Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Aek Sabut Meluap, 8 Hektar Padi Siap Panen Hanyut dan Terendam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 20 Nov 2013
  • print Cetak

Gambar tanaman padi yang dilantak arus sungai Aek Sabut di Desa Simpang Duhu, Ulu Pungkut

ULU PUNGKUT (Mandailing Online) – Sungai Aek Sabut meluap, Senin malam (18/11/2013) menyebabkan tanaman padi siap panen sekira 8 hektar hanyut dan terrendam di titik desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Keterngan yang dihimpun di lapangan, Selasa (19/11) menyebutkan Aek Sabut ini meluap akibat curah hujan yang tinggi sejak Senin sore serta akumulasi musim penghujan dalam sebulan terakhir.

Kepala Desa Simpang Duhu Lombang, Bardansyah Lubis (40) yang dijumpai di lokasi kejadian mengatakan padi di areal perawahan di sepanjang pinggir sungai sebagian satu atau dua hari lagi sudah direncanakan panen oleh masing-masing petani, tetapi akhirnya dilantak arus sungai.

“Bahkan, beberapa petani kemarin sudah ada yang memanen padinya. Tapi karena panennya belum siap, padinya ditumpukkan di areal persawahan, akibat meluapnya sungai ini tumpukan padi yang baru dipanen itupun hanyut,” ungkapnya.

Dijelaskannya, selama kurun waktu 40 tahun, baru kali ini sungai Aek Sabut meluap. Sejauh ini jumlah kerugian yang di alami petani belum bisa dipastikannya.

“Kita masih melakukan pendataan, namun yang jelas sedikitnya 8 hektar areal sawah ini tidak bisa panen lagi, begitu juga dengan korban jiwa tidak ada,” imbuhnya.

Bardansyah berharap agar pihak terkait segera turun tangan untuk membantu warganya yang tertimpa musibah tersebut.

“Kasihan kita melihat warga, panen ini satu-satunya harapan mereka untuk belanja 6 bulan ke depan. Begitu juga untuk biaya sekolah anak-anaknya, serta keperluan lainnya, namun harapan itu sirna karena banjirnya sungai ini,” ujarnya.

Di hari yang sama, Aziz (50) salah seorang petani pemilik padi hanyut mengaku sangat sedih melihat sawahnya sudah rata dengan air.

“Rencananya dua hari lagi, padi ini akan saya panen, namun akibat meluapnya sungai ini semuanya sudah hanyut,” katanya mendesah.

Anggota DPRD Madina, Rahmat Rizky Daulay yang di jumpai di tempat terpisah mendesak Pemkab Madina agar segera turun tangan menginventarisasi dan membantu para petani yang sawahnya dihayutkan air.

“Kita mendesak Pemkab Madina segera turun tangan untuk membantu petani, sawah itu harapan mereka satu-satunya,” singkatnya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Tambang Emas Ilegal Kotanopan Seolah Taktakut Kapoldasu

    Pelaku Tambang Emas Ilegal Kotanopan Seolah Taktakut Kapoldasu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Baru sehari Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH intruksi kepada Kapolres Madina, AKBP Arie Sopandi Paloh agar  pelaku tambang emas ilegalsi Madina ditertipkan. Aktifitas tambang emas ilegal dikota nopan justru beroperasi dengan leluasa seolah tak takut pada jendral bintang dua tersebut. Sumber Media di Kecamatan Kotanopan […]

  • Harga Cabai Terjun Bebas

    Harga Cabai Terjun Bebas

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Petani cabai merah di Aek Galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tampaknya harus bersabar. Perkiraan bahwa harga cabai merah akan meroket menjelang bulan puasa, ternyata meleset. Harga cabai merah saat ini hanya Rp8.000 sampai Rp10.000 per kilogramnya. “Demi mengejar untung, kita sudah menanam cabai merah di atas lahan 1 ha […]

  • Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    Bupati Madina Sampaikan LKPJ TA 2012

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara menyampikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2012 kepada DPRD Madina dalam rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua Safaruddin Ansari Nasution, Rabu (17/4). Bupati dalam nota pengantarnya mengatakan, bahwa LKPJ ini merupakan laporan penyelenggaran pemerintah selama satu tahun anggaran, juga sebagai salah satu […]

  • 30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    30% rakyat Indonesia tanpa listrik

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Indonesia masih kekurangan listrik. Sedikitnya 30 persen rakyat Indonesia saat ini belum menikmati listrik. Hal itu ditegaskan Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Unsur Pemangku Kepentingan, Tumiran. Meski menolak dikatakan krisis, namun dia mengakui masih banyak daerah di Indonesia yang kekurangan energi. “Banyak daerah yang dipotret betul oleh DEN, masih banyak kekurangan,” katanya. […]

  • Minimarket Indomaret Disegel Pemkab Madina

    Minimarket Indomaret Disegel Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Akibat tidak mempunyai Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) PT Indomaret yang bertempat di Kelurahan Sipolu- Polu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di segel oleh pemkab Madina,  melalui  Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) yang di bantu oleh Satpol PP, Jumat (31/01).(hol)

  • DCS Dapil 5 NASDEM Madina

    DCS Dapil 5 NASDEM Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari NASDEM Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less