Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Ratusan Orang Berseragam OKP Serang Polantas

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 9 Des 2013
  • print Cetak

MEDAN –  Ratusan orang mengenakan atribut Organisasi Kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK), menyerang tiga orang petugas Polisi Lalu Lintas Polresta Medan yang sedang bertugas di Jalan Balaikota perempatan Jalan Raden Saleh Kecamatan Medan Barat, Sabtu (7/12) sore. Bahkan, ratusan orang mengenakan atribut IPK yang mengendarai sepeda motor itu sempat menyerang Pos Lalu Lintas di lokasi itu, hingga mengalami kerusakan. Sementara tiga Polisi Lalu Lintas yang diketahui adalah Aiptu Trisno, Bripka Jangga dan Briptu, berhasil menyelamatkan diri.

Informasi diterima Sumut Pos, kejadian itu bermula dari ratusan orang mengenakan atribut OKP dan mengendarai sepeda motor itu, melintas di Jalan Balai Kota. Karena hampir seluruh orang mengenakan atribut OKP itu, maka Petugas Lalu Lintas yang sedang bertugas, mencoba menghentikan laju sepeda motor yang dikendarai ratusan orang berseragam OKP itu. Saat itulah, ratusan orang berseragam OKP yang dikabarkan usai mengikuti pelantikan di kawasan Jalan Cik Ditiro , malah memaki dan langsung menyerang petugas.

Atas kejadian itu, tiga orang petugas lalu lintas itu langsung lari menyelamatkan diri, sembari menginformasikan kejadian itu melalui Handle Talky (HT). Seketika, informasi itu direspon cepat oleh Polresta Medan dan jajarannya. Bahkan, Kapolresta Medan, Kombes Pol Nico Afinta yang mendapat informasi, juga turut turun ke lokasi kejadian. Hasilnya, mantan Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya itu, langsung memutar arah ke Jalan Putri Hijau.

“Begitu saya lihat mereka, langsung saya hentikan. Saya bertiga dengan dua orang ajudan saya. Mereka tidak melawan dan saya panggil anggota untuk menjemputnya. Saat itu, mereka ada sekitar 13 orang, ” ungkap Nico saat di Polresta Medan.

Lebih lanjut, Nico menyebut kalau pihaknya akan bersikap tegas terhadap aksi premanisme. Dikatakannya, aksi premanisme semakin beringas hingga berani menyerang Polisi. Untuk itu, disebut Perwira Polisi dengan pangkat 3 melati di pundaknya itu, para mereka yang berhasil diamankan, akan dikenakan pasal penyerangan terhadap petugas dan pengrusakan secara bersama-sama terhadap Pos Polisi. Bahkan, dikatakannya kalau pihaknya akan memanggil Pemimpin OKP bersangkutan tersebut.

“Kita juga akan mengambil cctv di sekitar lokasi kejadian. Begitu juga dengan saksi akan kita panggil untuk melengkapi pemeriksaan kasus ini,” tambah Nico didampimgi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak.

Pantau Sumut Pos di Polresta Medan, usai diamankannya 13 orang berseragam OKP IPK itu dari kawasan Jalan Putri Hijau, terlihat Polisi kembali berhasil menangkap seorang berseragam OKP IPK dari kawasan Lapangan Merdeka. Selanjutnya, sekitar 20 orang berseragam OKP IPK dari Titi Gantung, juga berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolresta Medan. Selanjutnya, 6 orang berseragam OKP IPK, juga berhasil diamankan dari Jalan MT Haryono dan Jalan Sutomo lalu diamankan ke Polresta Medan.

“Kami sedang duduk-duduk di Titi Gantung dan tidak tahu kami soal penyerangan itu. Tiba-tiba kami ditangkap dan dibawa paksa ke sini, ” ungkap salah seorang yang ikut diamankan mengaku bernama Ucok saat ditemui Sumut Pos di Polresta Medan.

Sementara itu, diketahui kalau Polresta Medan beserta jajarannya, langsung bergerak cepat dan menyisir hampir seluruh wilayah huku Polresta Medannp, untuk mencari para tersangka. Bahkan monitor Handle Talky yangdigunakan Polresta Medan, terus menginformasi perkembangan kejadian itu. Hingga malam,  pengejaran terhadap para pelaku itu masih terus dilakukan.(sumut pos)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    Jangan Biarkan Illegal Logging dan Togel Marak di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Portibi DNP) : Dugaan aktifitas praktik perambahan hutan secara liar di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan Batang Natal dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal, diminta jangan dibiarkan. Oleh karena itu Kepala Kepolisian Daerah (Kapoldasu), Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro diminta turun tangan terhadap praktik ilegal tersebut. Apalagi, menurut informasi diterima, perambahan hutan secara liar […]

  • Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Saparuddin Haji menilai Pemkab Madina masih lamban merealisasikan pembangunan tahun ini. Padahal APBD Tahun anggaran 2014 telah disahkan pada Desember 2013 lalu, namun hingga Mei ini belum ada titik terang pelaksanaan pembangunan tersebut. “Harusnya dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran, dan tidak tercipta […]

  • Ketua Umum Anti Narkoba Sumut Minta kapoldasu sidik kasus tangkap lepas Narkoba Ganja di Madina

    Ketua Umum Anti Narkoba Sumut Minta kapoldasu sidik kasus tangkap lepas Narkoba Ganja di Madina

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja yang di lakukan Mapolres Madina ternyata menjadi sorotan bagi ketua Umum Anti Narkoba Usman “ Jabrik “ siregar untuk angkat bicara. Kepada Berita di panyabungan kemaren beliau mengatakan kasus tangkap lepas ke 6 tersangka Narkoba Ganja ini di nilai sangat ganjil dan terkesan di duga adanya suatu […]

  • Hidayat Divonis 5,5 Tahun

    Hidayat Divonis 5,5 Tahun

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    MEDAN – Bupati Mandailing Natal Nonaktif Hidayat Batubara dihukum penjara 5,5 tahun oleh hakim Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (22/1). Saat menjalani sidang, terdakwa Hidayat kerap melontarkan sikap yang plinplan. Hidayat sempat mengaku bersalah sambil menangis. Namun setelah JPU KPK menuntutnya 8 tahun penjara, adik kandung Ketua Kadin Sumut ini menolak mengaku bersalah. Majelis hakim yang […]

  • Kapolda Copot Kapolres Siantar

    Kapolda Copot Kapolres Siantar

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dilaporkan Siksa Wartawan Trans TV, AKBP Fatori Membantah Diusut Propam, Diancam Sanksi Kode Etika dan Pidana MEDAN- Sikap tak terpuji Kapolres Siantar AKBP Drs Fatori SIK membuat Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno berang. Dampaknya tak tanggung-tangung, Fatori dicopot dari jabatannya lantaran diduga menganiaya Andi Siahaan (37), wartawan kontributor Trans TV di Pematang Siantar. ”Indikasi ada. Sekarang […]

  • KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    KHILAFAH DALAM TIMBANGAN SYARIAH DAN SEJARAH

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN) menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Film ini didasarkan pada sebuah riset ilmiah yang cukup panjang. Sebagaimana judulnya, film ini mengungkap jejak Khilafah di Nusantara dari sisi sejarah. Adanya jejak Khilafah di Nusantara antara lain terungkap dalam sambutan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) […]

expand_less