Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Urus Naik Golongan, Guru Dimintai Uang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Nov 2013
  • print Cetak

PALUTA – Sejumlah guru di Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengaku dipersulit beberapa oknum di Dinas Pendidikan (Disdik) Paluta saat hendak mengurus naik golongan. Mereka juga dimintai sejumlah uang dengan dalih untuk menghitung angka kredit jam kerja.

Menurut guru-guru yang meminta namanya tidak dituliskan ini, meskipun sudah dimintai uang dengan nominal antara Rp1 juta sampai Rp2 juta, namun berkas kenaikan pangkat atau golongan untuk penyesuaian, tetap lama berkasnya selesai, bisa antara 2 sampai 4 bulan lamanya. Sehingga membuat kesal guru, padahal berkas ini sangat diperlukan untuk penyesuaian gaji mereka.

Bendahara KUPTD Pendidikan Kecamatan Portibi Heri Wandi, Selasa (12/11) mengakui, kalau ada sejumlah guru yang meminta tolong kepadanya untuk mengurus penyesuaian. Namun dirinya hanyalah sebatas perantara saja untuk membawa berkas ke Disdik, kemudian antara si pengurus dengan staf Disdik yang mengurus bagian inilah yang kemudian bernegoisasi untuk masalah biaya administrasi.

“Ya saya cuma perantara saja. Kalau masalah biayanya, antara si pengurus dengan staf Disdik Paluta lah yang berhubungan. Begitu SK-nya selesai, kemudian saya antarkan ke yang bersangkutan setelah diserahkan Disdik kepada saya,” ucapnya.

Dirinya membantah kalau melakukan pungutan liar (pungli), karena untuk penyesuaian biasanya biaya yang harus dikeluarkan si pengurus kepada Disdik Paluta nilainya sekitar Rp1,5 juta.
Itupun dirinya tidak menerima uangnya, melainkan kesepakatan antara si pengurus dengan Disdik Paluta.

“Apakah resmi biayanya atau tidak, menurut saya resmi karena ke BKD saja mengurus penyesuaian juga bayar kok. Kalau biasanya biayanya Rp1,5 juta dibayarkan si pengurus ke Disdik. Saya jadi merasa tidak enak hati jadinya, padahal saya berniat baik, tapi jadinya saya malah dituduh yang bukan-bukan,” tuturnya.

Sementara itu Dalil Siregar, staf yang mengurusi masalah kenaikan pangkat, golongan dan penyesuaian di Disdik Paluta membantah hal tersebut. Dirinya meminta agar yang mempunyai data untuk menyampaikan data tersebut ke Disdik Paluta untuk diperjelas. “Tidak benar semua itu. Kalau ada buktinya, sampaikan kepada kita, biar kita perjelas yang sebenarnya,” kilahnya.

Ikatan Mahasiswa Portibi Sekitarnya, PR Harahap mengecam tindakan jika benar adanya pungli tersebut, karena menyusahkan para guru dalam mengurus berkasnya, khususnya yang naik golongan ataupun penyesuaian.

“Jika memang benar adanya pungli ini dan tidak resmi pula, kita minta agar dibawa ke ranah hukum. Kepada para guru kita minta bersatu dan menyampaikannya kepada Bupati atau Sekda. Dan jika punya bukti kuat segera juga sampaikan kepada penegak hukum agar diproses,” katanya. (metro)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Kian Rusak, 7 Desa Di Naga Juang Diambang Terisolir

    Jembatan Kian Rusak, 7 Desa Di Naga Juang Diambang Terisolir

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NAGA JUANG (Mandailing Online) – Jembatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina) kian mengkhawatirkan, sebab abutmennya makin miring akibat hantaman arus Sungai Batang Gadis yang terus meluap di musim penghujan saat ini. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Naga Juang dengan jalan negara. Kondisi ini menyebabkan kecamatan yang memiliki 7 desa itu diambang terisolir. Saat ini jembatan itu […]

  • Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    Adhyaksa pantas jadi ketum PSSI

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan pemain nasional, Rully Nere, menilai Adhyaksa Dault pantas menduduki kursi Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini dicalonkan klub ISP Purwokerto. “Saya sudah mendengar pak Adhyaksa mencalonkan diri dan menganggapnya figur yang tepat menggantikan Nurdin Halid,” kata Rully Nere di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, baru-baru ini. […]

  • Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    Meriah, Resepsi Pernikahan Ustadz Solmed-April Jasmin

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nuansa merah dan emas mendominasi ruangan resepsi pernikahan Shaleh Mahmud atau akrab disapa Ustadz Solmed dan April Jasmin di sebuah mesjid di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Ahad kemarin. Pasangan yang sebelumnya telah melakukan ijab kabul pada 11 November 2011 itu nampak serasi berbalut busana khas Tapanuli Selatan. Kemegahan sangat terasa di setiap hal dalam resepsi […]

  • Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    Ketua KPU Madina : Gaji KPPS Tidak Dibebani Pajak

    • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Adanya Oknum Ketua KPPS di Kabupaten Mandailing Natal menyunat gaji KPPS dengan dalih pajak, Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) dengan tegas mengatakan, anggota KPPS yang menerima gaji tidak dibebani pajak. Kalaupun ada Ketua KPPS yang memotong gaji anggota KPPS, itu diluar perintah KPU. […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi I) Hari :  Selasa, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 16 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000938 MUHAMMAD HAIDIR POHAN 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Reses Anggota DPRD Sumut Masalah Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Siabu

    Reses Anggota DPRD Sumut Masalah Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Siabu

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Persoalan infrastruktur jalan mendominasi aspirasi masyarakat Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madia) yang disampaikan saat menghadiri reses anggota DPRD Sumut, Ti Aisah Ritonga, yang dipusatkan di aula Kantor Camat Siabu, Rabu (8/2). Masalah lainnya adalah persoalan tapal batas antara Madina-Tapsel, yang jika tidak segera dituntaskan dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan yang sangat rumit.Hal itu disampaikan […]

expand_less