Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pegawai Dishub Binjai Cekik Wartawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
  • print Cetak


BINJAI- Malam hari raya Idul Adha di Kota Binjai memang terlihat ramai, seluruh masyarakat berbondong-bondong mengendarai sepeda motor menuju pusat kota guna menyaksikan pawai takbir yang dilepas Wali Kota Binjai Idaham.
Akibatnya, sejumlah ruas jalan di Kota Rambutan itu menjadi macat diantaranya, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Veteran, Jalan Kartini, Jalan Sultan Hasanuddin dan masih ada sejumlah jalan lagi yang dipadati dengan kendaraan roda dua.

Sejumlah jalan di Kota Binjai, sudah terlihat padat sejak pukul 19.30 WIB. Untuk mengamankan arus lalu lintas, sejumlah petugas dari Sat Lantas Polres Binjai dan Dishub Binjai diturunkan ke sejumlah ruas jalan yang dianggap mengalami macat yang cukup parah.

Selain Sat Lantas dan Dishub sibuk dengan profesinya, sejumlah wartawan yang bekerja di harian terbitan Medan juga sibuk mencari informasi terkait kemeriahan malam Idul Adha di Kota Binjai.

Namun, kesibukan yang dialami pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Binjai membuat ia kelelahan dan diduga tensi terus naik disebabkan melihat pengguna jalan yang susah diatur dan tidak ada hentinya sampai larut malam.

Hingga akhirnya, Aswin yang berprofesi sebagai wartawan Posmetro Medan yang malam itu sedang melakukan tugas jurnalistiknya terjebak macat di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Apotek Rosani.

Dari kejauhan, Aswin melihat sejumlah pegawai Dishub yang ditugaskan mengatur lalu lintas agar tidak terlalu macat. Namun menurut Aswin, pegawai Dishub tersebut bukannya mengatur lalu lintas malah membiarkan pengguna jalan mengendarai dengan sesuka hati, yang membuat kemacatan semakin parah.

Malam takbiran Aswin melintas dari tugu ingin ke tanah lapang guna melihat suasana malam takbir Idul Adha. Tapi, setelah Aswin sampai di Apotek Rosani, dia terjebak macat dan melihat dari kejauhan petugas dishub bukannya mengatur jalan malah membiarkan pengedara begitu saja.

“Saya malam itu memang sedikit berang dengan kinerja petugas Dishub itu, dan setelah berpapasan dengannya, saya menegur petugas Dishub tersebut, bang tolonglah atur jalan ini, nggak abang liat jalan ini macat,” ujar Aswin.

Mendengar ucapan Aswin, petugas dishub tersebut malah emosi, dan langsung mendatangi Aswin. Tak sampai di situ, Aswin langsung dicekik sampai susah bernafas. “Saya tidak menyangka petugas Dishub itu mencekiki leher saya, waktu saya didatanginya, ia langsung langsung mencekik leher saya sampai saya susah bernafas dan saya juga sempat terjatuh,” ujar Aswin.

Untuk selanjutnya, terjadi perkelahian cekcok mulut antara Aswin dengan petugas dishub tersebut dan sejumlah polisi yang berada di sekitar kejadian juga berdatangan. Namun, dalam masalah tersebut polisi malah menyudutkan Aswin. Sehingga, Aswin enggan berlama-lama cekcok dengan petugas Dishub dan polisi. Sambil menunjukan identitas, Aswin meninggalkan lokasi kejadian dan membuat laporan ke Polres Binjai, sekitar pukul 22.30 WIB, dengan nomor LP/ 879/ XI/ 2010SPK”C” Reskrim Polres Binjai 16 November 2010 dengan terlapor M Nur (Petugas Dishub-red).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, HT Fadlan, saat dikonfirmasi terkait kejadian ini meminta jangan diperpanjang. “Kita sama-sama mengerti sajalah, anggota saya malam itu juga sedang menjalankan tugas, jadi karena dari sore sampai malam anggota saya juga merasa capek. Ditambah lagi, wartawan itu mengeluarkan makian kepada anggota saya, makanya anggota saya marah,” katanya.(dan)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polisi Menduga Mayat Binatang Penemuan orok di bawah jembatan menggegerkan warga Sitamiang, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Psp Selatan, Jumat (22/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu mengetahui penemuan itu, warga sontak menyemut di sekitar jembatan. Orok yang berbentuk seperti seonggok daging itu ditemukan persis di sela-sela pipa yang berada bawah jembatan Sitamiang. Sejumlah warga kepada METRO mengaku, […]

  • Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    Ujian Bagi Demokrat Adalah Nazaruddin

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TANJUNGPINANG – Pakar politik Zamzami A Karim mengatakan pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin dari tempat persembunyian yang dipublikasikan berbagai media massa merupakan ujian berat bagi Partai Demokrat. “Ini sebagai ujian berat, apakah Partai Demokrat memang partai pionir dalam agenda reformasi dan pemberantasan korupsi atau tidak berbeda dengan partai lain yang mudah tergoda […]

  • Narkoba Sudah Menggerogoti Kampung Halamanku

    Narkoba Sudah Menggerogoti Kampung Halamanku

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati generasi muda Baru-baru ini kita dikejutkan dengan begitu banyaknya kasus tindak pidana narkoba yang melanda kota Barus. Bukan 1 orang saja yang menjadi tersangka tetapi banyak sekali tersangka yang beruntun tertangkap di tanggal yang sama. Mulai dari bapak-bapak sampai anak muda menjadi pengguna dan pengedar. Menurut keterangan Kapolres […]

  • Oknum Suruhan Ketua OKP Aniaya Wartawan di Madina

    Oknum Suruhan Ketua OKP Aniaya Wartawan di Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Oknum suruhan salah satu Ketua OKP menganiaya seorang wartawan di Madina. Akibat penganiayaan tersebut korban atas nama Jefry Barata Lubis (42 tahun) mengalami luka di bagian wajah. Wartawan Topmetronews tersebut dianiaya di salah satu Lopo Mandheling Coffee yang ada di SPBU Aek Galoga, Panyabungan, Jumat (4/3). Berdasarkan keterangan yang diterima Mandailing […]

  • Penjualan Pupuk Bersubsidi Harus Sesuai HET

    Penjualan Pupuk Bersubsidi Harus Sesuai HET

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penjualan pupuk bersubsidi oleh pengecer kepada petani  di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) harus sesuai dengan HET (Harga Ecerean Tertinggi).  Sedangkan HET yang ditetapkan adalah sebesar 90.000 per sak untuk jenis urea. Itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga kepada Mandailing Online, Rabu (8/4) usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyaluran […]

  • Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    Pelajaran “Markobar” Wajib Dimasukkan ke Dalam Muatan Lokal

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Markobar atau marhata-hata wajib dimasukkan ke dalam muatan lokal pendidikan formal untuk tingkat SLTP dan SLTA di Mandailing Natal. Sebab, belakangan ini warga Mandailing yang pandai markobar hanya tinggal sedikit, sedangkan di sisi lain markobar merupakan satu item penting dalam sistem sosial di Mandailing. Markobar adalah kegiatan menyampaikan ucapan-ucapan di forum […]

expand_less