Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Peringati Sumpah Pemuda, Ima Madina Tolak Sekularisme di Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2014
  • print Cetak

 

MEDAN (Mandailing Online) – Dalam memperingati Sumpah Pemuda, di Medan tanggal 28 Oktober kemarin Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menelurkan 4 poin sikap terkait kondisi bangsa Indonesia terkini.

Dalam rilis pers tertanggal 28 Oktober 2014 ditandatangani Ketua Umum, Ahmad Irwandi Nasution dan Sekretaris Umum, Rahmad Riski Rangkuti yang diterima Mandailing Online, Rabu (29/10), empat poin sikap DPP Ima Madina itu adalah:

Pertama, menghimbau kepada seluruh pemuda dan pemudi di Republik Indonesia agar sama-sama bergandengan tangan dalam mengawal proses pembangunan di NKRI ini.

Kedua, meminta kepada Presiden RI Joko Widodo agar serius mengelola aset-aset penting negara serta menasionalisasikan seluruh hasil bumi Indonesia yang sekarang dikuasai pihak asing untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat. Termasuk tambang emas PT Sorikmas Mining di Kabupaten Mandailing Natal.

Ketiga, menolak segala bentuk budaya barat di Indonesia termasuk rusaknya generasi muda sebagai akibat penerapan sekulerisme dalam mengatur urusan kehidupan manusia, baik yang berbentuk Kapitalisme, Demokrasi maupun sosialis-komunis. Ideologi-ideologi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi pemuda sebagai masa depan bangsa dan negara.

Keempat, menolak sistem pendidikan yang sekuler dan liberal, karna sistem tersebut akan melahirkan generasi pemuda yang bersifat apatis, apolitis, egois, pragmatis dan cenderung permisif. Sistem itu dikhawatirkan akan mengikis rasa nasionalisme pemuda sesuai dengan cita-cita sumpah pemuda.

Poin-poin sikap Ima Madina itu beranjak dari semangat deklarasi Sumpah Pemuda yang merupakan akhir dari perjalanan Kongres Pemuda Ke-2 yang dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928.

Sumpah Pemuda itu adalah: Pertama, “Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia”. Kedua, “ Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia”. Ketiga, “Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia”.

Ima Madina menyatakan, sejalan dengan perkembangan bangsa ini, para pemuda yang merupakan generasi penerus bangsa dan sebagai kontrol sosial terhadap jalannya birokrasi di pemerintahan harus selalu memberikan ide-ide cerdas dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa ini.

Keempat poin sikap Ima Madina tersebut berlandaskan bahwa mahasiswa yang merupakan pemuda serta berada di lingkungan pendidikan tinggi merasa terpanggil bergerak melihat kondisi bangsa saat ini yang jauh dari harapan-harapan pemuda.

 

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    Ditjen Pajak: Nomor Objek Pajak KBM Boleh Dipecah

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Sidang kasus dugaan korupsi tukar guling atau ruislag Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekda Kota Medan Ramli Lubis, mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB) Medan II Tarmizi dan Direktur Utama PT Gemilang Kreasi Utama (GKU) Haryono, kembali digelar PN Medan, Senin (28/02/2011). Sidang yang digelar di Ruang Cakra […]

  • BPKP gelar perkara PS Sidimpuan

    BPKP gelar perkara PS Sidimpuan

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Utara melakukan gelar perkara dugaan korupsi Persatuan Sepakbola Padangsidimpuan (PS Sidimpuan). Gelar perkara itu bertujuan untuk menghitung seberapa besar kerugian negara pada dugaan korupsi manipulasi dana dan data yang kini ditangani Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan pihak kejaksaan, kerugian negara pada perkara […]

  • Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    Rumah Tangga Patah Karena Ketiadaan Islam Kaffah

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis, alumni Komunitas Menulis Online, tinggal di Tapanuli Utara Hidup di dalam sistem yang berlandaskan kapitalisme-sekuler semakin menyengsarakan kehidupan manusia. Bagaimana tidak? Sistem ini hanya menerapkan hukum sesuai hawa nafsu berdasarkan akal manusia, memisahkan agama dari kehidupan, mencampakkan hukum dari Tuhan sehingga problematika kehidupan kian hari kian parah, masalah bertambah tanpa ada […]

  • Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    Kunjungi Ulupungkut, Atika dan Tim Akan Bahas Penanganan Pasca Banjir

    • calendar_month Senin, 20 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    ULUPUNGKUT ( Mandailing Online ) – Pasca Banjir Bandang dari sungai batang pungkut di Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal ( Madina ). Wakil Bupati di dampingi Kepala Dinas PUPR Madina meninjau kondisi sejumlah kerusakan yang diakibatkan banjir tersebut. Wakil Bupati Atika Azmi Utammi melihat kondisi jalan yang nyaris amblas tergerus air sungai, selain itu, ia […]

  • Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    Madina Pemilik Laut, Tetapi Ikan Laut Dari Luar

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Ini memalukan. Ibaratnya padi dipasok ke sawah. Kabupaten kita (Madina-red) pemilik terpanjang pantai laut di Sumatera Utara, kok ikan dari provinsi lain,” ujar Sutan Mangkutur, pengamat Madina menjawab wartawan, Senin (10/6/2013) di Panyabungan. Itu dikatakan Sutan terkait sekitar 1,7 ton ikan laut per hari dipasok pedagang dari Sumatera Barat ke Kecamatan […]

  • Kasus Tewasnya Ferdiansyah Belum Terungkap. Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

    Kasus Tewasnya Ferdiansyah Belum Terungkap. Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online- Kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Fardiansyah Sitompul (36) pada Rabu dinihari 8/4/2026  di Desa Runding, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih belum terungkap. Sampai saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan. ” kasus tersebut sedang dalam penanganan Polsek Panyabungan dan Sat Reskrim Polres Madina,” kata Kapolres Madina AKBP. Bagus […]

expand_less