Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

2 Anak Dibacok, 1 Tewas, 1 Kritis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
  • print Cetak
Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

Mairajo Matondang yang kritis saat ditangani dokter

TAMBANGAN (Mandailing Online) : Dua anak-anak dibacok seorang pria di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina). Satu tewas, satu kritis.

Itu terjadi di Desa Tambangan Simangambat, Minggu sore (15/11). Pembacokan diduga dilakukan Syahril alias Wawa (25) yang ditengarai mengalami stres.

Korban tewas bernama M.Yakup alias Dede (6) warga Desa Tambangan Simangambat. Sedangkan yang kritis bernam Mairajo Matondang alias Dava (7) warga desa yang sama. Saat ini Mairajo Matondang dirawat secara insentif di RSU Padang Sidempuan

Kepala Desa Simangambat  Tambangan, Asrin, Selasa (17/11) menjawab wartawan mengatakan, pada Minggu sore (15/11) kedua korban dan ketiga kawannya sedang mencari ikan di sungai Aek Hapesong yang berada di kampung tersebut. Namun  sorenya sekitar pukul 18.00 Wib, kedua korban tidak pulang ke rumah.

Badaruddin dan Gong Matua selaku kedua orang tua korban pun mencari-cari, seraya melaporkan kepada masyarakat bahwa anak mereka belum pulang.

Secara beramai-ramai dan berbagi tugas, masyarakat melakukan pencarian sambil memanggil-manggil nama keduanya. Tepat sekitar pukul 19.30 WIB, di kebun karet milik Sidabutar, berjarak sekitar 150 meter dari desa terdengar suara Mairajo Matondang minta tolong.

Warga yang ikut mencari langsung mendatangi lokasi, didapati Mairajo dalam posisi telungkup sudah berlumuran darah dan usus hampir keluar. Kepada warga ia mengatakan bahwa tersangka sudah menikamnya. Tidak berselang lama, berjarak sekitar 3 meter, warga juga menemukan korban M. Yakub dalam kondisi bersimbah darah dan dalam keadaan tidak bernyawa.

Warga pun mengevakuasi keduanya ke RSU Panyabungan. Karena parahnya luka yang dialami Mairajo, korbapun dirujuk ke RSU Padang Sidempuan.

“Alhamdulillah, semalam sudah dioperasi dan hari ini kondisinya sudah sadar. Sedangkan korban meninggal M. Yakup sudah dikebebumikan keluarga hari Senin,” katanya.

Tersangka yang juga warga Desa Tambangan Simangambat malam itu langsung dibekuk warga. “Tersangka langsung di bekuk warga, saat dibekuk tersangka sempat melawan dan melukai tangan 3 orang warga dengan pisau. Tidak berselang lama, anggota Polsek Kotanopan turun ke TKP,” jelasnya.

Kapolsek Kotanopan AKP Sudirman,SH yang dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Disebutkannya, korban tewas bernama M.Yakup dengan kondisi luka bacok di bagian ulu hati tembus sampai kepunggung belakang. Sedangkan korban kritis, Mairajo mengalami luka tusuk di bagian perut dan usus terburai. Tersangka saat ini telah ditahan polisi.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN  – Aksi premanisme berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) masih sering terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah salah satu tempat usaha yang berada di kawasan Jalan Sakti Lubis. Modus yang mereka lakukan pun beragam. Dari meminta bantuan dana buat operasional kegiatan, hingga kemalangan salah satu anggotannya. Para pemalak ini tidak sungkan mendatangi […]

  • Merantau ke Semenanjung Malaysia

    Merantau ke Semenanjung Malaysia

    • calendar_month Jumat, 20 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Pengukuhan kekuasaan colonial di Madina menimbulkan guncangan budaya yang kedua setelah kehadiran Paderi di Madina. Guncangan yang paling menonjol ialah menurunnya marwah raja-raja setempat. Pengadilan sebagai satu lembaga yang merupakan ujud sahala harajaon telah diambil alih oleh penguasa colonial. Sehingga charisma raja-raja terus pudar lebih-lebih setelah mereka digaji dan diberi tugas sebagai pemungut belasting, pajak, […]

  • Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    Coming Soon, Lembaga Sensor Film Daerah Sumut

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Sumatera Utara termasuk di antara 10 provinsi yang membutuhkan keberadaan Lembaga Sensor Film. Lembaga Sensor Film Daerah Sumatera Utara segera dibentuk setelah ditandanganinya MoU antara Pemprovsu dan Lembaga Sensor Film Nasional di Ruang Beringin Kantor Gubsu,  Jumat (3/10). Penandatanganan dilakukan Sekdaprovsu Nurdin Lubis mewakili Pemerintah Provinsi Sumut dan Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) […]

  • Paya Bulan

    Paya Bulan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paya Bulan pada pagi hari. Paya Bulan terletak di Kabupaten Mandailing Natal memiliki panorama yang teramat indah. Nyaris berada di sisi Jalan Lintas Sumatera, sehingga para turis sangat mudah menjangkau Paya Bulan. (foto: “Puli” Mauhammad Yunus)

  • Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    Bulan Depan, Program KTP Anak Sudah Jalan

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – ‎ Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, penerapan program KTP anak atau Kartu Identitas Anak (KIA) sudah harus berjalan mulai bulan depan.‎ Hal ini ditandai dengan mulai dikumpulkanya para Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dari seluruh Indonesia. Agar setiap anak lahir, tidak hanya memperoleh akta kelahiran namun juga KIA. ‎”Ini […]

  • BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    BPN Bebaskan Puluhan Hektare Lahan Bandara Madina

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima sertifikat tanah pembebasan lahan bandara Mandailing Natal dari Badan Pertanahan Nasional Madina. Penyerahan sertifikat dilaksanakan di kantor Bupati, Selasa (07/12). Adapun luas lahan yang akan dibebaskan sebanyak 28 hektare ditambah 5 hektare untuk akses menyusul yang tertinggal. Bupati Sukhairi mengatakan […]

expand_less