Jumat, 23 Okt 2026
light_mode

Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
  • print Cetak

Oleh : Dahlan Batubara

Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor.

Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten.

Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya.

Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga.

Eka tak mau jabatan ketua PMI. Tak mau jabatan ketua TP-PKK.

Bahkan dia tak terlibat mengageni calon pejabat ketika sang suami mempersiapkan agenda mutasi pejabat.

Dia juga tak terlibat dalam agen mengageni proyek proyek pemkab atau proyek titipan di Dana Desa.

Pun dia tak terlibat per-mak comblang-an pengangkatan honor TKS yang gajinya saat ini lagi masuk rekening siluman.

Pokoknya Eka Dessy Dahlia bukan type wanita yang mau ikut ikutan menikmati kue kenikmatan pemkab. Meski peluang itu terbuka selebar lebarnya sebagai seorang istri bupati.

Dia lebih suka menjalankan usaha butik dan salon yang sejak dahulu menjadi mata pencariannya.

Dan jika ada istri pejabat atau istri pemborong atau istri pengusaha yang berbelanja ke bututiknya, maka itu tak ada kaitannya dengan jabatan suaminya.

Dia tak kenal pejabat pejabat pemkab karena dia tak mau menggubris apa saja yang berhubungan dengan pemerintahan.

Sering para pejabat membawa uang kepadanya, namun dia tolak.

Bahkan wajah dia tak pernah muncul mendampingi suami di spanduk spanduk atau baliho baliho.

“Mengapa Anda tak melibatkan diri di pemerintahan?,” tanya pewancara dalam satu wawancara.

“Saya bukan pejabat, jadi tidak ada urusan saya di sana,” jawabnya.

“Tapi kan Anda harus mendampingi suami, misalnya dalam acara acara seremoni pemerintahan ?”.

“Jangan kalian pertahankan budaya gituan. Istri pejabat tak perlu ikut ikutan di sana. Pemerintahan itu urusan orang orang kredibel,”.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Info Jalur Mudik: Jalur Panyabungan-Gunung Baringin Ada 3 Titik Rawan

    Info Jalur Mudik: Jalur Panyabungan-Gunung Baringin Ada 3 Titik Rawan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Bagi pembaca Mandailing Online yang hendak mudik lebaran ke kampung halaman Panyabungan Timur, Mandailing Natal, berikut ini kami sampaikan info jalur Panyabungan-Gunung Baringin. Berdasar pantauan di jalur ini, Minggu (12/7) setidaknya terdapat 3 titik rawan kecelakaan. Para pemudik diharapkan agar santai dan berhati-hati, tidak ngebut. Titik rawan pertama : […]

  • Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    Mahasiswa Kutuk Intervensi Aparat di Pilpres

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Mahasiswa mengutuk keras intervensi dan tekanan yang dilakukan aparat pemerintah kepada rakyat terkait pilihan politik di Pilpres 2019. Kutukan itu disuarakan mahasiswa dari BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) bersama aktivis muda Rahman Simanjuntak dalam aksi unjukrasa di Padangsidempuan, Jum’at (12/4/2019). Aksi puluhan mahasiswa ini dilangsungkan di dua lokasi. […]

  • Bupati LIRA Desak Polres Madina Ungkap Pelaku Pembunuhan

    Bupati LIRA Desak Polres Madina Ungkap Pelaku Pembunuhan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan…. Polres Kabupaten Mandailing Natal di desak untuk membongkar kasus pembunuhan yang terjadi akhir-akhir ini. Sudah ada 4 Korban Kasus Pembunuhan di Madina tetapi Polres Madina belum mampu membongkarnya Desak itu di sampaikan Bupati LSM LIRA Muis Pulangan, Selasa (28/9) kepada wartawan di Panyabungan. Dia mendesak supaya Polres Madina meningkatkan kinerjanya untuk membongkar kasus pembunuhan […]

  • Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat […]

  • Sedang Ngamar, Pasangan Usia 50 tahun Diamankan Pol PP Madina

    Sedang Ngamar, Pasangan Usia 50 tahun Diamankan Pol PP Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Satu pasangan bukan suami istri asal Kota Padang Sidimpuan diamankan petugas razia gabungan Satpol PP dari salah satu kamar hotel dikawasan kota Panyabungan, Mandailing Natal ( Madina ) Jum’at dini hari 9/9/2023. parahnya, pasangan yang diamankan itu sudah diusia 50 tahunan. HTP (52) dan pasangannya NRM (50) selanjutnya diamankan ke kantor […]

  • UMK 22 Kabupaten/Kota Sudah Diteken Gubsu, Madina Belum Ada?

    UMK 22 Kabupaten/Kota Sudah Diteken Gubsu, Madina Belum Ada?

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2022 untuk 22 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, telah ditandatangani Gubernur Edy Rahmayadi. UMK tersebut merupakan usulan bupati dan wali kota, yang sebelumnya telah melalui pembahasan di tingkat dewan pengupahan kabupaten/kota masing-masing. “UMK 2022 untuk 22 daerah sudah ditandatangani Pak Gubernur,” ujar Kadis Tenaga Kerja Sumut, […]

expand_less