Senin, 2 Mar 2026
light_mode

26 Angota DPRD Madina Usulkan Hak Interpelasi Kepada Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
  • print Cetak

 

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 26 anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari berbagai fraksi berbeda akhirnya secara resmi mengajukan usul hak interpelasi kepada Bupati Dahlan Hasan Nasution terkait kondisi Kabupaten Madina serta pengelolaan pemerintahan yang dinilai banyak masalah.  

Dokumen usul hak interpelasi ini diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Madina, Arminsyah Batubara diruang Badan Musyawarah DPRD Madina, Rabu (10/12), dan mereka berharap agar usul interplasi tersebut untuk segera di-paripurnakan.

Dengan bergulirnya usulan hak interpelasi itu mengindikasikan adanya banyak ketidakberesan di dalam tubuh pemerintahan, dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution harus bersiap-siap dipanggil DPRD Madina untuk menjawab berbagai persoalan yang timbul di Madina.

Dokumen usulan hak interpelasi bernomor 170/837/DPRD/2014 tertanggal 10 Desember 2014 yang ditandatangani sebanyak 26 anggota dewan itu, terdapat 3 poin terkait persoalan urgen Kabupaten Mandailing Natal yang berdampak pada kehidupan masyarakat dan roda pemerintahan.

Pertama, terkait dengan kekosongan jabatan wakil bupati hinggga kini. Kekosongan jabatan wakil bupati itu berdampak pada lambannya penanganan tugas-tugas pemerintahan dan berpotensi terganggunya layanan public.   

Kekosongan itu dianggap sebagai kelalaian pemerintah yang tak pernah mengusulkan pengisian jabatan wakil bupati setelah sekian lama dahlan hasan ditetapkan sebagaiu bupati defenitif.

Kedua, terkait kisruh investasi eksplorasi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dikelola PT. Sorik Marapi Geothermal Power yang berujung munculnya penolakan oleh masyarakat serta keluarnya keputusan Bupati Madina tentang pencabutan izin perpanjangan tahap II.

Ketiga, terkait kondisi proses pelaksanaan pekerjaan proyek-proyek fisik bersumber APBD Madina yang dinilai banyak yang tak akan selesai hingga penghujung tahun anggaran. Kondisi itu dinilai akibat perencanaan yang kurang baik serta kurang efektif dalam pengalokasian waktu serta terkesan berorientasi kepentingan yang tidak berpihak pada efektifitas dan optimalisasi dari tujuan pembangunan itu sendiri.

Peliput  : Maradotang Pulungan

Editor    : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    HARAM MELECEHKAN AJARAN ISLAM

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Syaikh Abdullah bin Husain bin Thahir al-Ba’alawi al-Hadhrami asy-Syafi’i (w. 1272 H) menyatakan di dalam kitabnya Sullam at-Tawfîq: “Setiap Muslim wajib menjaga dan melindungi keislamannya dari apa saja yang merusak, membatalkan dan memutusnya, yaitu riddah, wa al-‘iyâdz billâh. Sungguh telah banyak di zaman ini sikap menggampangkan dalam ucapan sampai keluar dari sebagian mereka ucapan-ucapan yang […]

  • “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    “Adakah Karakter Pancasila?” (2-selesai)

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr Adian Husaini KONSEP TAUHID Seharusnya, bangsa Indonesia mau belajar dari kegagalan Orde Baru dalam upaya penempatan Pancasila sebagai pedoman amal. Upaya pemerintah Orde Baru untuk menempatkan Pancasila menjadi landasan moral dilakukan melalui sosialisasi dan indoktrinasi Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Tahun 1978, Partai Persatuan Pembangunan menolak pengesahan […]

  • Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    Tim Dainang Dukung Dahlan-Aswin

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Dahlan-Aswin mendapat kunjungan kehormatan kalangan kaum ibu dari daerah Mandailing Godang. Komponen kaum ibu itu terasosiasi dalam Tim Dainang. Tim Dainang ini tumbuh di desa desa dalam mengejawantahkan hak hak politik dan aspirasi kaum ibu rumah tangga. Kunjungan itu dirangkai dalam silaturrahmi dan buka puasa bersama di Kampoeng Kaos Madina, […]

  • Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    Mengejar Hobi di Lubuk Larangan Aek Pohon

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manndailing Online) – Lubuk larangan di Sungai Aek Pohon, Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) dibuka untuk halayak umum, Minggu (28/4/2013). Daya tarik lubuk larangan benar-benar selalu memikat sejak dahulu. Ratusan penduduk Madina dari berbagai penjuru kecamatan tumpah ruah di sepanjang aliran sungai dan bergerombol dalam titik-titik lubuk. Mereka membawa jala. Tetapi ada juga yang […]

  • Guru bukan lagi panggilan jiwa

    Guru bukan lagi panggilan jiwa

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Guru di Sumatera Utara masih banyak yang menjadikan prefesi gurunya hanya sebagai pekerjaan biasa yang tidak berdasarkan panggilan jiwa untuk memberikan pengetahuan kepada siswa. “Menurut saya masih banyak guru di Sumut bukan berdasarkan panggilan jiwa,” kata Rektor UISU kampus Al-Munawwarah, Zulkarnain Lubis kepada Wasada Online, hari ini. Dia menilai guru yang mengajar […]

  • Waspadai Calo Mengatasnamakan PLN

    Waspadai Calo Mengatasnamakan PLN

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ADINA- Kepala PLN Ranting Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengingatkan seluruh masyarakat, terutama pelanggan PLN untuk tidak percaya calo yang mengatasnamakan PLN dalam bentuk apapun. “Hal ini mengingat banyaknya oknum yang mengatasnamakan pegawai atau karyawan PLN untuk membuat sambungan baru atau hal lainnya,” ujar Kepala PLN Ranting Panyabungan, Pardomuan Nasution, kepada METRO, Jumat (12/11). […]

expand_less