Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Madina Harus Seriusi Sektor Pendidikan Agama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) harus mendorong semakin berkembangnya pondok pesantren dan MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah), pendidikan keagamaan dan kejuruan terkait dalam upaya lebih membumikan religiusitas dalam sendi-sendi kehidupan di Madina.

Itu dikatakan Sekretaris DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Madina, Irwansyah Lubis SH yang juga anggota DPRD Madina, Kamis (2/1/2014.

PPP sendiri dalam APBD Madina 2014, telah memperjuangkan penambahan anggaran untuk pendidikan keagamaan berupa upaya menaikkan insentif guru Pontren dan MDA. Namun karena keterbatasan anggaran, Pemkab Madina menjanjikan akan mengabulkan itu pada Perubahan APBD nantinya.

Setidaknya insentif guru Pontren dan MDA dari Pemkab Madina sama dengan insentif guru mengaji Magrib yaitu sebesar Rp200-250 ribu perbulan, dari selama ini hanya Rp 100 ribu per bulan.

“Ini sudah sering kita perjuangkan setiap pembahasan anggaran, namun mengingat keterbatasan anggaran, Pemkab Madina menjanjikan akan menampung itu pada perubahan APBD tahun ini juga. Harapan kami Pemkab Madina tidak menundanya lagi, karena kita sangat prihatin melihat gaji yang diperoleh para ulama dan ustadz-ustadzah kita,” ujarnya seperti dikutip Harian Metro Tabagsel.

“Bagaimana bisa mereka mengajar maksimal jika gaji yang diperoleh tidak bisa mencukupi kebutuhan mereka, artinya ini demi perbaikan pendidikan keagamaan di Madina, sebab yang namanya lembaga pendidikan semuanya adalah sama,” ungkap Irwansyah yang juga Caleg DPRD Madina dari PPP Dapil 3 nomor urut 1 itu.

Selain pendidikan keagamaan, Pemkab Madina juga harus memperhatikan pendidikan kejuruan yaitu SMK baik negeri maupun swasta, dan saat ini memang yang paling urgen dan diprioritaskan bukan lagi pendidikan gratis tetapi peningkatan mutu pendidikan di sekolah kejuruan.

“Sekolah Kejuruan sebagai upaya mencetak tenaga ahli dan terampil, mengingat daerah kita memiliki potensi Sumber Daya Alam yang kaya dan sungguh luar biasa. Namun tidak bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat hanya disebabkan tidak adanya tenaga ahli dan terampil, misalnya potensi pertambangan, perkebunan dan pertanian yang luar biasa,” jelasnya.

“Ironisnya sampai sekarang kita belum mampu mendirikan sekolah khusus di bidang itu, meskipun tidak dengan mendirikan sekolah khusus setidaknya indikator dalam pemberdayaan potensi alam yang ada di daerah kita bisa disinkronkan dengan melengkapi sarana dan fasilitas di sekolah, sehingga ke depan lahir lulusan sekolah kejuruan di Madina yang siap kerja dan ahli di bidangnya untuk mengelola SDA yang ada di Madina agar benar-benar kekayaan alam itu bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya lagi.

Selain itu, sistem pelayanan kesehatan gratis yang dicanangkan Pemkab juga perlu dipertajam agar lebih objektif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, misalnya dengan program pelayanan kesehatan berbasis desa.

“Efektifnya adalah dengan memaksimalkan pelayanan kesehatan di tingkat desa misalnya melengkapi alat kesehatan di Poskesdes, tenaga medis harus stand by 24 jam, sehingga tidak terjadi seperti selama ini, pelayanan kesehatan di tingkat desa seolah-olah tidak ada akibat seringnya petugas kesehatan merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum atau Puskesmas.

Yang berakibat program peningkatan pelayanan kesehatan pemerintah itu tidak berjalan, dan inilah yang akan kami perjuangkan ke depan, semoga paradigma dan program yang selama ini bisa lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat Madina,” tambahnya.

Sumber: Metro Tabagsel (JPNN)
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mesin Penjual Otomatis Menjual Bra

    Mesin Penjual Otomatis Menjual Bra

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Kalau biasanya vending machine (mesin penjual otomatis, red) di Indonesia atau negara lain menjual makanan kering, minuman, dan rokok, vending machine di Jepang juga menjual bra. Mesin penjual otomatis ini akan memulai debutnya di Jepang dan akan membuat para wanita dengan mudah membeli pakaian dalam mereka di mana-mana. Sebagaimana dilansir Ubergizmo, vending machine ini telah […]

  • Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hama tikus saat ini masih menjadi ancaman bagi pertanian, khusunya padi. Untuk mengatasinya, telah dilakukan berbagai upaya pengendalian terpadu yang dianggap cocok agar bisa menekan kerugian. Dosen IPB University dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Swastiko Priyambodo mengatakan, relief Candi Borobudur menunjukkan bahwa tikus sejak dulu telah menjadi hama padi sejak dulu. Sampai dengan saat […]

  • Hari Listrik Nasional ke 65, PLN Ranting Panyabungan Tingkatkan Pelayanan

    Hari Listrik Nasional ke 65, PLN Ranting Panyabungan Tingkatkan Pelayanan

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Dalam rangka mensukseskan program Hari Listrik Nasional (HLN) ke 65, PLN Ranting Panyabungan meningkatkan pelayanan dengan mengunjungi ke rumah-rumah pelanggan sambungan baru, khususnya warga telah bermohon sambungan baru. Manager PLN Ranting Panyabungan, Pardomuan Nasution melalui K Sitompul serta sejumlah Supervisor lainnya yakni R Sianturi, Rahman Tambunan, Eryan Tresnadi, Emi Robiah Nasution kepada METRO, Kamis […]

  • PUNCAK GUNUNG SORIK MARAPI

    PUNCAK GUNUNG SORIK MARAPI

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEMANDANG LANGIT – Seorang pria berdiri memandang langit di puncak gunung Sorik Marapi, Mandailing Natal berlatar depan tanaman perdu. Puncak gunung ini memiliki hamparan relatif luas ditumbuhi tanaman jenis perdu yang mengelilingi kawahnya. Peliput : Holik Nasution / Editor : Dahlan Batubara    

  • B A B I A T (Episode 3)

    B A B I A T (Episode 3)

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan   Pembicaraan tersebut rupanya menarik perhatian si Burhan, seorang pemuda desa tersebut, seorang pemuda yang baru meraih gelar sarjananya di tanah Jawa. Kebetulan dia sedang pulang, mengantar pulang orang tuanya yang baru menghadiri wisudanya. Pagi itu sengaja datang ke kedai kopi hendak membeli nasi ketan dan pisang goreng kesukaannya. Sudah lama dia […]

  • UMK Kota Medan direvisi Rp2 juta

    UMK Kota Medan direvisi Rp2 juta

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Upah Minimum Kota Medan (UMK) 2013 yang baru saja ditetapkan oleh Dewan Pengupahan Kota Medan senilai Rp1.460.000,- akan segera direvisi. Hal ini dilakukan setelah sejumlah elemen buruh yang tergabung di dalam Mejelis Pekerja Buruh Sumatera Utara, dipimpin oleh Minggu Saragih, melakukan demo unjuk rasa dengan cara damai di Balai Kota Medan, hari […]

expand_less