Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Permenkeu 131 ‘Bunuh’ Industri Rokok Kecil 17 Maret 2014

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA – Asosiasi industri rokok kecil dan menengah yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Indonesia (FORMASI) mendesak pemerintah meninjau kembali tentang pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 131 tahun 2013.

PMK 131 sendiri mengatur tentang penetapan golongan dan tarif cukai hasil tembakau terhadap pengusaha pabrik hasil tembakau yang memiliki hubungan keterkaitan.

Ketua Harian FORMASI Heri Susianto mengatakan, tujuan pemerintah untuk meregulasi afiliasi atau hubungan keterkaitan khususnya yang dimiliki pabrikan skala besar tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Terlebih saat ini pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum menghasilkan tindakan nyata semenjak diberlakukan PMK 131 pada bulan September 2013 lalu.

“Ini semua karena grup afiliasi pabrikan besar tersebut sudah langsung bersiasat untuk menghindari peraturan afiliasi itu, dan ketika PMK 131 diberlakukan,” kata Heri dalam siaran persnya, Minggu (16/3).

Dia menuding para grup afiliasi ini sudah dalam posisi aman dari sisi legalitasnya kendati ada 1-2 pabriknya yang sengaja dikorbankan masuk golongan satu, namun kenyataannya sebagian besar dari grup afiliasi tersebut masih aman dan leluasa bermain di golongan rendah.

“Malah ironisnya yang dibidik oleh pihak Bea Cukai adalah kelompok di golongan Kecil Menengah. Kami mendukung pemerintah dalam mengatur hubungan keterkaitan untuk menciptakan iklim usaha kondusif berlaku disetiap golongan baik golongan besar maupun golongan menengah kecil,” paparnya.

Permasalahan ini lanjut Heri, berawal dari praktik yang dilakukan oleh pabrikan besar dengan membentuk afliasi yang bermain di golongan dua dan tiga. FORMASI kata dia, telah berjuang sejak 2010 lalu agar pangsa pasar yang dimiliki di golongan dua dan tiga  tidak terus dicaplok oleh grup afliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar.

“Sudah empat tahun dengan berbagai perubahan PMK tentang hubungan keterkaitan yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, tapi sampai saat ini belum terlihat hasil yang konkret,” sesalnya.

Lebih lanjut pihaknya meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan mengkaji lagi regulasi hubungan keterkaitan agar bisa berjalan lebih efektif, konkret, ketat dan harus diberlakukan khusus untuk golongan satu dan grup afiliasinya.

“Pada dasarnya kita harus kembali kepada tujuan awal dari regulasi ini. Solusinya adalah bagaimana pemerintah bisa membuat regulasi kepada afiliasi yang dimiliki oleh pabrikan besar yang masih bermain di golongan kami demi terciptanya kesetaraan usaha antara besar dan menengah kecil. Kita ingin golongan kami steril dari invasi afliasi pabrikan besar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, FORMASI adalah asosiasi industri rokok kecil dan  menengah di Indonesia yang berkantor pusat di Malang, Jawa Timur. Asosiasi pimpinan Ali Khosin ini memiliki berbagai cabang yang sudah terbentuk di beberapa kota yang menjadi sentra industri Kretek antara lain Kudus, Tulungagung, Blitar, maupun Jombang. (Okz/Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prestasi Atlit Madina Dikhawatirkan Terpuruk di Porwilsu

    Prestasi Atlit Madina Dikhawatirkan Terpuruk di Porwilsu

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Prestasi atlit Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dikhawatirkan melorot tajam di even Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) tahun depan. Pasalnya, aktifitas seluruh pengurus cabang olah raga (pengcab) di Madina, baik pembinaan dan pelatihan atlit maupun kegiatan lainnya nyaris tak ada selama tahun 2013 ini akibat tidak adanya dana KONI yang dianggarkan […]

  • Saipullah Minta Warga Laporkan ASN Terlibat Tambang Emas Ilegal

    Saipullah Minta Warga Laporkan ASN Terlibat Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- Bupati Kabupaten Mandailing Natal, Saipullah Nasution meminta masyarakat melaporkan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang terlibat dalam kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Hal ini diungkapkan Saipullah ketika dimintai keterangan terkait banyaknya ASN maupun honorer di Pemkab Madina yang terlibat baik sebagai penambang maupun sebagai donatur atau pendana. “Kita […]

  • KPK Tahan Mantan Dirut PLN

    KPK Tahan Mantan Dirut PLN

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengambil langkah tegas terkait pengembangan penyidikan kasus korupsi dalam pengadaan Roll Out Costumer Information System- Rencana Induk Sistem Informasi (CIS-RISI) pada PT PLN (Persero) distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Setelah lebih dari setahun menetapkan Mantan Dirut PT PLN Eddie Widiono sebagai tersangka, lembaga antikorupsi tersebut melakukan penahanan terhadap yang […]

  • Revolusi Kreatif dari Jalanan

    Revolusi Kreatif dari Jalanan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (catatan untuk Yayasan Putra Putri Madina)   Oleh: Moechtar Nasution Penggiat GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Mandailing Natal)   Kabupaten Mandailing Natal  hari ini berdiri di persimpangan jalan yang paradoks. Di satu sisi, bumi Gordang Sambilan ini adalah lumbung potensi raksasa yang belum sepenuhnya terbangun dari tidurnya mulai dari keelokan lanskap alam, eksotisme Batang Gadis, jejak […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang I. (Sesi II) Hari : Rabu, Pukul : 10.15 s/d 12.45 wib Tanggal : 10 desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 1 52132000041 DEDI MISWAR 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB […]

  • Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    Gunung Marapi kembali semburkan abu vulkanik

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Bukittinggi, – Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali terlihat menyemburkan abu vulkanik pada Senin pagi sekitar pukul 08.33 WIB. Berdasarkan pengamatan di Kota Bukittinggi, semburan kedua abu vulkanik tersebut terlihat sedikit lebih tebal dari semburan pertama pada pukul 07.30 WIB. Semburan abu vulkanik tersebut sangat jelas terlihat dari kejauhan di […]

expand_less