Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Agar Guru Semakin Maju

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


Peringatan Hari Guru tahun ini merupakan momen penting dimana para guru mendapatkan tiga kado ulang tahun, yaitu pertama, dileburnya Dirjen PMPTK menjadi Badan Pengembangan Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.

Kedua, dikeluarkannya Permendiknas No.28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah dan madrasah akan diangkat oleh pusat tidak lagi diangkat oleh walikota. Sedangkan kado yang ketiga adalah upaya pemerintah dalam memberdayakan guru agar benar-benar berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan perlindungan bagi mereka sebagaimana diamanatkan dalam UU No.14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan PP No.74 tahun 2008 tentang guru.

Memang salah satu masalah guru yang banyak menjadi perhatian publik dan pantas dicatat di Hari Guru tahun ini adalah masalah sertifikasi. Pemerintah dan pihak sekolah sibuk dengan sertifikasi guru sehingga kurang memberikan perhatian terhadap persoalan-persoalan lebih besar terutama menyangkut peningkatan kualitas pendidikan.

Hal ini seakan membenarkan stigma, persoalan sertifikasi guru menyempit ke masalah kesejahteraan. Pembicaraan berkisar pada kecilnya gaji, banyaknya pungutan, rendahnya integritas, tunjangan profesi yang kecil. Pendek kata, bolak-balik soal kesejahteraan dan kemiskinan. Karena itulah, para guru dengan berbagai cara berburu untuk bisa lolos sertifikasi. Dengan lulus sertifikasi ini, mereka akan mendapatkan tambahan satu kali gaji setiap bulannya.

Memang masalah kesejahteraan merupakan persoalan penting. Namun, dia bukanlah persoalan satu-satunya dalam konteks profesi keguruan. Di luar masalah kesejahteraan, masih banyak persoalan penting lainnya. Sungguh tidak adil jika seluruh kesalahan dan beban ditimpakan kepada guru. Mereka juga manusia biasa yang membutuhkan penghargaan sepantasnya, baik dalam bentuk imbalan gaji maupun kenaikan pangkat. Sanjungan ”pahlawan tanpa jasa” tidak cukup apabila kehidupan guru masih miskin.

Peringatan Hari Guru Nasional hendaknya dijadikan momentum, tidak sekadar persoalan kesejahteraan, juga bagaimana membuat negara ini cemerlang karena gurunya cerdas dan bermoral. Guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan dan meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik bagi masa depan bangsa.

Dalam UU Guru dan Dosen diamanatkan, guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Masalah profesionalitas guru menjadi keprihatinan bersama tanpa menafikan kenyataan perlunya perbaikana kesejahteraan. Profesionalitas berurusan dengan kompetensi bidang pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalitas. Keempat kompetensi itu bisa diperoleh melalui pendidikan khusus profesi sesuai dengan Pasal 8 UU Guru dan Dosen, dan juga lewat pengakuan jam terbang mengajar.

Di balik persoalan sertifikasi, guru kita harapkan memainkan perannya dalam hal pengadaan buku-buku pelajaran yang berkualitas bagi peserta didik. Selama ini yang menjadi sorotan masyarakat hanya dari sisinya, terutama pada setiap tahun ajaran baru. Bisnis buku pelajaran seakan menjadi ”hantu” di setiap tahun ajaran baru bagi para orangtua siswa karena ia menjadi tambahan pengeluaran yang jumlahnya tidak sedikit.

Namun yang terpenting juga menurut hemat kita adalah bagaimana mengimplementasikan ketiga kado ulangtahun. Dengan pengimplementasikan ketiga persoalan itu paling tindak jalan mulus untuk perbaikan dunia pendidikan akan semakin mulus.****
Penulis : Edy Rachmad
Sumber : Waspada e news

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Partai Beringin Karya Rekom Dahlan-Aswin

    Partai Beringin Karya Rekom Dahlan-Aswin

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Beringin Karya (Berkarya) pimpinan Muhdi PR merekomendasikan pasangan Dahlan-Aswin sebagai balon bupati/wakil bupati Madina. Dokumen rekomendasi itu diserahkan di D’San Hotel, Panyabungan, Kamis (27/8/2020) kepada pasangan Dahlan Hasan Nasution – H Aswin Parinduri. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Partai Beringin Karya Kabupaten Madina, Sutan Paimatua Lubis didampingi anggota DPRD Madina dari […]

  • Atika Sempat Usulkan Penutupan PLTP Sorik Marapi, Keselamatan Rakyat Prioritas Utama

    Atika Sempat Usulkan Penutupan PLTP Sorik Marapi, Keselamatan Rakyat Prioritas Utama

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Dulu, dalam kunjungan Komisi VII DPR RI, saya bersama Tim Investigasi pernah meminta PT. SMGP ditutup,” kata Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution dalam satu pernyataan di Panyabungan, Senin (12/9/2022). Alasannya jelas, yakni apabila PT. SMGP tidak beritikad baik menyelesaikan masalah yang ada dan tak mampu meminimalisir potensi masalah […]

  • Gubsu Kordinasikan Penanganan Bencan Madina

    Gubsu Kordinasikan Penanganan Bencan Madina

    • calendar_month Selasa, 13 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan rapat kordinasi dengan Pemkab Madina soal penanganan bencana alam di Madina. Rapat itu berlangsung di aula Hotel Rindang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Senin malam (12/11/2018) dihadiri Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution, pejabat-pejabat Pemprovsu, pejabat-pejabat Madina, pihak TNI dan Polisi. Gubernur menekankan penanganan yang segera dan […]

  • Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    Tertipu Calo CPNS? Lapor ke DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ketua Komisi A DPRD Sumut, Layari Sinukaban mengharap pelaksanaan ujian CPNS 2013 berjalan lancar dan objektif. Ia sendiri meyakini kecurangan tidak akan bisa terjadi di tingkatan panitia provinsi. Tetapi, ia juga tak mau berfirasat buruk ‘permainan’ akan dilancarkan di tingkat pusat. Namun Layari menegaskan, DPRD Sumut akan terus mengawal terwujudnya penerimaan […]

  • Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    Waspada Online akan tindak Kajati Sumut

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan (TPAPD Tapsel), yang menjadikan Walikota Medan, Rahudman Harahap sebagai tersangka, mengundang keraguan publik. Meski Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan Rahudman sebagai tersangka, penuntasan kasus ini terkesan sengaja dibiarkan. Ketidakjelasan dan lambannya proses ini karena pihak Kejati Sumut disebut-sebut telah menerima […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

expand_less