Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kentang Hutanagodang, Primadona Yang Mulai Langka

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
  • print Cetak

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Kentang Hutanagodang sejak dahulu kala sudah menjadi tanaman budidaya pavorit petani Ulupungkut, Mandailing Natal (Madina) dan menjadi kentang yang sangat digemari konsumen.

Hanya saja, sejak dekade terakhir, volume produksi kentang yang memiliki cita rasa gurih ini terus merosot.

“Belakangan minat masyarakat di Ulupungkut ini bertanam kentang mulai surut. Padahal pasarnya sangat menjanjikan” ungkap Mursal, petani kentang di Hutanagodang, Ulu Pungkut, pekan lalu.

Mursal tak mengetauhi data ril luas produk kentang saat ini di Ulu Pungkut. Sementara berdasar data Badan Pusat Statistik Madina, luas tanam dan panen kentang du Ulu Pungkut tahun 2011 seluas 9,00 hektar dengan produksi sekitar 208,98 ton per tahun.

Luas tanaman kentang itu menurun sejak tahun 2007. pada 2007 misalnya, lusa tanaman kentang di Kecamatan Ulu Pungkut seluas 30 hektar, tahun 2008 seluas 42 hektar, tahun 2009 seluas 43 hektar, tahun 2010 seluas 7 hektar.

Menur Mursal, ada beberapa faktor yang menyebabkan minat petani menurun dalam bercocok tanam kentang. Seperti kondisi lahan yang harus berpindah-pindah.

Pasalnya kata Mursal, sesuai dengan pengalamannya, lahan kentang hanya bisa di kelola untuk 3-4 kali masa panen. ” Lebih dari itu, hasil tanaman kentang akan mengalami penurunan hasil produksi. selain itu, kentang juga akan terserang berbagai penyakit” jelas Mursal.

Selain itu tambahnya, belakangan ini muncul penyakit yang menyebabkan tanaman kentang busuk muda atau berbuah tidak sesuai dengan ukuran normalnya. Biasanya penyakit ini datang ketika umur kentang berkisar antara 1 sampai 2 bulan.

“Ciri – cirinya akan terlihat pada saat umur kentang berkisar antar satu sampai dua bulan. Daunnya akan terlihat seperti mengeriting dan berlayuan. Akibatnya umbi kentang bisa mengalami busuk muda. Jikapun tak busuk, buahnya pasti kerdil. Bila tanaman kentang tetap sehat hingga umur 2 bulan, tentunya tidak akan terserang penyakit lagi hingga masa panen ” terang Mursal.

Sebetulnya kata Mursal, pihaknya sudah beberapa kali melakukan konsultasi dengan PPL dinas Pertanian Kab. Mandailing Natal. Namun hingga saat ini, belum ada solusi yang di keluarkan untuk mengatasi permasalahan penyakit ini.

Selain itu permasalahan hama babi hutan dan monyet yang saban hari terus mengalami kenaikan populasi menjadi ancaman serius bagi para petani kentang. Petani harus rela merogoh uang hingga jutaan rupiah untuk melakukan pemagaran lahan.

“Hama monyet mungkin masih bisa sedikit di atasi karna rombongan monyet itu biasanya datang pada siang hari. Jadi, kami masih berada di kebun. Namun untuk hama babi yang beraksi pada malam hari, terpaksa kami harus melakukan pemagaran, agar babi tidak bisa masuk. Untuk kebun ini saja, yang saya perkirakan paling berkisar seperlima hektar ini, sudah lebih dari satu juta rupiah membeli jaring untuk pagar” aku Mursal, sambil menunjukkan pagar kebun miliknya.

Mursal mengaku untuk masa tanam ini, ia hanya menanam kentang dengan 150 kg bibit. Saat ini usia tanamannya sudah 1 setengah bulan lebih, dan baru bisa di panen setelah kentang minimal berumur 3 bulan 1 minggu. Untuk 1 kg bibit kata Mursal, biasanya akan menghasilkan 10 hingga 15 kg kentang.

“Untuk produksi panen kali ini diperkirakan sekitar 1,5 ton saja, bila dilihat dari jumlah bibit yang ditanam. Masyarakat di sini belum mampu melakukan pengelolaan lahan kentang hingga hitungan hektar. Lagi pula pengelolaan kami masih sangat tradisional” ujar Mursal. (pen/dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing Terus Diguyur Hujan, Pengendara Diminta Hati-Hati

    Mandailing Terus Diguyur Hujan, Pengendara Diminta Hati-Hati

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Mandailing terus diguyur hujan hampir sebulan terakhir, para pengguna jalan terutama Jalan Lintas Sumatera mulai titik Muara Sipongi di Mandailing Natal hingga titik Sipirok di Tapanuli Selatan atau jalur Tapsel-Palas. Sejumlah supir antar kota antar provinsi kepada Mandailing Online, Minggu (28/10) mengungkapkan jalanan sepanjang wilayah Mandailing banyak yang licin akibat […]

  • HISTORISME MANDAILING

    HISTORISME MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Pengantar Nama Mandailing acapkali diletakkan pada kerangka historis yang tidak sesuai. Peletakan itu tentu karena tidak pernah melalui kajian sejarah dan arkeologi yang relevan. Hal itu yang menyebabkan distorsi sosial dalam berbagai kebutuhan. Historime Mandailing Tentu tidak mudah untuk menentukan kapan manusia dan kebudayaan Mandailing muncul pertama kali di […]

  • Mikrofon Mati di Ruang Paripurna: Wibawa DPRD Tersandung Hal Sepele

    Mikrofon Mati di Ruang Paripurna: Wibawa DPRD Tersandung Hal Sepele

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Di ruang sidang paripurna, seorang anggota dewan berbicara menyampaikan pendapat. Namun suara itu tersendat—bukan karena argumennya lemah, melainkan karena mikrofon (mic) di mejanya mati. Kelihatannya sepele. Tapi justru dari hal-hal kecil seperti inilah kualitas sebuah lembaga bisa terbaca. Sebab dalam dunia kelembagaan, fasilitas bukan sekadar alat bantu teknis. Ia […]

  • JURNALISME BENCANA

    JURNALISME BENCANA

    • calendar_month Selasa, 4 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution Wakil Direktur GEREP Institute Erupsi Gunung Sinabung beberapa tahun yang lalu selain menimbulkan korban jiwa dikalangan penduduk juga  meninggalkan luka yang mendalam dikalangan jurnalis karena salah satu jurnalis televisi nasional ikut menjadi korban. Kejadian yang mengharu birukan ini tentunya menjadi evaluasi secara total tentang pentingnya menjaga keselamatan disaat sedang menjalani tugas […]

  • Baliho Maklumat dan Kasus Taman Raja Batu

    Baliho Maklumat dan Kasus Taman Raja Batu

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Jika anda pernah melintas di jalan raya Lintas Sumatera titik Desa Parbangunan, Panyabungan Mandailing Natal pada Pebruari 2018, anda mungkin melihat satu baliho dipajang di dekat Taman Raja Batu. Baliho itu menghadap jalan raya, tak jauh dari simpang menuju komplek perkantoran pemkab Mandailing Natal (Madina) sehingga mudah terlihat oleh pelintas. Baliho itu berisi maklumat […]

  • BLSM Salah Sasaran, Sultan Minta Warga Mampu Sadar Diri

    BLSM Salah Sasaran, Sultan Minta Warga Mampu Sadar Diri

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Jakarta, – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sultan Hamengku Buwono X, Selasa 16 Juli 2013 meminta masyarakat mampu, tetapi mendapat Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) untuk sadar diri bahwa mereka tidak berhak menerima uang kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak. Sultan meminta, mereka yang mampu menyerahkan hak menerima BLSM itu kepada warga miskin. “Berikan kepada […]

expand_less