Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 10 Sep 2012
  • print Cetak

Catatan: Dahlan Batubara

Pansus palmaris 100912Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay.

Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era bupati Hidayat Batubara, perjuangan rakyat Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini belum juga membuahkan hasil.

Pada April 2012, ratusan warga Batahan mengadu ke DPRD Madina, anak-anak hingga ibu rumah tangga berjibun dan menginap di halaman gedung wakil rakyat memohon agar tanah warga yang diserobot PT. Palmaris dikembalikan kepada mereka.

Izin Lokasi Yang Ngawur

Amrun, salah seorang penggerak perjuangan Batahan dalam kesempatan bicara di DPRD Madina, Maret lalu, membeberkan bahwa kehadiran PT Palmaris yang berinvestasi di sektor perkebunan sawit itu dari tahun ketahun makin menjadi persoalan.

Pemicunya izin lokasi yang ngawur. Ada dua izin lokasi yang dimiliki Palmaris, yakni tahun 2006-2007, keduanya terindikasi tumpang tindih dengan lahan masyarakat. Apa yang termuat dalam izin lokasi tidak pernah dipenuhi, dijadikan seolah surat sakti yang tak terbantahkan.

Selain itu, lahan plasma sawit yang ditetapkan, juga menjadi tanda tanya oleh warga Batahan, sebab hingga sejauh ini plasma tersebut belum juga jelas dimana rimbanya. Meski pihak Palmaris mengaku sudah 90 persen realisasi pembagian plasma untuk warga peserta, toh para tokoh masyarakat Batahan justru menuduh Palmaris berbohong.

“Lahan garapan masyarakat diserobot sekitar 1.000 Ha, ditambah lahan Batahan III bersertifikat 400 Ha serta lahan garapan 267 Ha merupakan luas lahan yang dipersoalakan, totalnya 2.467 Ha,” ungkap Amrun.

Dan masyarakat menuntut agar lahan yang sudah bersertifikat di Batahan III dikembalikan, dan lahan yang diklaim KUD Pasar Baru Batahan yang ditanami Palmaris lebih kurang 800 Ha juga harus dikembalikan.

Sikap warga jelas, bahwa sejak awal masyarakat tetap pada tuntutan agar PT Palmaris mengembalikan tanah-tanah yang telah ditanami sawit itu, supaya masyarakat bisa kembali mengusahainya untuk menopang kehidupan keluarga mereka.

Pansus Palmaris

Terkait itu, Pemkab Madina dan Komisi B DPRD Sumatera Utara membentuk tim penyelesaian polemik warga Kecamatan Batahan dengan PT.Palmaris. Tim ini gabungan Pemkab Madina, DPRD SU, DPRD Madina, BPN dan warga Kecamatan Batahan.

Pihak Komisi B DPRD Sumut saaat itu hadir Ketuanya Dirkhansyah, H.M.Nuh, Tiaisah Ritonga, Ristiwati, Aduhot Simamora, Ir.Washington Pane. Dari Madina ada Ketua DPRD Madina As.Imran Khaitamy Daulay SHm dan anggota Komisi 2 DPRD Madina Ir.Ali Mutiara Rangkuti.

Hanya saja, hingga di bulan September ini, tim tersebut tak pernah terdengar lagi gerakannya, dan apakah upaya mereka sudah berhasil atau tidak, tak diketahui.

Pada Mei 2012, DPRD Madina membentuk pansus, bernama Pansus Palmaris. Pansus ini dibentuk dalam rangka menuntaskan persoalan warga batahan versus PT.Palmaris ini. Juga untuk merealisasikan janji DPRD Madina kepada rakyat Batahan yang berbunyi memperjuangkan hak-hak rakyat. Pansus ini mulai bekerja sejak tanggal 9 Mei 2012. Sementara itu, aktivitas Palmaris saat itu pada posisi stanvas yang ditetapkan bupati Hidayat Batubara pasca unjuk rasa warga Batahan.

Selanjuntya, pansus yang diketuai Bakhri Efendi Hasibuan ini bekerja: memanggil pihak-pihak terkait untuk mengumpul data dan fakta. Pihak yang dipanggil mulai dari instansi terkait di pemkab Madina, Badan Pertanahan Nasional, manajemen Palmaris hingga tokoh dan camat Kecamatan Batahan. Bahkan Pansus juga melakukan investigasi administratif ke gubernur Sumut hingga ke departemen terkait di Jakarta.

Toh, hingga bulan September 1012, gerakan Pansus Palmaris ini pun mulai “nyaris tak terdengar”. Kondisi ini membuat rakyat Batahan mulai rada-rada curiga terhadap komitmen DPRD Madina. Akibatnya, pada Senin, 3 September lalu, warga Batahan menuduh DPRD Madina penghianat.

“Pimpinan dewan kami minta mendesak pertanggungjawaban ketua Pansus sudah sejauh mana hasilnya agar pengaduan warga terkait sengketa antara PT.Palmaris dan masyarakat Batahan dapat terjawab, kalau persoalan itu dibiarkan maka wajarlah warga menuding DPRD penghianat,” ungkap Sugianto, mewakili warga Batahan yang datang ke Gedung DPRD Madina, Senin (3/9) untuk menjumpai pimpinan dewan.

Tuduhan penghianat ini tak diterima kalangan DPRD Madina, Sekretaris Komisis I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan, Selasa (4/9) menyatakan tak tepat DPRD Madina disebut penghianat. Sebab, Panitia Khusus (Pansus) Palmaris telah merumuskan hasil kerjanya dan menunggu untuk diparipurnakan.

Pernyataan Iskandar Hasibuan ini, selain meluruskan prasangka warga Batahan, juga mencuatkan satu hal, bahwa Pansus Palmaris ternyata sudah bekerja yang hasilnya masih menunggu masa sidang paripurna DPRD Madina. Tapi, apakah benar Pansus bekerja maksimal? Kapan dibawa ke rapat paripurna? Dan apakah hasil Pansus akan mengembalikan tanah rakyat seperti harapan rakyat Batahan? Entahlah, kita tunggu saja.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

  • Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    Syariat Islam Dituding Menormalisasi KDRT?

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Akhir-akhir ini viral potongan ceramah seorang ustadzah fenomenal yang dianggap membolehkan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga masyarakat awam menganggap tindakan tersebut dibolehkan dalam islam. Padahal perlu dipahami sebelumnya bahwa konteks yang dibahas dalam ceramah tersebut adalah kisah tentang istri yang menutupi aib suaminya yang bertindak kasar terhadap istrinya, bukan berarti ustadzah tersebut […]

  • Sosok Amin Nasution di Mata Prof. Zulkarnain Lubis

    Sosok Amin Nasution di Mata Prof. Zulkarnain Lubis

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Ketua LBH Al-Amin, HM Amin Nasution dinilai sebagai sosok yang memiliki visi kerakyatan. Itu diutarakan Prof. DR. Zulkarnain Lubis menjawab Mandailing Online via telefon seluler, Kamis (18/7/2019). HM Amin Nasution,SH.MA dinilai sebagai seorang praktisi hukum yang telah banyak memberikan bantuan hukum kepada rakyat yang kurang mampu. “Jiwa sosialnya sangat tinggi,” […]

  • Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    Visi Misi Calon Bupati/Wakil Bupati Yusuf Nasution-Imron Lubis

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      (Bagian 3 dari 3)   VII. PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Untuk mencapai tujuan dan sasaran sebagaimana telah dirumuskan, pasangan calon Bupati Mandailing Natal Tahun 2016 – 2021, Drs. M. Yusuf Nasution, M.Si dan H. Imron, S.Pd, M.M, maka disusunlah program – program pembangunan dengan pengelompokan sesuai dengan misi sebagai berikut :   Misi Pertama : […]

  • Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    Pemerintah Ajak Wartawan Bangun Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama wartawan untuk sama-sama membangun daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Wartawan sangat diharapkan memberikan informasi yang sifatnya akurat secara timbal balik antara aspirasi rakyat dengan kebijakan pemerintah daerah, sehingga kebijakan-kebijakan yang dilahirkan pemerintah daerah tepat berdasarkan fakta yang ada. Bupati Madina HM […]

  • Kades Pun Jadilah

    Kades Pun Jadilah

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Masa sekolah Rasyid di SMA akan berakhir sebentar lagi. Enam bulan lagi ia akan menghadapi ujian akhir sekolah, yang kemudian melanjutkan perkuliahan ke perguruan tinggi favoritnya. Rasanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi ternama dan termahal pun tidak menjadi masalah baginya dari sisi dana, karena ayah Rasyid adalah pengusaha sukses. Orang mengenal […]

expand_less