Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Kolam BBI di Tapsel “Ditelantarkan”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
  • print Cetak

Tapsel (Mandailing Online) – Proyek pembangunan kolam Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) milik Dinas Perikanan Dan Kelautan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan terkesan ditelantarkan dan pembangunannya diduga asal jadi.
Dugaan tersebut diungkapkan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Sentral Informasi Gerakan Masyarakat (LSM-SIGMA) Tabagsel, Bambang (29),saat diwawancarai MedanBisnis, Rabu (23/10). Pembangunan kolam BBI yang berada di Desa Aaek Sabaon tersebut terlihat janggal karena tidak dipergunakan dan dibiarkan begitu saja.

“Bangunan kolam ikan itu tidak digunakan oleh pemerintah padahal biaya untuk membangunnya sudah memakan biaya yang sangat besar,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, bangunan yang menggunakan biaya yang besar ini sangat hancur bahkan semua kolam tidak terpakai dan terkesan pembangunannya asal jadi.

“Bukan hanya kolam yang ditelantarkan oleh pemerintah, bangunan perkantorannya yang berada di sekitar kolam BBI itu pun ikut ditelantarkan begitu saja sehingga bangunan itu terlihat seperti bangunan tua yang pembangunannya terkesan asal-asalan,” terangnya.

salah seorang warga Rahmad (42) yang tinggal di desa tersebut menerangakan kepada MedanBisnis, masyarakat sekitar mempertanyakan keberadaan bangunan dan kolam tersebut. “Seharusnya pemerintah harus mempergunakan kolam ini atau pemerintah memberikan kepada masyarakat untuk berkolam ikan di sana sehingga bisa menambah penghasilan bagi masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel saat ingin dikomfirmasi Jumat (25/10) melalui Kabid Sumber Daya Perairan Safri mengatakan kepada MedanBisnis kolam tersebut belum difungsikan dan saat ini masih ada lanjutan pembangunannya. Dijelaskan, bangunan itu dikerjakan pada tahun 2009 sehingga dia tidak tahu persis bagaimana proses tentang pembangunan kolam BBI tersebut. “Saya sebagai kabid tidak berkompeten untuk menjawab itu karena bangunan itu dibangun pada tahun 2009, sedangkan saya masuk ke kantor ini tahun 2011. Jadi agar lebih jelas coba ditanya kepada sekretaris,” papar Safri.

Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Tapsel, Bangun Hasibuan, ketika dikomfirmasi menjelaskan kolam tersebut setelah dibangun mulai tahun 2009 yang kegiatannya berjalan tahun 2010 belum pernah difungsikan dan sekarang lagi tahap pembangunan untuk saluran masuk dan ke luar air.

“Kolam tersebut belum bisa difungsikan karena belum ada saluran untuk masuk dan keluarnya air, kan sekarang saluran air itu lah yang sedang kita bangun,” jelas Bangun sembari menambahkan, tidak difungsikannya kolam tersebut dikarenakan belum ada kegiatan dan belum ada dianggarkan biaya operasional.

Bahkan, katanya, sudah pernah dibuat petugasnya tetapi karena belum ada biaya operasionalnya dan kegiatannya di sana, sehingga petugas meninggalkannya. Pembangunan BBI tersebut di Tahun 2010 mengalami putus kontrak maka pembangunannya dilanjutkan untuk anggaran di tahun berikutnya.

Bangun juga menjelaskan untuk tahun 2014 diharapkan kolam ini akan siap difungsikan dan biaya operasionalnya akan dianggarkan. “Fungsi kolam tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan bibit bagi petani ikan di daerah Tapanuli Selatan khususnya para petani ikan yang berada di daerah cakupan kolam tersebut. Daerah itu meliputi Kecamatan Marancar, Angkola Timur dan Angkola Barat,” katanya. (M.Bisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya perjalanan dinas fiktif yang mrugikan Negara sebarsa Rp77 miliar. Kerugian tersebut hanya temuan semester I Tahun 2012. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo , temuan biaya perjalanan dinas fiktif bukan hal baru bagi. Biaya perjalanan dinas fiktif tersebut adalah pekerjaan PNS nakal yang perlu dihukum dan dipertanggungjawabkan. “Ada […]

  • Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    Lencana Pancawarsa Harus Akhiri Kevakuman Pramuka

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sembilan penggerak pramuka di Mandailing Natal (Madina) memperoleh Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa. Tanda Penghargaan itu berdasar Surat Keputusan Kwartir Daerah Sumatera Utara Nomor 42 Tahun 2021 tentang Penganugerahan Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa tanggal 24 Agustus 2021 ditandatangani Ketua Kwarda Pramuka Sumut, H. Nurdin Lubis, SH.MM. Penyematan dilakukan Asisten II Pemkab […]

  • Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    Polisi Dalami 4 Peran Pelaku Tamang Emas Ilegal yang Ditangkap di Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Natal ): penangkapan pelaku tambang emas ilegal di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) oleh tim Polda Sumatera Utara dari Dirkrimsus pada senin kemaren masih pada tahap pendalaman. Hal ini diungkapkan Kadib Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan pada wartawan selasa 27/5/2025 “Anggota masih dilapangan, dan masih dalam […]

  • Ketika Ibadah Haji Dikapitalisasi, Benarkah Negara Peduli?

    Ketika Ibadah Haji Dikapitalisasi, Benarkah Negara Peduli?

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Masih rencana! Belum final! Kenapa sudah ramai? Segelintir kalimat yang sering muncul jika ada wacana kebijakan yang sedang dipublikasikan. Memang betul masih rencana dan belum final. Tetapi publikasi kebijakan yang diberitakan tidak mungkin diabaikan oleh masyarakat. Terlebih zaman serba maju dan cepat oleh internet hari ini. Jika tidak […]

  • Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    Siap-Siap, Tengah Malam Nanti Harga BBM Non-Subdidi Naik Lagi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Pertamina kembali menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Pertamina Region III, terhitung mulai Jumat (15/5) pukul 00.00 nanti harga BBM non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga Pertamax yang semula dibanderol Rp 8.800 akan naik menjadi menjadi Rp 9.600 per liter. Sedangkan Pertamax Plus naik dari […]

  • Rakorprov TPID, Sumut Distribusi Barang Diperketat

    Rakorprov TPID, Sumut Distribusi Barang Diperketat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Pandan – inflasi Sumatera Utara (Sumut) pada bulan April 2015 tercatat 0,89% dan di atas capaian nasional yang hanya 0,36%. Hal ini pun membuat inflasi Sumut secara year on year (yoy) berada dikisaran 6,84%. Tidak ayal, hal ini pun dikhawatirkan bakal mengerek inflasi Sumut sehingga target inflasi 4-5% tahun 2015 bisa gagal. Karena itu, […]

expand_less