Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Wujudkan Generasi Tangguh Dengan Sistem yang Unggul

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

 

Oleh: Siti Rima Sarinah

 

Nuansa bulan Ramadan menciptakan suasana membangun ketakwaan dengan landasan keimanan. Sehingga, di bulan ini umat muslim berlomba-lomba melipatgandakan amal salih mereka, agar dapat meraih derajat takwa dan diberikan imbalan pahala yang besar yang dari Allah swt. Ramadan Fest 2026 yang digawangi oleh Institut Agama Islam Al Hidayah, Bogor mendapatkan apresiasi dari anggota komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra. Ramadan Fest ini bertujuan sebagai momentum bangun sumber daya manusia (SDM) Bogor yang berkarakter dengan penguatan iman.

Kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda adalah investasi jangka panjang akan menentukan kualitas masa depan daerah dan bangsa di masa yang akan datang. Selain itu, literasi keislaman dan kepedulian sosial juga merupakan hal yang sangat krusial terbentuk dalam setiap diri generasi muda agar mereka menjadi generasi tangguh dan berintegritas (merdeka.com, 28/02/2026)

Potret Buram Sistem Pendidikan Sekularisme

Generasi tangguh dan berintegritas tak lahir tanpa adanya dukungan sistem pendidikan yang berbasis pada kurikulum untuk mencetak generasi tangguh. Pasalnya, generasi muda hari ini adalah potret generasi rapuh hasil didikan sistem pendidikan sekularisme dengan menerapkan pemisahan agama dan kehidupan sebagai asas kurikulumnya. Sehingga lahirlah generasi hedonis, gaul bebas, tawuran, narkoba, dan suka melakukan kekerasan bahkan menghilangkan nyawa teman sebaya menjadi hal biasa yang dilakukan oleh mereka.

Sistem pendidikan sekularisme hanya mampu mencetak generasi cerdas secara akademik, namun tak mampu menyelesaikan persoalan hidupnya.
Maraknya aksi bunuh diri dan membunuh yang dilakukan oleh generasi menjadi bukti kegagalan sistem pendidikan. Jauhnya mereka dari aturan agama sehingga mereka tidak mengenal halal dan haram dalam setiap aktifitas kehidupannya.

Kondisi ini diperparah dengan bablasnya arus media informasi tanpa batas, generasi yang lahir dan tumbuh dengan teknologi. Kedekatan generasi dengan teknologi sehingga mereka dijadikan sebaga objek atau pasar bagi industri digital kapitalistik, bukan sebagai subyek pemimpin perubahan apalagi menjadi generasi tangguh pelanjut estafet perjuangan bangsa.

Tanpa edukasi, dengan mudahnya mereka berselancar di dunia digital menyerap semua informasi rusak, sehingga generasi didik dan diasuh oleh teknologi digital yang tanpa mereka sadari akan merusak masa depan mereka.

Hadirnya Negara Sebagai Pelindung

Generasi adalah aset bangsa yang seharusnya dijaga, dididik dan dilindungi oleh negara. Karena tanpa generasi bagaimana mungkin bisa membangun negara dan bangsa. Negara menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap generasi, sehingga mereka harus dididik dengan sistem pendidikan yang benar agar bisa menghasilkan generasi tangguh yang berintegritas dengan landasan keimanan. Sistem pendidikan seperti ini akan mencetak generasi bukan hanya cerdas secara akademik, melainkan juga mampu menyelesaikan persoalan hidupnya dengan cara pandang yang benar.

Sebuah kemustahilan akan lahir output generasi tangguh dalam sistem pendidikan yang menjauhkan mereka dari aturan agama. Sehingga dibutuhkan keseriusan negara untuk mewujudkan sistem pendidikan yang benar untuk mendidik generasi bangsa. Agar dapat terwujud sosok generasi yang memiliki pola fikir dan pola sikap yang benar dan mampu menjadi generasi yang tangguh dan kuat dalam menghadapi persoalan hidupnya.

Penjagaan yang terpenting juga wajib dilakukan oleh negara terhadap arus informasi, agar informasi yang rusak dan mengandung kekerasan, pornografi dan lain sebagainya tidak masuk dan merusak pemahaman generasi. Dengan negara menerapkan kebijakan dan sanksi tegas bagi siapa saja yang dengan sengaja menyebarkan konten atau situs yang berbahaya dan akan merusak generasi. Sanksi ini wajib diterapkan tanpa padang bulu, siapa pun yang melanggar akan mendapatkan balasa setimpal.

Kemudian mengganti dan memberikan informasi yang bermuatan edukasi yang menguatkan keimanan dan ketakwaan generasi. Agar halal dan haram menjadi standar dalam setiap amal perbuatannya. Suasana saling menasehati dan mengingatkan yang mewarnai interaksi pergaulan baik bagi generasi maupun masyarakat secara umum. Sebab, masyarakat pun memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan generasi dari kerusakan dan kejahatan.

Dengan hadirnya peran negara ini akan memudahkan lahirnya generasi tangguh yang kelak menjadi aset bangsa yang sangat berharga. Dan yang terpenting setiap generasi tidak akan kesulitan mengakses pendidikan setinggi apapun dikarenakan dengan hadir untuk menjamin dan menfasilitasi apa saja yang dbutuhkan generasi.

Bukankah sejarah telah membuktikan bahwa dalam sistem pendidikan unggul yang berdasarkan Islam mampu mencetak ratusan bahkan ribuan para ilmuwan, penemu, polymath dan penakluk. Mereka bukan hanya faqih dalam urusan agama, melainkan juga terdepan dalam sains dan teknologi. Keilmuan mereka sangat berkontribusi bagi peradaban dunia hingga hari ini dan mampu mengalahkan peradaban Barat.

Alhasilnya, generasi bangsa ini hanya akan selamat dengan dukungan sistem pendidikan Islam, bukan sistem pendidikan sekularisme. Dan menghadirkan peran negara sebagai pihak yang diberi amanah untuk menjadi pelayan rakyat. Tanpa kehadiran negara mustahil hal ini dapat terwujud. Wallahua’alam

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jayapura, Dua karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tewas dalam kecelakaan di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Diduga ada serangan tembakan terhadap mobil yang mereka kendarai. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar. Jenazah saat ini sementara diotopsi di Rumah Sakit Umum Timika. Ramdani Sirait, juru […]

  • Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    Ratusan Warga Serbu Polsek Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 23Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) Warga merusak sebagian fisik kantor Mapolsek. Kaca penyekat ruangan di bagian pos pecah. Sementara kantor Unit Lantas Panyabungan yang berjarak sekira 200 meter dari mapolsek juga kena sasaran amuk massa. Saat massa melewati unit lantas ini […]

  • Kenaikkan Tarif Angkot di Madina Tidak Sepihak

    Kenaikkan Tarif Angkot di Madina Tidak Sepihak

    • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Mandailing Natal (Madina) menyatakan keputusan kenaikan ongkos angkutan umum bukan sepihak alias tidak keputusan Organda Madina sendiri, melainkan berdasar keputusan Organda Sumut. Demikian dikatakan Wakil Ketua Organda Madina, Palit Nasution menjawab wartawan, Sabtu (29/6/2013) terkait kenaikan tarif angkutan umum sebesar 20 persen yang diberlakukan Organda meski belum […]

  • Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

    Idris Lubis: Pemerintah Harus Segera Penuhi Hak Honorer

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Salah satu putra terbaik Mandailing Natal (Madina) menilai Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera memenuhi hak-hak tenaga honorer yang belum diberikan untuk tahun 2022 ini. Hal itu disampaikan pria yang bekerja di Kementerian PU PR ini menanggapi belum keluarnya gaji dan SK honorer di lingkungan Pemkab Madina sejak Desember 2021. “Sebelumnya penuhi […]

  • Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers memimpin upacara serah terima jabatan Kahubdam I/BB dari Kolonel Chb Masri kepada Letnan Kolonel Chb Nurcahyo Utomo sebagai Kahubdam I/BB yang baru di Serambi Kehormatan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Jumat (04/02/2011). Pangdam dalam sambutannya mengatakan, serah terima jabatan ini, merupakan realisasi dari kebijakan Pimpinan […]

  • Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    Batang Pungkut Green: Programn CI di Madina Tak Berdampak

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green Concervation (BPGC) mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mengevaluasi MoU antara Pemkab Madina dengan Causeruation International (CI). Paslanya, sudah tiga tahun MoU (Memorandum of Understanding) itu ditandatangani kedua pihak, kegiatan yang dilakukan CI belum memberikan kontribusi apapun terhadap masyarakat Madina. Koordinator BPGC, Syafruddin Lubis kepada wartawan, Senin (6/1/2014) di […]

expand_less