Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

3 Kandidat Bertarung Rebut Ketua BEM di BLU-STAI Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak

Sebanyak tiga kandidat, masing-masing Nisman, Jureid, dan M Ihsan Matondang, akan bertarung merebut kursi ketua BEM Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal, pada pemilihan rakyat, Sabtu (29/1).
Ketiga kandidat dan pasangannya sudah menerima nomor urut. Untuk nomor urut 1 dipegang Nisman-Hamidun Ari, pasangan nomor urut 2 Jureid-Sartika Nasution, disusul M Ihsan Matondang- Ali Asfi di nomor urut 3.
Ketua komisi pemilihan rakyat (Pemira), Abdul Muluk, ditemui METRO di Panyabungan, Selasa (25/1), menyebutkan, pihaknya sedang mencetak kertas suara sebanyak 1.000 eksemplar. Sejauh ini, jumlah pemilih tetap belum bisa dipastikan. Sebab, pihaknya masih melakukan finalisasi atas jumlah pemilih.
“Jumlah pemilih belum final. Namun, dari data yang diperoleh jumlah seluruh mahasiswa di Badan Layanan Umum Sekolah Tinggi Agama Islam Mandailing Natal (BLU-STAI Madina) sekitar 970-an. Itu pun belum kita verifikasi karena masih ada sejumlah nama mahasiswa yang tak aktif lagi,” ungkap Muluk didampingi sekretaris komisi, Ahmad Junaidi.
Pihaknya, sambung Muluk, secara mekanisme siap melangsungkan pemilihan ketua dan wakil ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM) untuk periode tahun 2011-2013.
“Awalnya kami dihadapkan dengan beberapa persoalan berbau intervensi dari pendukung sejumlah kandidat, sehingga pemilihan sempat diundur. Sebenarnya persoalan ini belum juga selesai, tapi kami optimis apabila seluruh mahasiswa mendukung pemira ini, maka waktu pelaksanaan pemilihan tak akan diundur lagi,” bebernya.
Disebutkannya, persyaratan yang telah ditetapkan komisi setelah ditutup pendaftaran, Senin (24/1) lalu, komisi pemira atas instruksi Pembantu Ketua BLU-STAI Madina bidang kemahasiswaan setiap kandidat harus mengikuti test baca tulis Alquran dan memiliki indeks prestasi (IP) setiap pasangan calon.
“Untuk IP setiap pasangan calon harus memiliki IP minimal 3,3. Ketiga pasangan calon telah lulus syarat itu. Kita juga mengadakan test tulis dan baca Alquran. Itu merupakan syarat yang tak bisa ditawar-tawar lagi mengingat perguruan tinggi ini adalah PT Islam,” sebutnya.
Pemira, sambungnya, merupakan teori pembelajaran bagi mahasiswa untuk menjalankan birokrasi pemerintahan. Pasalnya, untuk menjadi seorang presiden mahasiswa bukan lah hal yang mudah.
“Harapan saya kepada ketua terpilih nantinya merupakan benar figur intelektual dan religius. Sebab, Ketua BEM di BLU-STAI Madina dituntut untuk bisa memotivasi dan mengembangkan bakat setiap mahasiswa, apalagi mahasiswa di STAI Madina itu banyak yang backgroundnya dari pondok pesantren. Nah Ketua BEM itu juga dituntut orang yang betul-betul agamis,” harapnya. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    Idul Fitri ditentukan Sabtu ini

    • calendar_month Selasa, 14 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penentuan Idul Fitri atau 1 Syawal pada Sabtu sore (18/8) mendatang, kata Menteri Agama Suryadharma Ali di Jakarta, hari ini. Pernyataan Menag itu disampaikan seusai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) di Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Jalan Medan Merdeka […]

  • OPUK

    OPUK

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Indikator  Kesejahteraan Pangan Mandailing di Masa Lalu)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi   “Bercocok tanam padi itu berkah”. Begitu hal yang sering terdengar bila bincang-bincang dengan petani di pedesaan Mandailing. Bangsa Mandailing memang memiliki hubungan kehidupan yang sangat kuat dengan bercocok tanam padi. Padahal tanaman padi ini, bila di hitung secara matematis, hasilnya […]

  • Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    Kepala Desa Jangan Terlibat Politik Praktis

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pejabat Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian Batubara mengingatkan seluruh kepala desa yang ada di kabupaten Mandailing Natal agar tidak terlibat dalam politik praktis terutama pada pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Mandailing Natal , dan ia berharap agar seluruh Kepala Desa dapat menempatkan diri di tengah-tengah berbagai kepentingan politik yang berkembang. Hal tersebut […]

  • Persimpangan di Sekitar Rumah Dinas Bupati Madina Butuh Halte Bis

    Persimpangan di Sekitar Rumah Dinas Bupati Madina Butuh Halte Bis

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Sungguh sangat memprihatinkan nasib warga dari kawasan Panyabungan Barat yang hendak menunggu angkutan umum di Jalur Lintas Sumatera titik persimpangan Panyabungan-Longat. Mereka harus menanggung panas terik di musin kemarau dan basah dikala hujan. Pasalnya, tak ada halte di sekitar itu bagi yang hendak menunggu bus jurusan Kotanopan mapun jurusan Natal. […]

  • PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Selain kondisi jalan teramat parah, jaringan PLN juga belum ada di Desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Sektor pendidikan dan kesehatan juga sangat memprihatinkan di desa terisolir tersebut. “Sebetulnya keluhan ini sudah sering kita sampaikan baik itu melalui media, melalui DPRD Madina, akan tetapi nampaknya pembangunan belum terlaksana,” kata tokoh […]

  • Atika dan Simpul Ekonomi Rakyat

    Atika dan Simpul Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution kian eksis menunjukkan jati diri sebagai kandidat pemimpin yang fokus pada penguatan ekonomi rakyat. Dia memperlihatkan suatu kekuatan daya dorong dari jiwa yang paling dalam untuk mengurai dilema sektor ril. Atika masuk ke sendi sendi dilema rakyat, menerobos fakta fakta kehidupan pelaku UKM dan petani. Mencari […]

expand_less