Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Bupati Madina Pinjam Rp 1 M Beli Harley

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
  • print Cetak

MEDAN, – Bupati Mandailing Natal Muhammad Hidayat Batubara mengaku uang Rp 1 miliar dari Direktur PT Bumi Lestari Surung Panjaitan dipakai untuk membeli sepeda motor Harley-Davidson.

Pengakuan ini disampaikan Hidayat yang menjadi saksi kasus suap dengan terdakwa Surung Panjaitan di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (25/9/2013).

Menurutnya, uang tersebut merupakan pinjaman dan bukan uang pelicin yang diberikan Surung untuk memuluskanya sebagai pemegang proyek pembangunan di Rumah Sakit Panyabungan, Madina, senilai Rp 32 miliar.
Hidayat yang juga segera disidang itu mengaku harga Harley-Davidson yang ingin dibelinya sebesar Rp 600 juta dan baru dibayar Rp 400 juta.

“Waktu itu saya memang lagi butuh uang. Uang saya tinggal sekitar Rp 200 juta,” katanya.

Jaksa penuntut Fitroh Rohcahyanto menimpali pernyataan tersebut dengan fakta penemuan uang sebanyak kurang lebih Rp 1 miliar di rumahnya. Namun, menurut Hidayat, uang tersebut milik isterinya.

Karena membutuhkan uang, ia pun meminta Plt Kadis Pekerjaan Umum Madina Khairul Anwar untuk mencarikan pinjaman. Uang sebesar Rp 1 miliar pun berhasil didapatkan Khairul. Uang tersebut diantarkan ke rumahnya di Jalan Sei Asahan, Medan, pada 12 Mei.

Berdasarkan pemantauan tim Komisi Pemberantasan Korupsi, mulai dari saat pengambilan uang oleh Khairul dari Surung di Hotel Arya Duta sampai penyerahan ke rumah Hidayat, mereka selalu mengantisipasi penyadapan oleh KPK.

Khairul, yang biasa dipanggil Pak Juragan, mencabut materai ponsel dicopot di parkiran hotel dan sewaktu ingin mengantarkan uang Rp 1 miliar dalam pesan singkatnya ia menyebut mau mengantar “kipang”.

Meskipun beberapa saksi dan rekaman telepon menyatakan Surung mendapatkan proyek pembangunan rumah sakit karena telah memberi Rp 1 miliar, namun Hidayat tetap kukuh menyatakan uang tersebut adalah utang.

Hidayat bahkan mengaku awalnya tidak tahu uang itu berasal dari Surung karena ia sempat menolak pengusaha konstruksi rekomendasi anggota DPRD Madina Ali Mutiara itu.

Namun, kenyataannya, sehari kemudian Surung Panjaitan berkunjung ke rumahnya di Jalan Asahan, Medan.
“Kami membicarakan proyek Kota Baru. Itu kan sudah lama. Pak Surung diperkenalkan oleh Pak Khairul,” katanya.
(tribun-medan)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • UISU Akhirnya Bersatu

    UISU Akhirnya Bersatu

    • calendar_month Jumat, 13 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN , – Pasca desakan ratusan mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) di Jalan Sisingamangaraja Medan, akhirnya UISU yang sebelumnya terpecah dua, berdamai guna menyelamatkan UISU dari ancaman tutup. Penyatuan UISU Almunawarah di Jalan Sisingmangaraja dan UISU Almanar di Jalan Karya Bakti disepakati dalam satu nota kesepahaman antara kedua belah pihak. Selanjutnya, kedua pihak UISU […]

  • Ivan Iskandar Batubara Bicara ” Patujoloon Mandailing”

    Ivan Iskandar Batubara Bicara ” Patujoloon Mandailing”

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Ivan Iskandar Batubara Bacalon Bupati Madina berbicara ” Patujoloon Mandailing Natal “. Patujoloon adalah hata andung. Bahasayang tingkatannya dipake kasta yang tinggi, bukan kata yang dipakai sehari hari. Hali ini dikatakan Ivan Iskandar didepan wartawan yang bergabung di SMSI Madina Selasa 21/5) 2024. “Patujoloon Mandailing ” kata Ivan Iskandar diawali […]

  • Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    Polsek Batang Natal Tutup Mata, Aktifitas Tambang Emas Ilegal di Desa Rantobi Terus Beroperasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal -Mandailing Online: Polsek Batang Natal di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten.Mandailing Natal ( Madina ) terkesan tutup mata terhadap aktifitas tambang emas ilegal di Desa Rantobi tepatnya di Dusun Batumarsaong. Aktifitas tambang ilegal itu sendiri dilakukan mafia tambang bernama Fajaruddin. Dari pengakuan Fajaruddin sendiri bahwa aktifitas tambang emas ilegal nya itu merupakan kerjasama dengan masyarakat […]

  • Pedagang Pasar Sigalangan Minta Perlindungan DPRD

    Pedagang Pasar Sigalangan Minta Perlindungan DPRD

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan. Sebanyak 14 orang pedagang Pasar Sigalangan, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, Rabu (11/1), mendatangi kantor DPRD setempat untuk meminta perlindungan kepada dewan atas tidak meratanya pembagian kios. Pasar yang tadinya bangunan lama terbuat dari papan, kini direhab secara besar-besaran menjadi pasar dengan konstruksi bertingkat. Namun, sejumlah pedagang lama tidak kebagian kios. “Kami yang sudah puluhan […]

  • Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    Perambah Hutan Madina Masih Merajalela

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pengusaha kilang sawmill berkedol IPK dari Dinas Kehutanan Madina masih merajalela melakukan aktivitasnya dihutan Aek Nabara-Mandailing Natal,escapator dan Truck logging beraksi dimusim hujan hingga jalan menuju desa tersebut,hancur berlobang dan berlumpur. Toguan Lubis warga Aek nabara Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal,kepada wartawan Selasa (23/11) mengatakan, saat musim penghujan ini aktipitas kegiatan pengusaha kilang saw […]

  • IMAMI Indonesia Kunjungi Paya Bulan

    IMAMI Indonesia Kunjungi Paya Bulan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ikatan Masyarakat Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI), Selasa, 02 Desember 2014  mengunjungi tempat wisata Payabulan, Desa Maga Lombang, Kec.Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal. Selain menikmati indahnya alam pegunungan rombongan ini juga sempat mengabadikannya dalam foto bersama.(hol)

expand_less