Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

3 Anggota DPRD Sibolga Tolak Provinsi Tapanuli

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN: Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sibolga menyampaikan aspirasi berupa penolakan terhadap rencana pembentukan Provinsi Tapanuli kepada Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho di Medan, Kamis, 12 Mei 2011.

Tiga anggota DPRD Kota Sibolga itu adalah anggota Fraksi Gabungan Bersama Hendri Tamba, anggota Fraksi Partai Golkar Jamil Zeb Tumori, dan anggota fraksi PKS Jansul Perdana.

Usai menemui Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Jamil Zeb Tumori mengatakan, DPRD Kota Sibolga telah memutuskan untuk tidak mendukung pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) melalui sidang paripurna pada 21 September 2006.

Keputusan itu diambil berdasarkan aspirasi masyarakat yang beranggapan bahwa pemekaran tersebut tidak akan memberikan manfaat banyak.

Pihaknya merasa dilecehkan DPRD Sumut yang menyetujui pembentukan Protap tanpa berdiskusi dengan masyarakat dan DPRD Kota Sibolga.

DPRD Kota Sibolga tidak pernah sekali pun mengeluarkan surat dukungan terhadap pembentukan provinsi baru yang akan dimekarkan dari sumut itu.

“Namun anehnya dalam sidang paripurna yang dilaksanakan 9 Mei 2011 itu DPRD Kota Sibolga malah disebutkan memberikan dukungan. Kami merasa dilecehkan. DPRD Sumut tidak pernah melibatkan DPRD Sibolga,” katanya.

Sedangkan Hendri Tamba mengatakan, pihaknya mendukung pernyataan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang berkeinginan Sumut tetap satu provinsi guna menjaga keberagaman yang ada.

“Pernyataan Plt Gubernur Sumut itu betul,” katanya.

Menurut Hendri, pemekaran provinsi baru diindikasikan lebih bertujuan untuk memuluskan kepentingan pihak tertentu dibandingkan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pihaknya telah mempelajari perkembangan selama ini bahwa belum ada hasil yang memuaskan dan signifikan atas pemekaran provinsi yang ada.

“Katanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ternyata tidak ada,” kata Hendri.

Ia mengatakan, pembentukan Protap sebagai provinsi baru itu cacat hukum karena tidak memenuhi syarat sebagaimana ketentuan dalam PP 129/2000 yang diubah menjadi PP 78/2007 tentang Persyaratan Pembentukan dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan Daerah serta UU 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam kedua peraturan itu disebutkan bahwa suatu daerah dapat dibentuk jika memiliki sejumlah kabupatan dan satu kota. “Karena Kota Sibolga tidak ikut, berarti pemekarannya cacat hukum,” kata Hendri.

Pihaknya akan menyampaikan informasi cacat hukum dan tidak adanya dukungan dari Kota Sibolga itu ke Presiden RI dan Kementerian Dalam Negeri.

Ketika dipertanyakan tentang sikap Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Jamil Zeb Tumori dan Hendri Tamba menyatakan Pemprov Sumut akan mempelajari aspirasi yang disampaikan tersebut.

“Beliau akan menkaji dan mempelajarinya dulu,” kata Hendri.

Sebelumnya, dalam sidang paripurna pada 9 Mei 2011, DPRD Sumut menyetujui usulan pembentukan tiga provinsi baru di daerah itu yakni Protap, Provinsi Sumatera Tenggara, dan Provinsi Kepulauan Nias.

Dari 10 fraksi yang ada di DPRD Sumut, tujuh di antaranya menyatakan mendukung pembentukan tiga provinsi baru tersebut, dua fraksi menyatakan menolak memberikan pendapat dan satu fraksi menyatakan tidak keberatan.

Tujuh fraksi yang mendukung masing-masing Fraksi Partai Demokrat, PDI Perjuangan, PAN, PDS, Hanura, PPRN, dan Gerindra, dua fraksi yang menolak memberikan pendapat yakni PKS dan PPP, sementara Partai Golkar menyatakan tidak keberatan.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuh Guru SD Ditangkap

    Pembunuh Guru SD Ditangkap

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Tersangka pembunuh Eliza (45), Guru SD di Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya ditangkap polisi. Pelaku ternyata mantan murid korban berinisial HA (21) yang juga warga Bandar Panjang. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan yang dikonfirmasi wartawan di kantornya di Panyabungan, Kamis (16/12/2010), mengatakan awalnya polisi sangat kesulitan mengungkap […]

  • Terima 2 Penghargaan, Atika Sebut Ini Bukan Ajang Gengsi Gengsian

    Terima 2 Penghargaan, Atika Sebut Ini Bukan Ajang Gengsi Gengsian

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) dilansir dari akun resmi Facebook Pemkab Mandailing Natal, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utami  menyatakan dua penghargaan kategori kabupaten/kota dengan praktik baik inspiratif pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dan terbaik VI kategori penilaian cakupan laporan YAN-KB pada sistem informasi keluarga ini bukan sekedar ajang gengsi-gengsian. Pemkab Madina juga pernah […]

  • Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    Fahrizal: Negara Memastikan Lebih Penting Keselamatan Dibanding Investasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Fahrizal Efendi Nasution mengatakan negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan dibandingkan investasi sebagaimana tertuang dalam undang-undang perizinan, termasuk izin pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). “Dilihat dari segi undang-undang dan persyaratan, negara memastikan lebih penting kesehatan dan keselamatan lingkungan,” katanya […]

  • Nawal Lubis Evaluasi Program TP PKK Madina

    Nawal Lubis Evaluasi Program TP PKK Madina

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ny. Nawal Lubis mengajak para kader untuk menjadi kader cerdik demi PKK yang gemilang. Nawal menyampaikan hal itu saat kegiatan evaluasi program PKK Madina di Aula Hotel Rindang, Kelurahan Dalang Lidang, Kecamatan Panyabungan, Rabu (15/6). “Karena di hadapan kita telah menumpuk berbagai perubahan berbasis […]

  • Pemkab Madina Rencanakan Pembangunan Museum Mandailing

    Pemkab Madina Rencanakan Pembangunan Museum Mandailing

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menggagas pembangunan Museum Mandailing dan Bagas Godang. Pemkab Madina saat ini masih tahap menyiapkan proposal. Anggaran biayanya direncanakan berasal dari APBD Madina dan sumbangan para perantau yang sudah sukses. Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata Madina, Meinul Lubis, Senin (16/9/2013) menyatakan di dalam museum […]

  • Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    Bedah Bisnis Waralaba: Jualan Barang Plus Ide

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Kalau dagang barang, untung di kisaran 20 persen. Sedang kalau mau bisnis waralaba, bisa dapat untung 120 persen, bahkan secara terus-menerus. Mau? Kalimat itu mungkin terdengar berlebihan (hiperbola). Tetapi, justru di situlah rahasia besar ekonomi modern bekerja. Sebab dalam dagang biasa (konvensional), keuntungan sering berhenti di barang yang terjual hari […]

expand_less