Senin, 2 Mar 2026
light_mode

Batang Pungkut Green Beberkan Ketidakbecusan CI di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Conservation International (CI) dinilai tidak becus bekerja di Mandailing Natal.
Dan dana sebesar 20 US dollar yang dikucurkan USAID dan the Walton Family Foundation kepada CI melalui program Sustainanle Landscapes Partnership (LSP) atau Program Kemitraan Pembangunan Berkelanjutan di Madina dianggap menjadi sia-sia.

Meski Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo beberpa waktu lalu berupaya menjelaskan progres programnya di Madina, tetap dinilai tak mampu memberikan jawaban yang memuaskan publik Madina.

Dalam publikasinya, Primatmojo menyatakan bahwa salah satu program yang berhasil adalah workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis bersama dengan pemkab Madina. Disusul acara diskusi fokus hutan melibatkan petani. Kemudian program pelatihan menyadap pohon karet kepada petani.

Ketiga item program CI tersebut, menurut Koordinator Umum Batang Pungkut Green Conservation, Syafaruddin, Kamis (30/1/2014) adalah program gagal.

“Sebenarnya CI telah menunjukkan arogansinya kepada Pemkab Madina. Dan pembelaan CI yang dilakukan oleh Terrestrial Comunication Manager CI, Primatmojo di salah satu media menunjukkan bahwa CI tidak punya rasa malu sebagai sebuah lembaga international,” kata Syafaruddin.

Dikatakannya, workshop Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang digelar CI adalah acara yang gagal. Karena kelompok kerja saja tidak terbentuk.

“Jadi bagaimana mungkin worskhop ini di nyatakan sukses dan mempunyai hasil, pokja saja tidak terbentuk, bahkan acara lanjutan pada siang sampai sore hari itu ditinggalkan para pemangku kebijakan pemkab Madina, ini dinamakan sukses?. Kalau ini sukses coba CI publikasikan hasil KLHS tersebut,” katanya menantang CI.

Program seremoni diskusi Fokus Hutan justru dinilai Batang Pungkut Green sebagai program menjebak petani.

“Coba anda pikirkan apa hasilnya. Bukankah para petani akan melakukan pengakuan dosa sebagai perusak hutan? Kita tidak mau CI menyatakan petani Madina yang mengarap kebunnya dinyatakan perusak hutan dan dipublikasikan oleh CI kepada dunia international,” tegasnya.

Sementara program pelatihan menyadap terhadap petani karet, juga masih dinilai bermasalah. Kegiatan latihan itu dinilai program sporadis yang timbul begitu saja tanpa perencanaan melalui dokumen SIAP (Sustainable Investment Action Profile).

“CI diduga hanya mengambil sampel daerah terdekat dengan kota Panyabungan, seperti Aek Banir dan daerah Panyabungan Selatan. Bagaimana dengan kelompok tani yang sempat dihubungi tapi program tidak jadi seperti kelompok tani di desa Alahankae Kecamatan Ulupungkut dan kelompok tani di desa Ujung Marisi Kecamatan Kotanopan? Kenapa dijanjikan pelatihan sadap karet habis itu komunikasi pun diputus?” beber Syafruddin.

Menurut Syarifuddin, faktor penyebab ketidakbecusan CI di Madina akibat ketertutupan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Madina. Dokumen SIAP yang tidak disosialisasikan kepada publik memicu CI bertindak tanpa pengawasan publik. Dan itu berdampak pada tidak becusnya CI bekerja sesuai dengan item-item yang diamanahkan dalam dokumen SIAP.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    Empat Sekolah di Madina Ikut Lomba UKS Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat sekolah mewakili Kabupaten Mandailing Natal dalam lomba Unit Kesehatan Sekolah terbaik tingkat provinsi. Sekolah-sekolah itu adalah SD Negeri 080 Panyabungan dan SD Negeri 086 Dalan Lidang (kategori sekolah dasar). Untuk Taman Kanak-Kanak diwakili TK Masitoh Assalam, Lumban Dolok, Kecamatan Siabu. Untuk SLTA diwakili SMP Negeri 5 Sinunukan. Tim penilai Usaha […]

  • Tuntutan Belum Direspon, Warga Batu Sondat Batahan Larang Pengangkut CPO Milik PTPN IV Beroperasi

    Tuntutan Belum Direspon, Warga Batu Sondat Batahan Larang Pengangkut CPO Milik PTPN IV Beroperasi

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online : sejak minggu malam sampai senin pagi ini 15/7, jalan utama truk pengangkut CPO milik PTPN IV gang beroperasi di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) masih di tutup warga. Aksi penutupan jala truk CPO ini dilakukan warga sebagai bentuk kekecewaan belum dipenuhinya tuntutan terkait kekurangan lahan […]

  • Guru Sikola Arob Desak Pencairan Dana Insentif Sebelum Lebaran

    Guru Sikola Arob Desak Pencairan Dana Insentif Sebelum Lebaran

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Kalangan guru sikola arob mendesak Pemkab Mandailing Natal (Madina) mencairkan dana insentif sebelum lebaran. Desakan itu disampaikan para guru Madrasah Diniyah Awaliyah (sikola arob) mamemasuki pekan kedua Ramadhan kepada Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Madina. Selain karena kondisi umum perekonomian yang  sulit, kebutuhan dalam Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri menjadi […]

  • Masyarakat Sambut dengan Gembira Hewan Kurban Ikanas

    Masyarakat Sambut dengan Gembira Hewan Kurban Ikanas

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat beberapa desa menyambut gembira dan haru hewan kurban dari Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) yang disembelih pada Minggu (10/7). Proses penyembelihan ini pun turut disaksikan oleh pengurus DPC Ikanas Khusus Mandailing Natal yang ditunjuk oleh panitia sebagai tim monitoring. Hal ini, kata Ketua Harian DPC Khusus Ikanas Mukhtar Nasution yang memonitor […]

  • Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

    Konflik Pemuda Desa Tabuyung dan Bintuas, Ketua Pemuda Pancasila: Kekerasan Tidak Menyelesaikan Masalah

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konflik antar pemuda Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) dan Desa Bintuas, Kecamatan Natal yang bermula pada sekitar 2 bulan berujung pembakaran gudang ikan dan gudang minyak warga Bintuas pada Sabtu (29/1) malam. Akibatnya sebagian warga Bintuas dikabarkan terpaksa mengevakuasi diri ke tempat yang aman. Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Majelis […]

  • ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Larangan Minol) kembali marak diperbincangkan. Terutama setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memulai lagi proses pembahasan RUU tersebut dengan mendengar penjelasan dari pengusul pada tanggal 10 November 2020 lalu. Poin penting dari draft RUU Larangan Minol adalah larangan bagi siapapun untuk memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan dan/atau menjual serta […]

expand_less