Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

90% Pelajar Indonesia Minati IPA

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA  – Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA.

Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana penjurusan dilaksanakan mulai kelas dua.

Kondisi di lapangan menunjukkan banyak siswa baru di SMA yang ditunjuk menjalankan Kurikulum 2013 meminati jurusan IPA. Selain muncul dari siswa sendiri, peminatan itu ternyata diintervensi juga dari orangtua. Orangtua biasanya memilih jurusan IPA, dengan pertimbangan bisa memilih jurusan apapun saat kuliah nanti.

“Apakah jurusan IPS juga tidak bisa memilih program studi apapun nanti ketika kuliah,” ujar Tjipto dalam forum diskusi di Perpustakaan Kemendikbud kemarin.

Meskipun banyak siswa baru yang memilih peminatan jurusan IPA, ternyata beberapa bulan kemudian banyak yang rontoh dan pindah ke IPS. Alasannya adalah ragu atau tidak bisa mengikuti seluruh pelajaran yang ada di jurusan IPA.

Tjipto menegaskan jurusan IPA maupun IPS sama-sama memiliki kesempatan kuliah termasuk untuk berebut pasar kerja. Dia bahkan menuturkan, anak-anak jurusan IPA yang kuliah di bidang teknik akan menjadi insinyur. “Insinyur itu kan tukang sebenarnya,” katanya lantas tertawa.

Sedangkan untuk siswa-siswa yang dulunya jurusan IPS saat SMA, kemudian kuliah di prodi sosial justru bisa menjadi pemimpin perusahaan besar. Dia menegaskan masyarakat saat ini masih menganggap jurusan IPA itu lebih top ketimbang jurusan IPS. Padahal secara akademik, kedua jurusan itu sejajar. Tidak ada unsur strata di kedua jurusan itu.

Tjipto mengatakan untuk siswa SMA baru yang mendapftar pertengahan tahun ini (tahun pelajaran 2014-2015), sudah dipersiapkan peminatannya sejak di bangku kelas 3 SMP. Sehingga nanti ketika memilih peminatan di jenjang SMA, mereka tidak gamang. Selain itu juga tidak terkesan diintervensi orangtua.

Saat ini seluruh siswa kelas 3 SMP, khususnya yang ingin melanjutkan di jenjang SMA, mendapat pendampingan intensif dari guru bimbingan konseling. Tujuan pendampingan itu adalah, memetakan siswa itu meminati jurusan IPA atau IPS. Selain itu rekam jejak akademiknya selama di banku SMP juga akan menjadi pertimbangan.

Tjipto menegaskan bahwa peminatan di jenjang SMA itu tidak bisa dipaksakan. Tetapi sistem peminatan ini tidak menutup kemungkinan ada perubahan dalam beberapa bulan setelah siswa mulai belajar. Dia juga mengapresiasi aturan di sejumlah daerah yang mewajibkan penentuan peminatan melampirkan hasil konsultasi dengan psikolog. (Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisaris Pacific Fortune Management Ditahan

    Komisaris Pacific Fortune Management Ditahan

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Korupsi Kas Daerah Pemkab Batubara Jakarta – Penyidik bagian Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penahanan terhadap tersangka baru kasus dugaan korupsi dana kas daerah Pemkab Batubara, Sumatera Utara. Tersangka tersebut bernama Rachman Hakim selaku Komisaris PT Pacific Fortune Management. Rachman telah menjalani pemeriksaan di Gedung Bundar Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (30/5) […]

  • MTQ ke XIV Tingkat Kabupaten Dibuka

    MTQ ke XIV Tingkat Kabupaten Dibuka

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) : Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an XIV tingkat Kabupaten Mandailing Natal yang dibuka hari ini Senin (20/4) oleh bupati Madina. Kegiatan MTQ ini akan berlangsung mulai tanggal 20 hingga 23 April 2015. Pawai taaruf kafilah dari 23 Kecamatan se-Kabupaten Madina, grup dramband pelajar SD/MI,SMP/MTs […]

  • Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    Sejak H-4 Lebaran, Kenderaan Tinggalkan Medan Capai 11.000 Unit

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hingga H-4 lebaran, jumlah kenderaan yang meninggalkan Medan via Tebing Tinggi mencapai kisaran 11.000 unit. Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNTRD) melalui anak usaha Jasa Marga PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang cukup signifikan pada exit Gerbang Tol (GT) Tebing Tinggi. Tercatat lebih dari 11.000 kendaraan […]

  • PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Purba Lamo adalah salah satu desa di kawasan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal yang usaha pencaharian masyarakatnya mayoritas bertani, dan ada juga masyarakat yang beternak ikan tawar. Namun, kendala bagi yang beternak ikan tawar ini adalah kurangnya biaya. Terkait itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan bantuan […]

  • Taat Pajak, KUD Kuala Tunak di Madina Lunasi PBB Senilai 2,4 M

    Taat Pajak, KUD Kuala Tunak di Madina Lunasi PBB Senilai 2,4 M

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Muara Batang Gadis ( Mandailing Online ) Koperasi Unit Desa ( KUD ) Kuala Tunak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) secara resmi telah membayar pokok dan tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) kebun plasma sebesar Rp. 2,474,932,914, pembayaran dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Padang Sidimpuan. Uang […]

  • Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP HM. Reza Chairul AS, diminta untuk tegas menindak Galian C tanpa izin di kawasan Kabupaten Madina. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria Rambe, selaku Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) yang menanggapi keluarnya Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No 900.1.13.1/7845/2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari […]

expand_less