Senin, 20 Apr 2026
light_mode

KPK Geledah Rumah Keluarga Surung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jun 2013
  • print Cetak

Medan, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah salah satu rumah mewah di Medan, Senin (3/6). Rumah itu diketahui milik keluarga pengusaha Surung Panjaitan, di Jalan KH Ahmad Dahlan No.9 Medan.

Surung Panjaitan merupakan salah satu tersangka dugaan suap senilai Rp1 miliar kepada Bupati Madina (tersangka), terkait dugaan korupsi dana BDB di Pemkab Madina yang terus dikembangkan KPK.

Tim KPK tiba di kediaman Sekretaris Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (Apeksi) Sumut itu sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menumpang mobil Toyota Kijang Innova hitam. Penggeledahan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. 

Kepala Lingkungan I Kelurahan Jati, Medan Maimun, Hisar Sitanggang kepada wartawan membenarkan penggeledahan itu dilakukan tim KPK berjumlah delapan orang, satu di antaranya wanita. Sebelumnya mereka (KPK-red) meminta izin padanya untuk  penggeledahan.

Menurutnya rumah itu merupakan milik warga pendatang dan baru dua tahun tinggal di lingkungan itu. Saat tim KPK datang, rumah hanya dihuni tiga pembantu dan satu satpam yang bertugas di rumah tersebut. Mengenai pemilik rumah, sambungnya, seorang dokter yang bertugas di Jakarta.  

“Mereka (Tim KPK-red) tadi datang ada delapan orang, seorang di antaranya perempuan tapi tidak tahu siapa namanya. Mereka pakai rompi KPK saat di dalam rumah, tapi kalau di luar dibuka”, jelas Hisar.

Menurut Hisar, rumah itu merupakan milik anak Surung. Namun ia tidak tahu namanya, karena keluarga Surung belum terdaftar di lingkungan itu. Sepengetahuannya Surung kerap berada di rumah itu. 

Sita BB dan Surat 

Saat di dalam, kata Hisar, tim KPK menggeledah salah satu ruangan yang merupakan kamar kerja Surung, dan ruangan lainnya. Dari dalam rumah itu KPK menyita satu unit handphone jenis Blackberry, dan dua surat yang isinya terkait proyek.  

Di awal penggeledahan kediaman Surung, hanya tiga pembantu di rumah. Namun, belakangan sejumlah kerabat pengusaha ini berdatangan, termasuk mertuanya, boru Ritonga. Perempuan ini diantar mobil ambulan RSU Boloni.  

Setelah tim KPK pergi, wanita itu meninggalkan rumah mewah itu. Ia enggan memberikan komentar. “Jangan ajak aku bicara, lagi sakit darah tinggi aku,” sebutnya sembari berlalu ketika ditanyai wartawan.  

Selain kediaman Surung, petugas KPK juga dikabarkan kembali mendatangi kediaman Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan, Medan. Mereka juga datang ke  RSU Boloni, Jalan Mongonsidi, Medan, yang diketahui milik keluarga istri Surung Panjaitan. 

“Saya lihat di surat, penggeledahan dilakukan di tiga titik, yaitu rumah ini, RSU Boloni dan rumah bupati,” beber Hisar saat penggeledahan yang dikawal personel kepolisian. 

Sebelumnya, Kamis (16/5) lalu tim KPK juga menggeledah kantor Surung di Jalan Bima Sakti, Medan. Saat itu KPK membawa sejumlah berkas dan dua karyawati kantor itu. 

Awalnya KPK menggeledah rumah pribadi Bupati Madina, Hidayat Batubara, yang sudah ditahan KPK beberapa waktu lalu. Penggeledahan itu diduga terkait kasus suap proyek yang didanai anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) di Kabupaten Madina-Sumut. Dalam kasus ini, selain menangkap Bupati Madina Hidayat Batubara, Surung Panjaitan, KPK juga menangkap Plt Kadis PU Madina, Khairil Anwar Daulay. (analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 27 Desa di Dairi Tidak Dapat Dana Desa

    27 Desa di Dairi Tidak Dapat Dana Desa

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Sidikalang – Dipastikan 27 desa dari 161 desa di Kabupaten Dairi tidak akan mendapat bantuan dana desa dari Pemerintah Pusat pada Tahun Anggaran 2015. Karena waktu penetapan ataupun pemekaran ke 27 desa dimaksud hanya menggunakan payung hukum Peraturan Bupati (Perbup). Padahal menurut UU No 6 tahun 2014 tentang Desa penetapan satu desa harus berdasarkan […]

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Nasib Aura Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Diperkosa Abang Kandung Dikeluarkan dari Sekolah

    Nasib Aura Siswi SMP Negeri 1 Sinunukan Diperkosa Abang Kandung Dikeluarkan dari Sekolah

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Aura (15), korban pemerkosaan abang kandung yang kemudian melahirkan bayi perempuan di kebun sawit belakang sekolahnya, dikeluarkan dari sekolahnya SMP Negeri 1 Sinunukan, Jumat (25/2). Pemberhentian Aura dari sekolahnya ini, langsung disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Sinunukan, A Suryadi SPd, kepada METRO melalui telepon seluler, Jumat siang (4/3) sekira pukul 14.00 WIB. Menurut Suryadi, […]

  • Bupati Madina Cabut IUP PT Sorik Marapi Geothermal Power

    Bupati Madina Cabut IUP PT Sorik Marapi Geothermal Power

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) — Bupati Mandailing Natal (Madina), Selasa malam (9/12), dikabarkan telah mencabut IUP (izin Usaha Pertambangan) PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) dalam eksplorasi bagi pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Pencabutan ini dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi perkembangan investasi di Madina ke depan serta hilangnya peluang Sumatera Utara dalam mengatasi […]

  • Ari Rayo 1980

    Ari Rayo 1980

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan kecil: Askolani Nasution Rabu, 13 Agustus 1980 Subuh terdengar nyaring takbir di mesjid. Bertalu-talu dengan suara bedug. Anak-anak berebut memukulinya dengan dua stik rotan yang sudah disiapkan. “Allohu Akbar Walillahilhamdi….” Tanpa dibangunkan, aku langsung duduk. Tentu saja, sejak semalaman tak nyenyak tidur karena menunggu hari raya. Tikar pandan sudah digelar. Karung-karung berisi beras juga […]

  • Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    Koin Abad 11 Ditemukan di Barumun

    • calendar_month Minggu, 29 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BARUMUN (Mandailing Online) – Koin berbahan menyerupai emas beremisi 1014 ditemukan di Dusun Tarutung, Desa Hasahatan Julu, Kecamatan, Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Di koin seberat ¼ gram itu tertera tulisan Nidnei Indie dengan tahun 1014. Koin ini ditemukan dalam tanah kedalaman sekitar 1 meter ketika dilakukan penggalian pembuatan tambak ikan di desa itu oleh […]

expand_less