Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode

8 Kecamatan Rawan Longsor, 6 Rawan Banjir

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
  • print Cetak

PALUTA – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Paluta menyusun profile daerah rawan bencana dalam bentuk peta (map) rawan bencana. Tujuannya mengidentifikasi kawasan rawan bencana dan permasalahannya.

Berdasarkan data dan analisa BPBD, kawasan rawan bencana banjir meliputi 6 kecamatan yakni Kecamatan Dolok, Dolok Sigompulon, Simangambat, Portibi, Padang Bolak dan Batang Onang.
Untuk kawasan rawan bencana longsor terjadi di 8 kecamatan antara lain Kecamatan Dolok, Dolok Sigompulon, Halongonan, Padang Bolak, Padang Bolak Julu, Batang Onang, Hulu Sihapas dan Portibi.

Sedangkan untuk kawasan rawan bencana kebakaran terjadi di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Dolok Sigompulon, Padang Bolak, Batang Onang, Hulu Sihapas dan Halongonan.

“Atau dengan kata lain, kita memetakan dan mengidentifikasi daerah-daerah rawan bencana sehingga dapat memberikan informasi-informasi yang terkait dengan bencana serta dapat menentukan lokasi daerah rawan bencana tersebut didalam peta. Kemudian hasil peta rawan bencana ini nantinya dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan untuk mengantisipasi dan penanggulangan bencana,” ungkap Kepala BPBD Paluta Ridi AP dikantornya, Kamis (2/1).

Kepada wartawan  Ridi AP menjelaskan tentang dampak bencana di Paluta dimana semakin tinggi ancaman bahaya di suatu daerah maka semakin tinggi resiko daerah tersebut terkena bencana.

Kemudian katanya, berdasarkan dari survei lokasi rawan bencana dan hasil wawancara masing-masing camat dan penduduk setempat, pada umumnya akses jalan daerah-daerah rawan bencana di Paluta sangat memprihatinkan karena menurutnya masih banyak ditemukan jalan yang rusak dan bahkan juga dari suatu desa ke desa lain harus menyeberangi sungai dengan menggunakan getek (rakit papan) sehingga jika terjadi bencana masyarakat akan kesulitan untuk menuju lokasi untuk proses evakuasi.

“Wawancara kepada camat dan penduduk setempat sudah kita lakukan dan hasilnya akan kita buat dalam bentuk peta agar antisipasi dini terhadap bencana itu bisa teratasi,” ujarnya. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    ‎Masyarakat Huta Tinggi Sambut Tim Safari Ramadhan NU

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Ratusan masyarakat Desa Huta Tinggi Kecamatan Puncak Sorik Marapi menyambut baik kehadiran Tim Safari Ramadhan Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Selasa, 07,07,2015. Acara yang dilaksanakan di Mesjid Nurul Iman tersebut tiba-tiba ramai dan padat dengan kehadiran tim safari Ramadhan NU. Kepala Desa Huta Tinggi Syarifuddin Nasution mengucapkan terima kasih atas kehadiran tim safari Ramadhan […]

  • Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    Saparuddin Haji : Ingin Perubahan Madina Lebih Baik, Pilihannya Harus-Ichwan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan (Mandailing Online): “Kabupaten Mandailing Natal membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki mentalitas membangun dan mensejahteraan masyarakat lewat berbagai program peningkatan perekonomi. Saya melihat strategi ini sda ditangan pasangan calon bupati dan wakil bupati nonor 1 Harun-Ichwan,” kata Saparuddin Haji ( Akong ). Menurut mantan Ketua Kadin Madina itu, mentalitas pembangunan yang baik dapat ditandai dengan […]

  • Video: Tim Penilai Kecamatan dari Provinsi Tiba di Siabu

    Video: Tim Penilai Kecamatan dari Provinsi Tiba di Siabu

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Tim penilai kelayakan kecamatan dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tiba di Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina), Senin (10/10). Tim ini dijadwalkan memberikan penilaian dan pembinaan untuk Kecamatan Siabu yang dicanangkan ikut penilaian tingkat provinsi. Peliput: Jakfar

  • Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    Sungai Batang Gadis Hasilkan Listrik 30 MW, Pemkab Madina Harus Lirik

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis di titik Lumpatan Babiat memiliki potensi penghasil listrik puluhan Mega Watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Volume arus air di sungai ini sangat besar karena adanya pertemuan dua suangi besar yang menyatu,yakni Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola. Berdasar data Mandailing Online, […]

  • Kunjungan Gubsu di Madina Positif

    Kunjungan Gubsu di Madina Positif

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kehadiran Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Eddy Rahmayadi di Mandailing Natal (Madina), Selasa (29/8/2023) sangat positif untuk daerah ini. Volume kehadiran Rahmayadi di Madina bukti perhatian besar gubernur pada kabupaten ini. “Mestinya kita berterima kasih Gubsu sering ke Madina itu bukti dia cinta Madina. Banyak hal peran Pemprovsu membangun Sumut di Madina,” […]

  • Perolehan Suara Sementara di Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Timur

    Perolehan Suara Sementara di Panyabungan, Panyabungan Barat, Panyabungan Timur

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Data sementara di Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Timur pasangan Dahlan-Sukhairi masih unggul. Panyabungan Barat Yusuf-Imron unggul. Hingga pukul 1.16 WIB Kamis dini hari (10/12), data sementara rekapitulasi di website KPU Madina, pasangan Yusuf-Imron meraih suara 2.943, Dahlan-Sukhairi 5.032, Saparuddin-Miswaruddin 1.421. perolehan sementara itu berasal dari 42 TPS dari total 168 TPS di […]

expand_less