Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

90% Pelajar Indonesia Minati IPA

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2014
  • print Cetak

JAKARTA  – Implementasi Kurikulum 2013 terus dievaluasi. Diantaranya adalah sistem peminatan untuk siswa SMA. Kepala Unit Implementasi Kurikulum (UIK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tjipto Sumadi menerima laporan, 90 persen siswa SMA meminati jurusan IPA.

Seperti diketahui dalam pelaksanaan kurikulum baru itu, penjurusan di jenjang SMA dilaksanakan mulai dari kelas satu. Berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana penjurusan dilaksanakan mulai kelas dua.

Kondisi di lapangan menunjukkan banyak siswa baru di SMA yang ditunjuk menjalankan Kurikulum 2013 meminati jurusan IPA. Selain muncul dari siswa sendiri, peminatan itu ternyata diintervensi juga dari orangtua. Orangtua biasanya memilih jurusan IPA, dengan pertimbangan bisa memilih jurusan apapun saat kuliah nanti.

“Apakah jurusan IPS juga tidak bisa memilih program studi apapun nanti ketika kuliah,” ujar Tjipto dalam forum diskusi di Perpustakaan Kemendikbud kemarin.

Meskipun banyak siswa baru yang memilih peminatan jurusan IPA, ternyata beberapa bulan kemudian banyak yang rontoh dan pindah ke IPS. Alasannya adalah ragu atau tidak bisa mengikuti seluruh pelajaran yang ada di jurusan IPA.

Tjipto menegaskan jurusan IPA maupun IPS sama-sama memiliki kesempatan kuliah termasuk untuk berebut pasar kerja. Dia bahkan menuturkan, anak-anak jurusan IPA yang kuliah di bidang teknik akan menjadi insinyur. “Insinyur itu kan tukang sebenarnya,” katanya lantas tertawa.

Sedangkan untuk siswa-siswa yang dulunya jurusan IPS saat SMA, kemudian kuliah di prodi sosial justru bisa menjadi pemimpin perusahaan besar. Dia menegaskan masyarakat saat ini masih menganggap jurusan IPA itu lebih top ketimbang jurusan IPS. Padahal secara akademik, kedua jurusan itu sejajar. Tidak ada unsur strata di kedua jurusan itu.

Tjipto mengatakan untuk siswa SMA baru yang mendapftar pertengahan tahun ini (tahun pelajaran 2014-2015), sudah dipersiapkan peminatannya sejak di bangku kelas 3 SMP. Sehingga nanti ketika memilih peminatan di jenjang SMA, mereka tidak gamang. Selain itu juga tidak terkesan diintervensi orangtua.

Saat ini seluruh siswa kelas 3 SMP, khususnya yang ingin melanjutkan di jenjang SMA, mendapat pendampingan intensif dari guru bimbingan konseling. Tujuan pendampingan itu adalah, memetakan siswa itu meminati jurusan IPA atau IPS. Selain itu rekam jejak akademiknya selama di banku SMP juga akan menjadi pertimbangan.

Tjipto menegaskan bahwa peminatan di jenjang SMA itu tidak bisa dipaksakan. Tetapi sistem peminatan ini tidak menutup kemungkinan ada perubahan dalam beberapa bulan setelah siswa mulai belajar. Dia juga mengapresiasi aturan di sejumlah daerah yang mewajibkan penentuan peminatan melampirkan hasil konsultasi dengan psikolog. (Int)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    Marpangir Boleh Saja, Asal Niatnya Bagus.

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Di Kabupaten Mandailing  sebelum memasuki bulan suci Ramadahn ada sebuah tradisi yang sering dilakukan para warga dikawasan itu, yakni Tradisi Marpangir. Para warga beramai-ramai berkunjung ke tempat-tempat pemandian untuk melakukan pembersihan diri dengan menggunakan ramuannya sendiri terdiri terdiri dari Daun pandan,Bunga kenanga,Akar wangi dan Ampas kelapa dan jeruk limau. Atas hal […]

  • Tim Survey Mulai Memeta Pembukaan Jalur Madina-Palas

    Tim Survey Mulai Memeta Pembukaan Jalur Madina-Palas

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

          PALAS (Mandailing Online) – Pembukaan jalur Madina-Palas bakal diteruskan kembali. Tim survey akan melakukan kegiatan pemetaan mulai hari ini, Selasa (10/6/2025). “Tim hari ini turun ke lokasi untuk bisa mengkaji dan memetakan berupa jarak tempuhnya, panjang keseluruhan dan beberapa jembatan nanti yang akan dibangun,” ungkap Bupati Madina Saipullah Nasution di Sibuhuan, Padang […]

  • Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    Pastikan tak Ada Rekrutmen CPNS, Ini Alasannya

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bukan sekadar wacana lagi, tahun ini dipastikan tidak ada rekrutmen CPNS. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) dari MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi nomor B/2163/M.PAN-RB/06/2015  yang ditujukan kepada para kepala daerah dan pejabat pembina kepegawaian di pusat. Dalam Surat Edaran tertanggal 30 Juni 2015 itu disebutkan alasan tidak adanya rekrutmen CPNS tahun ini, dan […]

  • Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    Jeratan Pinjol Kian Mencemaskan, Bagaimana Menyikapinya?

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Tren pinjaman online (pinjol) kian mencemaskan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja outstanding pembiayaan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjol, terus naik. Tercatat pada Mei 2023 sebesar Rp51,46 triliun atau tumbuh sebesar 28,11% dari tahun lalu. Dari jumlah tersebut, sebesar 38,39% disalurkan kepada pelaku UMKM dengan penyaluran pelaku usaha perseorangan Rp15,63 […]

  • Sobir Lubis Terpilih Menjadi Ketua Kadin Madina

    Sobir Lubis Terpilih Menjadi Ketua Kadin Madina

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sobir Lubis terpilih secara aklamasi menjadi ketua Kadin Mandailing Natal. Pemilihan itu dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal, Senin (16/10) di aula Hotel Rindang Panyabungan. Muskab itu berjalan dengan suskes. Pembukaan Muskab Kadin Madina itu dihadiri Direktur Eksekutif Kadin Sumut, Hendra Utomo dan Wakil Ketua […]

  • Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    Prisia Nasution Petik Pelajaran dari Orang Rimba

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dua Minggu berada di dalam pedalaman Hutan Bukit Duabelas, Jambi membuat Prisia Nasution memetik banyak pelajaran dari penghuni Hutan tersebut. Dirinya menilai terjadi ironi kehidupan di kota besar yang sangat klise. Menurut Phia, begitu ia disapa, Orang Rimba selalu menjalani hidup dengan bahagia meski dalam kondisi yang kurang memadai. Sedangkan di kota, orang-orang masih saja […]

expand_less