Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

FKDT Madina: Agar Lebih Religius, Madina Butuh Perda Wajib ‘Sikola Maktab’

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2014
  • print Cetak

Panyabungan (Mandailing Online) – Agenda utama pembangunan Madina di 2015 adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih religius. Karena itu, Pemkab Madina harus visioner memperhatikan kegiatan religius, seperti dengan mewujudkan program wajib pendidikan diniyah.

Sekretaris Umum Dewan Pengurus Cabang Forum Kominikasi Diniyah Takmiliyah Kabupaten Mandailing Natal (DPC FKDT Madina), Muhammad Ludfan Nasution, SSos mengutip pidato Bupati Madina dalam mengantarkan nota keuangan RAPBD Madina 2015.

Katanya, sesuai dengan visi dan misi Madina 2011-2016, tahun 2015 ini orientasi program pembangunan itu terutama untuk melakukan penataan kehidupan yang religius dan berbudaya luhur. Lebih-lebih karena selama ini, pendidikan diniyah sudah semarak beroperasi di tengah-tengah masyarakat Mandailing Natal.

Ludfan Nasution mengatakan dalam release yg diterima baru-baru ini, "Senapas dengan agenda utama pembangunan Madina di 2015 ini, FKDT Madina sebenarnya sudah menyampaikan wacana dan usul Peraturan Daerah tentang Wajib Diniyah atau ' Wajib Sikola Maktab'."

Selama ini, Ludfan Nasution menggambarkan lebih lanjut, model pendidikan ini tetap diminati. Hanya saja, perkembangannya sepertinya sudah stagnan (mandeg/berhenti. Masyarakat pun kemudian menempatkan vitalitas pendidikan Islam di urutan kedua setelah pendidikan umum.

Akibatnya, lanjut Kepala MDTA Islamiyah Darussam Kelurahan Kotasiantar itu, sekalipun masih dianggap penting, tapi dinomor-duakan. Ketika murid Sikola Maktab ini bosan, jenuh atau malas, orang tua sering bersikap lembek dan banyak murid MDA/MDTA (dinyah awaliyah/diniyah takmilyah) akhirnya memilih berhenti sebelum tuntas, bahkan sebagian malah berhenti pada saat kelas IV atau kelas V SD.

"Nah, karena itu, pengembangan MDTA, agar masyarakat kembali condong pada nilai2 Islam dan kehidupan yang religius, Madina sudah butuh Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkkan setiap siswa muslim kelas III sampai kelas IV SD wajib mengikuti pendidikan diniyah (maktab)," tegas Caleg PKB Dapil 1 ranking kedua tersebut.

Dia juga menjelaskan, salah satu bentuk aturan dari Ranperda Diniyah Takmiliyah tersebut adalah menjadikan ijazah MDTA sebagai persyaratan wajib untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP/Tsanawiyah.

Karena itu, dia yakin, jika sudah punya 'Perda Wajib Diniyah', Madina insya-Allah lebih religius dan berbudaya luhur.

Namun, Ludfan Nasution menyayangkan, "Dari 16 Ranperda yang masuk Prolegda 2015, tak satu pun yg berkaitan dengan tuntutan revitalisasi MDA. Mungkin kami harus menyampaikan gagasan itu dengan cara yang berbeda, yang lebih terbuka," tambahnya.(hol)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Jadwal Keberangkatan Calhaj Asal Madina

    Ini Jadwal Keberangkatan Calhaj Asal Madina

    • calendar_month Selasa, 30 Apr 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – ada tiga jadwal keberangkatan calon jamaah haji ( Calhaj ) asal Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun ini. Sesuai jadwal resmi dari kantor urusan haji Kementerian Agama daerah ini, Calhaj asal Madina untuk kloter 3 embarkasi kualanamu medan berangkat pada 13 Mei 2024 dari Madina menuju Asrama Haji Medan. Kepala Seksi […]

  • Kadis Perkim Medan Bantah Tudingan Monopoli Proyek

    Kadis Perkim Medan Bantah Tudingan Monopoli Proyek

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan Iriadi Irawadi membantah tudingan yang menyebutkan telah terjadi monopoli proyek di dinas yang dipimpinnya. “Aku gak tau apa isi orasinya, tapi gak ada monopoli-monopolilah,” tegas Iriadi melalui SMS kepada beritasumut.com, Kamis (29/09/2011) malam. Hal itu ditegaskan Iriadi menanggapi aksi unjukrasa puluhan massa PC Pergerakan Mahasiswa Islam […]

  • Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    Soal CPNS Batubara, Unpad tarik MOU

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATUBARA – Universitas Padjadjaran (Unpad) terpaksa menarik MoU dengan Pemkab Batubara sekaitan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010 di daerah itu. Selain menerima MoU, pihak Unpad menarik utusan mereka dari Kabupaten Batubara. ‘Ini janji mereka kepada kami yang melakukan pertemuan ke Unpad. Alasannya mereka tidak mau membawa perguruan tinggi ke dalam konflik seperti […]

  • Bupati Buka Launching Pembayaran Lewat Qris

    Bupati Buka Launching Pembayaran Lewat Qris

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution merilis penggunaan program Sehat, Inovatif, Aman Pakai Quick Response Code Indonesian Standard (SIAP QRIS di Pasarlama, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Senin (28/11/2022). Bupati Sukhairi bersama Kepala Perwakilan BI Sibolga Yuliansyah Andrias juga menguji-coba program sistem pembayaran non-tunai itu di lapak-lapak pedagang tradisional di […]

  • KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyonsong Pemungutan Suara Pemilu dan Pilpres 2019, KPU Madina melaksanakan uji coba nasional ketiga penggunaan Aplikasi Situng. Ujicoba aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) ini berlangsung di sekretariat KPU Mandailing Natal (Madina), Kamis (11/04/2019). Dan itu sesuai surat KPU RI Nomor 555/PL.02.6-SD/06/KPU/III/2019 tanggal 27 Maret 2019 perihal Persiapan Uji Coba Nasional […]

  • PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    PG dirikan posko banjir Ranto Baek

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Jajaran DPD Partai Golkar (PG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) prihatin terhadap banjir yang melanda enam desa di Kecamatan Ranto Baek. Menurut data akhir bencana, dan laporan tertulis Camat Kamal Khan, kejadian itu mengakibatkan 34 rumah penduduk hanyut, 47 rusak berat, 47 unit rusak ringan, dua jembatan gantung dan empat mesjid rusak ringan. “Atas […]

expand_less