Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

3 Kandidat Bertarung Rebut Ketua BEM di BLU-STAI Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak

Sebanyak tiga kandidat, masing-masing Nisman, Jureid, dan M Ihsan Matondang, akan bertarung merebut kursi ketua BEM Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal, pada pemilihan rakyat, Sabtu (29/1).
Ketiga kandidat dan pasangannya sudah menerima nomor urut. Untuk nomor urut 1 dipegang Nisman-Hamidun Ari, pasangan nomor urut 2 Jureid-Sartika Nasution, disusul M Ihsan Matondang- Ali Asfi di nomor urut 3.
Ketua komisi pemilihan rakyat (Pemira), Abdul Muluk, ditemui METRO di Panyabungan, Selasa (25/1), menyebutkan, pihaknya sedang mencetak kertas suara sebanyak 1.000 eksemplar. Sejauh ini, jumlah pemilih tetap belum bisa dipastikan. Sebab, pihaknya masih melakukan finalisasi atas jumlah pemilih.
“Jumlah pemilih belum final. Namun, dari data yang diperoleh jumlah seluruh mahasiswa di Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (BLU-STAI Madina) sekitar 970-an. Itu pun belum kita verifikasi karena masih ada sejumlah nama mahasiswa yang tak aktif lagi,” ungkap Muluk didampingi sekretaris komisi, Ahmad Junaidi.
Pihaknya, sambung Muluk, secara mekanisme siap melangsungkan pemilihan ketua dan wakil ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM) untuk periode tahun 2011-2013.
“Awalnya kami dihadapkan dengan beberapa persoalan berbau intervensi dari pendukung sejumlah kandidat, sehingga pemilihan sempat diundur. Sebenarnya persoalan ini belum juga selesai, tapi kami optimis apabila seluruh mahasiswa mendukung pemira ini, maka waktu pelaksanaan pemilihan tak akan diundur lagi,” bebernya.
Disebutkannya, persyaratan yang telah ditetapkan komisi setelah ditutup pendaftaran, Senin (24/1) lalu, komisi pemira atas instruksi Pembantu Ketua BLU-STAI Madina bidang kemahasiswaan setiap kandidat harus mengikuti test baca tulis Alquran dan memiliki indeks prestasi (IP) setiap pasangan calon.
“Untuk IP setiap pasangan calon harus memiliki IP minimal 3,3. Ketiga pasangan calon telah lulus syarat itu. Kita juga mengadakan test tulis dan baca Alquran. Itu merupakan syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi mengingat perguruan tinggi ini adalah PT Islam,” sebutnya.
Pemira, sambungnya, merupakan teori pembelajaran bagi mahasiswa untuk menjalankan birokrasi pemerintahan. Pasalnya, untuk menjadi seorang presiden mahasiswa bukan lah hal yang mudah.
“Harapan saya kepada ketua terpilih nantinya merupakan benar figur intelektual dan religius. Sebab, Ketua BEM di BLU-STAI Madina dituntut untuk bisa memotivasi dan mengembangkan bakat setiap mahasiswa, apalagi mahasiswa di STAI Madina itu banyak yang backgroundnya dari pondok pesantren. Nah Ketua BEM itu juga dituntut orang yang betul-betul agamis,” harapnya. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    Dugaan Pencatutan Nama Organisasi, PC PMII Madina Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN(Mandailing Online)- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyoal tentang legitimasi kegiatan dan angkat suara terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh Cipayung Plus di Aula Ballroom Ladang Sari, Gunung Tua Panggorengan, Senin 10 Juli 2023 lalu. Hal itu disampaikan Ahmad Rizal Nasution selaku Ketua PC PMII Madina kepada awak media […]

  • Bandar Togel Ditangkap

    Bandar Togel Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SERGAI- Tidak punya pekerjaan tetap alias pengangguran membuat Suryadi alias Edi (45) banting stir menjadi bandar toto gelap (Togel) di sekitar tempat tinggalnya. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai supir truk ini berdomidili di Gang Sempurna, Kelurahan Melati I, Perbaungan. Profesi sebagai bandar judi togel itu terbongkar setelah seorang juru tulis bernama Dedi Muliadi alias Dedi […]

  • MASSA SEMPAT BENTROK DENGAN POLISI

    MASSA SEMPAT BENTROK DENGAN POLISI

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

      Tiga Unit Mobil Polisi Rusak PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi pemblokiran jalan lintas Sumatera oleh warga Kecamatan Naga Juang dan Kecamatan Panyabungan Utara, Jum’at 22 Maret 2013 di titik Desa Jambur Padang Matinggi sempat bentrok dengan aparat Polres Mandailing Natal (Madina). Aparat polres datang ke lokasi dalam rangka melancarkan arus lalulintas yang terhenti oleh […]

  • Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara menggagas pendirian Bengel Mujahid Ekonomi dalam upaya pengembangan ekonomi di Mandailing Natal (Madina). Bengkel Mujahid ini berfungsi mencetak pengusaha-pengusaha yang memiliki jiwa tarung yang tinggi, bermartabat serta menjadi pengusaha pembayar zakat baru. Itu dikatakan Ivan dalam Rapat Kerja Kadin Sumut dan Kadin Madina Dalam […]

  • Kemerdekaan RI Atas Ijtihad Para Ulama, Dan Ulama Bersatu Untuk Prabowo

    Kemerdekaan RI Atas Ijtihad Para Ulama, Dan Ulama Bersatu Untuk Prabowo

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Front Ulama Kabupaten Mandailing Natal, KH Abdul Baits Nasution, Lc. MA negara Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan bulan puasa Ramadhan. Kemerdekaan itu menurut KH Abdul Baits berkat perjuangan rakyat dan jihad para ulama. “Dan dengan niat ikhlas mereka, maka diperolehlah kemerdekaan. Karena itulah, kita jangan sampai lupa […]

  • Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    Puluhan Hektar Sawah Diserang Hama Tikus & Ulat

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALAS- Sekitar 10 hektar lebih lahan persawahan yang usia padinya sekitar 2,5 bulan di wilayah Desa Parannapa Jae Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), Palas mengalami penyakit daun. Dipastikan, tanaman ini terserang hama tikus dan ulat. Seorang petani Parannapa Jae, Tongku Siregar didampingi sejumlah petani lainnya mengatakan, hama tikus dan ulat tersebeut sudah berlangsung sekitar 1 bulan […]

expand_less