Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Pengadaan Buku Baru, Kepala Sekolah Perlu Diawasi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 16 Des 2014
  • print Cetak

SIANTAR – Pengamat pendidikan Armaya Siregar berpendapat bahwa hal yang paling rawan dalam perubahan kurikulum ini adalah perihal pengadaan buku.

"Yang kita lihat paling rawan itu soal buku. Kita sepakat memang dengan apa yang dinyatakan menteri bahwa kita belum siap dengan Kurikulum 2013. Cuma antisipasinya untuk semester depan ini kurang. Buku Kurikulum 2006 ini sudah sulit didapat. Sudah langka. Kalaupun mau dicetak baru apa mungkin dalam waktu dekat ini. Belum lagi anggarannya, kan gak mungkin dibebankan ke siswa," ujarnya, melalui sambungan ponsel, Senin (15/12/2014).

Armaya mengatakan, sangat sulit jika buku Kurikulum 2006 harus diadakan dalam kurun waktu singkat.

"Penyediaan buku ini sulit. Harga buku-buku Kurikulum 2006 ini pun lebih mahal. Jauh lebih mahal daripada buku-buku Kurikulum 2013," katanya.

Ia menyebut, yang paling patut diawasi dalam pengadaan buku adalah kepala sekolah. Kepala sekolah, katanya, kerap menerima tawaran menggiurkan dari penerbit sehingga harus mengadakan buku.

"Kalau soal permainan, yang rawan itu di Kepala Sekolah dengan penerbit. Itu biasanya bermain. Jadi penerbit itu sering memberikan rabat ke kepala sekolah. Ada kesan pemaksaan juga ini nanti dengan janji rabat itu," katanya.

Armaya menganjurkan agar pemerintah membuat buku versi online yang dapat diunduh oleh sekolah-sekolah.

"Harapan kita ya, pemerintah harus cepat tanggap soal buku ini. Perlu pemerintah membeli hak cipta langsung. Lalu diletak di internet, jadi sekolah tinggal mengunduh. Jadi biar cepat. Dananya juga jadi lebih murah. Dananya nanti bisa diambil dari Dana BOS. Kalau dicetak lagi oleh penerbit, apa sanggup? Gak mungkin. Dananya pasti besar dan itu pasti lambat. Yang resah sekarang orang tua. Mereka gak mungkin mau beli buku lagi sampe Rp 800 ribu atau Rp 700 ribu. Dan kita harap guru dan kepala sekolah konsisten. Kalau buku abangnya atau kakaknya dulu ada bisa digunakan. Nah, sekarang persoalannya bujuk rayu penerbit ke kepala sekolah. Jangan sampe buku setiap tahun tukar. Guru pun sebetulnya kesal kalau tiap tahun buku ganti. Jadi di samping memudahkan guru, juga tidak akan memberatkan siswa," katanya.

"Komite Sekolah harus mengawasi ini. Komite harus tegas. Kepala sekolah juga harus bijak. Jangan mudah terbujuk iming-iming rabat dari penerbit," katanya.

Di sisi lain, Komite SMA Negeri Pematangsiantar Jansen Napitupulu mengatakan, pihaknya akan tetap mengawasi kebijakan Kepala Sekolah. Namun, menurutnya, Kepala Sekolah hanyalah korban kebijakan dari atas.

"Tapi sebetulnya Kepala Sekolah ini korban. Ada keharusan datang dari pemerintah. Jadi seakan-akan kepsek yang bermain," katanya. Jansen memastikan pihaknya akan mengawasi setiap tawaran yang datag dari penerbit. "Memang penerbit ini sering menawarkan. Ujungnya dana BOS kita bengkak. Habis," katanya.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pematangsiantar Tolopan Doloksaribu mengatakan, sekolah diperbolehkan menggunakan buku Kurikulum 2013 hingga akhir semester genap.

"Gak apa-apa dengan buku Kurikulum 2013. Gak harus yang baru. Setelah itu nanti kita juga sembari menunggu petunjuk baru. Apakah ada dananya dari BOS atau enggak," katanya.

Tolopan pun mengatakan bahwa buku Kurikulum 2006 yang lama dapat dimanfaatkan sepanjang relevan. "Boleh saja kalau masih sesuai. Karena materinya banyak yang berubah," ujarnya.(tribun medan)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejayaan Hanura di Madina Harus Dipertahankan

    Kejayaan Hanura di Madina Harus Dipertahankan

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ali Makmur Nasution terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Periode 2011-2016 pada Musyawarah Cabang I Partai Hanura Madina dalam rangka konsolidasi dan restrukturisasi di Hotel Internasional Paya Loting, Panyabungan, Selasa (01/03/2011). “Kita siap membesarkan partai ini di daerah Bumi Gordang Sembilan demi untuk menyuarakan suara rakyat. Sebab dengan […]

  • Lira Madina Santuni Anak Yatim di Desa Jambur Padang Matinggi

    Lira Madina Santuni Anak Yatim di Desa Jambur Padang Matinggi

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memberikan santunan kepada anak yatim di Desa Jambur Padang Matinggi, Kecamatan Panyabungan Utara, Rabu (28/06/2023). Penyerahan santunan tersebut di laksanakan di kediaman Paruhuman Nasution. Ketua DPD LIRA Madina Asron Nasution di dampingi ketua Pembina DPD LIRA Todung Mulia […]

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (3-habis)

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Terbuka dan Egaliter Oleh: Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Land Hunter Istilah land hunter, pemburu tanah, yang ditulis oleh DR. Michel Van Langenberg dalam North Sumatra Under the Dutch Colonial Rule: Asfects of Structural Change yang dimuat dalam Review of Indonesian and Malaysian Affairs, vol.II no.1-2, 1997, dikutip oleh Prof. Dr. Usman Pelly dalam […]

  • Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    Industri Keripik Kesulitan Bahan Baku

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Industri keripik di Mandailing Natal (Madina) masih terus dihantui kendala bahan baku singkong alias ubi kayu. Dampaknya, banyak industri keripik kayu ubi mengubah produknya produk keripik tepung. Kondisi itu berakibat semakin lemahnya pelaku industri kripik Madina menghadapi gempuran produk sejenis dari Sumatera Barat dalam persaingan pasar Madina. Ilmanuddin, salah satu pengusaha […]

  • POMPANISASI AIR KE SAWAH LUAS YANG MENGALAMI KEKERINGAN : STRATEGI KETAHANAN PANGAN MELALUI MEKANISASI IRIGASI

    POMPANISASI AIR KE SAWAH LUAS YANG MENGALAMI KEKERINGAN : STRATEGI KETAHANAN PANGAN MELALUI MEKANISASI IRIGASI

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Rahmad Daulay* PENDAHULUAN Kekeringan merupakan ancaman terbesar bagi sektor pertanian. Perubahan iklim global beberapa tahun terakhir menyebabkan pola curah hujan yang tidak menentu, musim kemarau yang lebih panjang serta menurunnya debit air di berbagai sumber air alami yang berdampak langsung pada produktivitas pertanian, terutama pada tanaman padi yang sangat membutuhkan pasokan air dalam […]

  • Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    Merak Turun, Gilimanuk Bludak

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, – Pelabuhan Merak di Provinsi Banten macet parah sepanjang akhir pekan kemarin. Sebab, jumlah penumpang melonjak di atas perkiraan. PT ASDP Indonesia Ferry, BUMN yang melayani penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni (Lampung) memperkirakan kenaikan penumpang sekitar enam persen. Tapi faktanya jauh di atas itu. Sekretaris Perusahaan ASDP Chrinstine Hutabarat mengatakan, sepanjang H-7 hingga H-4 lebaran, […]

expand_less