Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Peraturan Berubah, Penyaluran Benih Padi Telat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 2 Sep 2013
  • print Cetak


PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) menyatakan penyaluran benih kepada petani melorot dari jadwal, diperkirakan baru akan tersalur pada September ini.
Keterlambatan penyaluran benih unggul ini menyebabkan terganggunya satu kali musim tanam, yakni musim tanam bulan Maret.

Melorotnya jadwal itu akibat adanya perubahan kebijakan pemerintah Jakarta tentang perubahan dari Bantuan Langsung Banih Unggul (BLBU) menjadi Bantuan Benih Subsidi (BBS) melalui BUMN yang dihunjuk oleh pemerintah pusat.

“Sehingga penyaluran benih tersebut diperkirakan baru bisa terrealisasi pada bulan September ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Peternakan Madina, Taufik Zulhenra Ritonga melalui Kabid Tanaman Pangan Holtikultura, Yaser A.Daulay kepada wartawan, Senin (2/9/2013).

Yaser mengatakan, peraturan Menteri Pertanian untuk penyaluran benih bersubsidi ini baru terbit pada bulan Juli, sehingga masih ada beberapa proses yang diperlukan.

Padahal tahun lalu penyaluran benih ini masih memakai pola BLBU secara gratis. Tetapi mulai tahun ini ada perubahan, yakni pola subsidi, dimana petani harus membayar benih unggul tersebut.

“Tahun kemarin pembagian itu masih secara gratis, berubah ke sitem petani disubsidi. Misalnya harga benih padi itu Rp.9.000 per kg, kini menjadi hanya Rp.2.200/ kg. Begitu juga dengan benih unggul lainnya atau sekitar 20 persen harus dibayar petani,” ujarnya.

Penyaluran benih itu nantinya melalui PT. Pertani. Dengan terbitnya peraturan baru ini, sosialisasi dilakukan bulan Agustus, makanya bulan September baru terrealisasi penyalurannya setelah ada pengusulan kuota atau permintaan berapa yang dibutuhkan kelompok petani.

“Peroses dimulai dari usulan kelompok tani, dikirim ke kecamatan, baru ke kabupaten dan seterusnya ke propinsi, karena wewenang benih adalah milik pusat, sementara kita sudah menyiapkan data-data yang diperlukan,” jelasnya.

“Memang jika kita perhatikan ada keterlambatan satu kali musim tanam, namun begitu kita hanya mengikuti sesuai dengan peraturan,” sebutnya.

Yaser menambahkan, benih yang mendapat bantuan dari pusat 3 jenis, yakni benih padi, jagung dan kacang kedelai.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyanyi Lagu “Na Rere” Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tapsel (Mandailing Online) – Siti Hamijah Nasution, pelantun lagu ‘Na Rere’ produksi Odang’s Production, telah meninggal dunia pada hari Minggu, 28 April 2013 kira-kira pukul 5.30 Wib di Medan. Jenazah almarhumah dikabarkan akan dikebumikan Senin (29/4) di Desa Tahalak-Ujung Gading, Batang Angkola, Tapanuli Selatan. Mijah tutup usia kurang lebih 34 tahun dan meninggalkan 2 orang […]

  • Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    Miliki Ganja, Residivis Warga Panyabungan Jae Kembali Berurusan Dengan Polisi

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – MSN alias Klara (45) seorang residivis kasus ganja, warga Desa Panyabungan Jae, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali berurusan dengan polisi Klara kembali diamankan Satresnarkoba Polres Madina karena memiliki ganja kering siap edar sebanyak 12,38 gram untuk dijual. Pria botak ini diamankan di Jalan Masjid Panyabungan Jae beserta uang […]

  • Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    Ketika Anatra Tak Hiraukan Nyawa Penumpang, Siapa Bertangungjawab?

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kecelakaan demi kecelakaan yang merenggut nyawa penumpang angkutan umum Anatra di Mandailing Natal (Madina) terus terjadi. Jika dirunut, kecelakaan umumnya terjadi di pagi jam berangkat anak-anak ke sekolah, siang aplusan murid sekolah dan sore pulang sekolah. Dan para korban, selain penumpang dewasa dan kenderaan lain yg kontra dengan Anatra, juga didominasi pelajar. Peristiwa Anatra meneyeruduk […]

  • KESUSASTRAAN MANDAILING (2)

    KESUSASTRAAN MANDAILING (2)

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Askolani Nasution (Bahan pada Sarasehan Kebudayaan Mandailing, Jakarta, 1 Juni 2013) Beberapa tonggak sastra yang berkembang di kolonial tersebut patut dicatat periode-periode pertumbuhan sastra berikut: 1.Willem Iskander (1840-1876). Ia menulis dalam bahasa Mandailing yang amat imajinatif terutama karena dipengaruhi kemampuannya yang tinggi dalam penguasaan bahasa Melayu. Karya-karyanya dipublikasikan secara luas setelah kematiannya, antara lain: […]

  • Harga Karet Di Madina Bergerak Naik

    Harga Karet Di Madina Bergerak Naik

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah lama harga karet alam membuat petani kalang kabut, kini harga terlihat bergerak naik. Pantauan wartawan di Kecamatan Kotanopan, Panyabungan dan Kecamatan Panyabungan Timur di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) penjualan getah karet di tingkat petani naik antara 800 hingga 1.000 rupiah per kilo gram. “Kita menjual karet hari ini […]

  • IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    IAIN Sumut Masih Tunggu Izin Jadi UIN

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara masih menunggu izin dari pusat terkait rencana perguruan tinggi agama Islam itu berubah status menjadi Universitas Islam Negeri. Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis di Medan, Sabtu, menyebutkan, pihaknya sudah menyampaikan berkas-berkas usulan perubahan tersebut ke Bappenas dan Kementerian PAN. […]

expand_less