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ) : Usai mendengarkan kajian islam di Majlis Taklim Puncak Barokah di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal Minggu 13/10. emak emak pengajian Puncak barokah rebutan photo bareng dengan Ibu Calon Bupati dan Ibu Calon Wakil Bupati Madina Devi Sibayang dan Andini Surya Pravista. ” mana istrinya calon […]

  • Dana Desa di Rock Balancing

    Dana Desa di Rock Balancing

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Mengapa belum banyak terdengar kepala desa yang dipenjara akibat dugaan korupsi uang Dana Desa ? Mengapa kepala desa belum banyak terdengar ditangkap gara-gara dugaan korupsi uang Dana Desa? Bukankah sudah banyak pengaduan dari masyarakat kepada Inspektorat? Bahkan unjukrasa sudah berkali-kali. Kok tak banyak kabar tindaklanjutnya? Pertanyaan ini menggema di desa-desa. Memang sejumlah kepala desa […]

expand_less