Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Pejabat Berjudi Kok Bisa Bebas, Ya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
  • print Cetak

BERITA bebasnya enam pejabat Pemkab Simalungun yang kepergok main judi cukup membuat nai Hepppot merasa terpukul. Meski tak kenal dengan mereka tapi nai Heppot merasa harus atau wajib terpukul mau pun memukulkan diri. Saat membaca berita ‘bebas ooii…’ itu, tangannya sontak memukul jidatnya yang tampak mulai mengerut.

Mengapa demikian? Ia merasa sudah dilecehkan oleh yang namanya atas nama hukum di atas negeri yang gemah ripah loh jinawe ini. Beberapa waktu lalu, maennya, amani Carla, dijebloskan ke penjara akibat nulis Togel. Ia merengek-rengek kepada Hakim dan Jaksa agar maen kesayangannya itu jangan dimasukkan ke penjara. Sepetak sawah peninggalan almarhum suaminya, amani Heppot nahinan, rela ia gadaikan asal maennya itu bisa bebas menghirup udara segar. Tapi apa boleh buat, tahi kambing bulat-bulat, ganjaran hukum tak bisa digugat. Enam bulan, amani Carla yang kerjanya kuli bangunan itu, terpaksa meringkuk di penjara. Padahal kegiatan tambahan yang bernuansa kelam itu hanya demi menambah perbaikan gizi gadis kecilnya si Carla. Sejak borongan bangunan mulai sepi, ‘Indomilk’ tak lagi bisa dicicipi anaknya itu saban berangkat ke sekolah.

Nai Heppot merasa dirinya terhina atas penjelasan pak Kapolres yang berdalih bahwa keenam pejabat tersebut sangat dibutuhkan tenaganya. Meski pun dulu ia ‘Singkola Sore’, dan rapornya selalu kebanyakan ikan mas, ia masih tahu bahwa hukum tak pernah membeda-bedakan siapa pun di muka bumi ini. Meski seorang Presiden pun.

Yang membuat nai Heppot menitikkan air mata, sebulan setelah menghuni lapas, maennya itu juga tak bisa menghadiri perkawinan adiknya. Terlalu banyak prosedur yang berbelit-belit. Masak hanya sehari saja tak bisa. Macam teroris aja. Lagi pula untuk apa melarikan diri. Bukankah maennya itu juga jalannya pincang akibat semasa SD jatuh memanjat pohon mangga?

“Bah, apa pula yang kau tangisi, nai Heppot?,” teguran amani Edu itu membuat nai Heppot sadar.

“Tak tahu lagi aku, amang. Rasanya orang hina-dina seperti kami ini sudah tak berarti lagi di mata hukum. Ah, andaikata si Heppot jadi pejabat mungkin nasib kami tak seperti ini. Masak enam pejabat di Pemkab Simalungun bisa bebas padahal sudah terbukti main judi. Di mana lagi keadilan kalau begini,” ujar nai Heppot makin tersedu-sedu.

“O, itu tak perlu kau pikiri, nanti bisa stress sendiri. Ingat kata orangtua dulu, lomo ni na gogo do di harangan. Artinya, macam di hutan, yang kuat seperti harimaulah yang berkuasa,” tanggap amani Edu.

“Tak bisa begitulah, bapauda. Besan Pak SBY aja dijebloskan meski tenaganya juga sangat dibutuhkan di negeri ini. Berarti kedudukan Pak Kapolres lebih tinggi ya dari Presiden?,” tanya amani Jumongkas yang hanya sempat mengenyam kelas tiga SD.

“Kalau soal itu, jelas tak tahulah aku. Seim-seimnya kita,” jawab amani Edu. Maksudnya, sama-sama tak ngerti.

“Yang aku tahu hanyalah, ijuk di para-para, hotang di parlabian. Nabisuk nampuna hata, na oto tu pargadisan. Yang artinya, yang bodoh tetap jadi makanan orang pintar. Maka itu aku jadi menyesal kenapa dulu aku tak sekolah. Habis uang bapakku kufoya-foyakan. Uang penggaris, belebas, rol, meter, sekali kuminta padahal semua sama. Nah, soal hukum, sebetulnya nurani yang bicara. Dulu tak ada fasal-fasal tapi keadilan tetap berjalan. Ratu Tribuana Tungga Dewi pada masa Kerajaan Majapahit dengan tegas memotong tangan anaknya yang mencuri. Juga Justice Bao sebagaimana yang kita tonton dalam film silat. Nah, ada kah nurani para pejabat kita seperti itu?,” lirih amani Edu
Sumber : Batak Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Madina Tinjau Pembangunan Drenase di Jalan Willem Iskandar

    Wakil Bupati Madina Tinjau Pembangunan Drenase di Jalan Willem Iskandar

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution, tinjau pembangunan di bidang Infrastruktur jalan dan Drenase di jalan Willem Iskandar Pidoli Kecamatan Panyabungan, (31/08/2023). Tujuan kelapangan untuk memastikan proyek pembangunan jalan dan Drenase tersebut berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kegunaannya. Wakil Bupati Madina Meminta pada pihak kontraktor agar […]

  • Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    Badan Jalan Tertimbun Material Longsor, Desa Pastap Julu Terisolir

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Desa Pastap Julu di Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) terisolir akibat jalan menuju desa tertimbun material longsor pada Kamis malam 7/12/2023. Hingga pagi ini Jum’at 8/12/2023, material longsor masih menutupi badan jalan menunggu alat berat milik Pemda melakukan pembersihan material. Warga desa yang hendak bepergian pun terpaksa […]

  • Harga Karet Naik ke Level 8.600

    Harga Karet Naik ke Level 8.600

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet alam di Panyabungan, Mandailing Natal mengalami kenaikan dalam tiga pekan terakhir. Pantauan di lokasi pertimbangan karet, Gunungtua Iparbondar, Panyabbungan, Kamis (16/1/2020) harga karet basah di terrendah Rp 8.200 per Kg, tertinggi Rp 8.600 per Kg. Sahrin Nasution, penyadap karet dari Gunungtua Julu mengungkapkan harga karet alam ini mengalami […]

  • Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    Tukang Rekap Kim Ditangkap Tim Opsnal Polres Madina.

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  ( Mandailing Online ) – Tim Opsnal  Reskrim Polres Mandailing Natal kembali meringkus seorang tukang rekap judi tebak angka  jenis KIM di Desa Bange Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Rabu (9/3) sekitar pukul 22.15 Wib. Demikian dikatakan Kapolres Mandailing Natal AKBP Andry Setiawan  SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hendro S, SH kepada Mandailing Online, Rabu, […]

  • 4 Orang Terbakar, Penjual Minyak Tanah Eceran Dipukuli Warga

    4 Orang Terbakar, Penjual Minyak Tanah Eceran Dipukuli Warga

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) : Seorang pengecer minyak tanah, Minggu siang (31/1) sekitar pukul 13.00 Wib dipukuli warga desa Manambin Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal. Pria bernama Asnawi Lubis alias Lokot (45) warga Jorong Hutanauli, Kelurahan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dipukuli warga karena mencoba melarikan diri setelah minyak tanah yang dibawanya terbakar menyebabkan korban luka. Informasi […]

  • Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    Pembunuhan di Janji Matogu : Istri Pakai Parang, Suami Pakai Martil

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Polres Madina melaksanakan rekonstruksi ulang tragedi pembunuhan di Desa Janji Matogu, Kecamatan Bukit Malintang, Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2017). Rekonstruksi dipimpin Kapolres Madina, AKBP Martry Sonni. Hadir penasehat hukum tersangka, Ridwan Rangkuti, SH.MH. Peristiwa itu terjadi pada 2 Agustus 2017, dimana DS (40) diduga membunuh istrinya Dewi Huatagalung (35) […]

expand_less