Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

DPRD Madina: PT M3 Rugikan Negara 500 Milyar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Des 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenis izin tambang yang dikantongi PT. Madina Madani Mining (M3) dengan aplikasi di lapangan diduga tak sama menyebabkan negara dirugikan sekitar 500 juta rupiah.

“Seperti permasalahan IUP, yang awalnya diduga hanya berupa izin Bauksit, namun perusahaan itu telah memproduksi emas, sehingga PT M3 melakukan penambangan yang tidak sesuai dengan izin yang mereka miliki,” kata anggota DPRD Madina, Dodi Martua, Kamis (12/12/2013).

Akibatnya, kerugian negara mencapai 500 milyar rupiah. Berdasar temuan Fraksi Bersatu DPRD Madina, diperkirakan perusahaan itu menghasilkan emas rata-rata 10 kilogram per hari.

“Kerugian negara lainnya berupa tidak dibayarnya pajak PPN, begitu juga pajak dari tenaga kerja asing yang ikut dalam perusahaan itu,” ungkap Dodi.

Dodi menyatakan, PT M3 merupakan salah satu perusahaan hitam yang berkegiatan di wilayah Kabupaten Madina, dan Fraksi Madina Bersatu sendiri dikatakan Dodi telah melakukan investigasi di lapangan dan banyak menerima laporan dan pengaduan berbagai elemen masyarakat terkait dugaan pelanggaran serta penyimpangan yang dilakukan perusahaan itu.

“Selain itu, sambungnya. PT M3 juga diduga tidak membayar biaya jaminan sebelum ditertibkannya izin usaha pertambangan, lalu tidak dibayarnya biaya jaminan reklamasi tambang, tidak dibayarnya jaminan paska tambang, masih kecilnya pembiayaan pemberdayaan masyarakat sekitar tambang, dan tidak dibayarnya royalti kepada negara sebesar 3,75 persen sesuai dengan PP nomor 24 tahun 2001,” bebernya.

Dari berbagai temuan Fraksi Madina Bersatu di lapangan, menurut Dodi kehadiran PT M3 di Madina telah melanggar ketentuan tentang pertambangan mineral dan batubara. Selain mengangkangi peraturan dan ketentuan undang-undang, kehadiran PT M3 juga menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat Madina.

“Kami berharap saudara Plt Bupati Madina meresfon permasalahan ini dan segera bertindak untuk mengevaluasi keberadaan perusahaan tambang PT M3, untuk menentukan kebijakan yang sesuai dengan ketentuan hukum, dan jika benar PT M3 telah melanggar berbagai dugaan itu,” katanya.

“Kami minta Plt Bupati tegas dan mencabut IUP perusahaan itu, dan kami dari Fraksi akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas,” tamba Dodi.

Sejauh ini be;um ada konfirmasi dari pihak PT.M3 terkait temuan DPRD Madina itu.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    Tangani Stunting, Atika Bentuk Dua Tim

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan pihaknya akan membentuk dua tim untuk menangani masalah stunting di Madina. Dua tim yang dibentuk akan bekerja dua arah, tetapi satu tujuan. “Dua arah satu tujuan itu, menyiapkan tim koreksi (data) dan tim penurunan stunting. Kemudian update, aksi kompetensi di […]

  • Tolak Eksekusi Aset UOB, KPKNL Medan Dilaporkan ke KPK

    Tolak Eksekusi Aset UOB, KPKNL Medan Dilaporkan ke KPK

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penolakan eksekusi dan pelelangan oleh pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan terhadap dua aset milik UOB Singapura di Medan, berbuntut panjang. Pihak PT Abdi Rakyat Bhakti (ARB) segera membuat pengaduan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Pernyataan ini disampaikan Humas PT ARB Edi Sutrisno kepada wartawan, Rabu (16/03/2011) sore, usai […]

  • Ratusan Kader IMA MADINA Latihan Kepemimpinan

    Ratusan Kader IMA MADINA Latihan Kepemimpinan

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – DPP IMA MADINA (Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal)megadakan training leadership terhadap kader se- Kota Medan berlangsung dari 12 hingg 14 Oktober 2012 di perkemahan Sibolangit. “Peserta training leadership ini berjumlah 300 orang terdiri dari berbagai cabang Ima Madina se-Kota Medan yaitu UNIMED, IAIN, UMSU, ITM, USU, UMA dan UISU, ungkap ketua panitia, […]

  • Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Salah SEorang yang Selamat PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang. Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di […]

  • Meninjau Kembali “Eksperimentasi” Pilkada Langsung Di Indonesia

    Meninjau Kembali “Eksperimentasi” Pilkada Langsung Di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pilkada melalui perwakilan DPRD menurut saya merupakan pilihan rasional di tengah-tengah situasi yang ”berisik’ akibat dari ’politik sebagai panglima’ yang mengakibatkan terbengkelainya pembangunan ekonomi sekarang ini. Oleh: Tri Ratnawati Di era ‘kapitalisasi pilkada’ saat ini, figur-figur berduit atau yang dipasoki dana oleh pihak lain, peluang mereka untuk memenangi pilkada langsung cenderung besar dengan cara money […]

  • Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat […]

expand_less