Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

TNI dan Polri Razia Tambang Ilegal di Naga Juang Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Prajurit TNI dari Kompi Senapan B Mangga II bekerjasama dengan Polisi Militer (PM) dan Polsek Siabu melakukan razia ke lokasi tambang ilegal di Tor Sihayo Desa Humbang I, Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (24/01/2012).

Razia dilakukan akibat maraknya tambang liar yang menjadi pemicu tumbuh suburnya pengoperasian galundung (mesin pemisah emas dari batu emas) di wilayah Naga Juang. Saat ini galundung tidak saja di pinggir Sungai Muara Batang Gadis, tapi sudah mulai merambah ke wilayah pemukiman penduduk.

Berdasarkan pantauan, sebagian personil TNI maupun Polsek Siabu berada di pintu (pos) masuk lokasi tambang yang didirikan masyarakat setempat sebagai tempat pemungutan restribusi penambang. Sementara sebagian lagi petugas naik ke lokasi tambang rakyat.

Razia tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah dalam mengamankan aset negara. Sekaligus untuk mencegah makin maraknya akttifitas tambang liar yang sangat berbahaya bagi manusia dan ancaman terhadap lingkungan.

Kapolsek Siabu AKP Syahril Daulay yang dikonfirmasi wartawan usai meninjau lokasi tambang, membantah bahwa pihaknya melakukan razia illegal mining.

Katanya, mereka hanya meninjau lokasi tambang saja bukan razia. Sedangkan jumlah lubang tambang di Naga Juang berdasarkan hasil peninjauan petugas berkisar lebih kurang 60 lubang galian tambang.

Kapolsek juga mengakui bahwa kondisi hutan di kawasan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan tidak layak lagi dijadikan areal pertanian.

Camat Siabu Edy Sahlan yang dikonfirmasi via seluler mengaku tidak tahu tentang adanya razia.

Informasi yang dihimpun, tidak ada masyarakat atau penambang liar yang diamankan petugas saat razia dilakukan. Namun demikian, banyak penambang utamanya yang berasal dari luar Madina (Pulau Jawa) langsung bergegas meninggalkan wilayah Naga Juang.

Bahkan 4 orang diduga penambang liar berlogat bahasa Sunda yang kebetulan satu warung dengan wartawan, tiba-tiba bergegas pergi meninggalkan minuman kopi yang mereka pesan. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Madina Diminta Tak Berpihak

    Pj Bupati Madina Diminta Tak Berpihak

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengurus Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid (BKPRMI) Provinsi Sumatera Utara meminta Pejabat (Pj) Bupati Mandailing Natal (Madina), Ir H Aspan Sopian Batubara MM agar independen atau tidak memihak salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati di Pemilukada ulang nantinya. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua BKPRMI Sumut, Sofhan Ahmadi Nasution saat dihubungi METRO melalui […]

  • Menjelang Mutasi

    Menjelang Mutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur pemilihan karyawan dalam proses mutasi di lingkungan perusahaan Desain/grafis   : Dahlan Batubara

  • Hanyutkan Rumah :

    Hanyutkan Rumah :

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Meluapnya sungai Aek Rantopuran di Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan Kamis (15/2) selain menghanyutkan rumah dan jembatan rambin juga memutuskan jaringan listrik (MO/hol)

  • Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    Pariwisata dan Budaya Dalam Diskusi Pemuda Mandailing

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kebudayaan bisa dimaknai sebagai basis pariwisata. Pariwisata bukanlah ‘predator’ pemangsa kebudayaan, namun menempatkan pariwisata  menjadi fasilitator dan agen kebudayaan. Agen yang dimaksud adalah mengangkat eksistensi budaya ke tingkat yang tinggi dengan cara mengeksplorasi nilai-nilai budaya, bukan mengeksploitasi (memperalat atau memeras) budaya. Dengan demikian, industri pariwisata tidak lagi meletakkan budaya sebagai sub-ordinasi, melainkan sebagai orientasi nilai […]

  • Tergantung Keuangan Daerah

    Tergantung Keuangan Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Perintah Mahkamah Konstitusi kepada KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk melakukan pemungutan suara ulang sangat tergantung kemampuan keuangan daerah. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay di rumah dinasnya di Panyabungan, Selasa (14/12/2010), menepis anggapan sejumlah kalangan bahwa pemungutan suara ulang diperlambat. Dikatakannya, sejauh ini DPRD masih mempersiapakan pembahasan RAPBD 2011. […]

  • Gaji Ke-13 Cair Bulan Juli

    Gaji Ke-13 Cair Bulan Juli

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Gaji ke-13 PNS di lingkungan pemerintah provinsi Sumut dipastikan akan dicairkan pada bulan Juli 2011. Gaji ke-13 notabanenya sudah jelas dan tidak bisa diganggu gugat, karena telah dianggarakan di APBN. “Pasti dicairkan, namun hingga kini belum ada kita peroleh,” kata Assisten Bagian Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumut, Djaili Azwar kepada www.tribun-medan.com melalui telepon, […]

expand_less