Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Wanita Tak Dikenal Diamankan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Isu penculikan anak semakin merebak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Apalagi setelah Polsek Panyabungan Kota mengamankan seorang wanita tak dikenal di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Rabu (24/11/2010).

Informasi yang diperoleh dari warga, wanita yang diduga angota sindikat penculik anak ini awalnya mau masuk ke rumah warga di Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan. Belum sempat masuk wanita ini sudah dipergoki.

Merasa curiga warga langsung mengamankan wanita tersebut. Bahkan warga sempat ingin menghajar wanita ini karena dicurigai anggota sindikat penculik anak. Belum sempat diamuk massa, anggota Polsek Panyabungan langsung mengamankan tersangka.

Setelah dibawa ke Kantor Polsek Panyabungan Kota, warga langsung mengerumuni kantor polsek untuk melihat langsung apakah wanita tersebut anggota sindikat penculik anak.

Dahlan (34), salah seorang warga yang datang ke Polsek Panyabungan Kota mengatakan, kedatangannya untuk memastikan apakah yang diamankan itu adalah sindikat penculik anak. Karena akhir-akhir ini isu penculikan anak sedang merebak di Madina.

“Saya sendiri menerima isu ini dari pesan singkat SMS, selain itu beberapa masjid juga sudah mengumumkan supaya berhati-hati menjaga anaknya,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Rabu (24/11/2010) malam, Kapolsek Panyabungan Kota AKP Zalukhu membenarkan bahwa anggotanya telah mengamankan seorang wanita tak di kenal dari Jalan Bakti ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan.

“Kita mendapat laporan dari warga ada wanita yang mencurigakan mau masuk ke rumah warga. Karena sedang marak-maraknya isu penculikan anak, makanya warga langsung menangkapnya dan melaporkannya ke polsek,” ujarnya.

Lanjut Zalukhu, pihaknya belum bisa memastikan apakah wanita yang diamankan tersebut adalah angota sindikat penculik anak. Karena saat diperiksa, omongannya selalu ngelantur.

“Sementara kita menduga wanita ini tidak waras. Kita tidak menemukan tanda pengenal atau KTP, jadi kita kesulitan untuk mengetahui tempat tinggalnya. Pengakuannya dia berasal dari Bandung, umur 37 tahun dan namanya dia tidak tau,” papar Zalukhu.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada wanita tersebut. Mengenai merebaknya isu penculikan anak di Madina akhir-akhir ini, Kapolsek mengatakan sampai saat ini belum ada yang melapor kehilangan anak. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 89 PNS yang Bolos Dilaporkan ke Menpan

    89 PNS yang Bolos Dilaporkan ke Menpan

    • calendar_month Jumat, 24 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PNS Pemprovsu Hadir 98,76% Medan- (MO), Hari pertama kerja setelah libur Idul Fitri 1433 H dan cuti bersama di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), Kamis (23/8) tingkat kehadiran para pegawai negeri sipil (PNS) 98,76 persen atau naik 0,6 persen dibanding tahun lalu yang sekitar 98,16 persen. “Terhadap PNS yang tidak hadir tanpa keterangan telah […]

  • Usai Hadiri Temu Karya, Ketua KT Madina Serahkan Bantuan untuk Pesantren di Longat

    Usai Hadiri Temu Karya, Ketua KT Madina Serahkan Bantuan untuk Pesantren di Longat

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Usai menghadiri Temu Karya ke-III Karang Taruna (KT) Panyabungan Barat di SMPN 1 Panyabungan Barat pada Sabtu (19/12), Ketua KT Mandailing Natal (Madina) Zul Kifli Nasution memberikan bantuan untuk Ponpes Darul Amin, Longat. Pesantren tersebut mengalami rusak parah akibat terjangan Aek Sarir yang meluap pada Sabtu (18/12) lalu. Penyerahan bantuan didampingi […]

  • Marbue-Bue Disopo Saba

    Marbue-Bue Disopo Saba

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Maso-maso nadung salpu pala langkama damang dohot dainang tuparusahon ima tusaba balik sanga tu saba bariba, atope tu saba jambu, ipaturema anggunan ni danak di sopo pantar gogat, marbue-buema simatobangna dadaboru papodom-podom danak anso bisa harejo marbabo eme sangape mangarabi duru. Indaba songon saro sannari papodom-podom danak logu-logu na mardorung-dorung naso tangiononkondo baen roncamna, manombo […]

  • Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    Pemkab Madina Diminta Serius Gali PAD

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, (MO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal diminta untuk lebih maksimal dan serius menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk pemerataan pembangunan di daerah tersebut. Permintaan itu disampaikan Ketua Fraksi Perjuangan Repormasi DPRD Madina, Binsar Nasution Amd kepada wartawan kemarin di Panyabungan terkait dengan ditetapkan PAD untuk Tahun 2013 sebesar Rp 45 miliar. Padahal, […]

  • Tertibkan Penambangan Emas Liar

    Tertibkan Penambangan Emas Liar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemkab Madina diminta untuk tegas menindak penambang emas liar di Kecamatan Hutabargot dan Nagajuang. Pasalnya, kegiatan ini memunculkan kontraversi di tengah-tengah masyarakat bahkan memakan korban jiwa dan luka-luka Desakan ini diajukan Keluarga Besar Mahasiswa (Gabema) Mandailing Natal (Madina) dan Fraksi Madina Bersatu DPRD Madina, kepada METRO, Senin (23/1). Sekretaris Gabema Madina, Musliadi Nasution SPd […]

  • Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) : Guru yang mengajar di Desa Tor Naincat Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal harus berjalan kaki sepanjang 2,5 kilometer. Jalan kaki pulang pergi itu melewati jalanan jenis tanah liat berlumpur. Kondisi ini akibat belum adanya jalan aspal menuju desa itu. Pantauan wartawan, Selasa (12/1), jarak tempuh dari Muara Soma, ibukota kecamatan […]

expand_less