Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Terkait Penemuan Ladang Ganja 2,5 Ha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Madina Daerah Asal Ganja

MEDAN-; Temuan ladang ganja seluas 2,5 hektare di pegunungan Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (5/12) lalu, membuktikan daerah tersebut masuk dalam wilayah asal narkoba jenis ganja.

“Madina merupakan ‘kode merah’ (untuk ganja, red) setelah kita menemukan ladang ganja di daerah itu. Ada sekitar 10 ribu batang ganja ditanam di lahan pegunungan itu, dan menjadikan Sumut daerah penghasil dan pemasok ganja setelah Provinsi Nanggroe Aceh Darussaalam,” kata Direktur Narkoba Polda Sumut Kombes Pol John Turman Panjaitan kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (8/12).

Diyakini Turman, dari ladang ganja itu, hasilnya dipasok ke daerah Sibolga dan sekitarnya. Bahkan, ada indikasi kuat bahwa daun haram tersebut juga dikirim keluar provinsi. “Dugaan kuat, ganja itu dipasok ke Sumatera Barat,” ucapnya.

Hasil temuan ladang ganja di pegunungan Tor Sihite, lanjut Turman, sekitar 500 batang tanaman ganja sudah siap dipanen. Sedangkan sisanya masih berumur 1-2 minggu.

“Sekitar 8.250 batang langsung dimusnahkan di tempat, sedangkan sisanya dibawa ke Polres Madina untuk dijadikan barang bukti,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Turman, untuk menekan peredaran narkoba di Sumatera Utara, pemerintah harus mulai menggunakan alat deteksi yang akan ditempatkan pada perbatasan wilayah provinsi, seperti perbatasan antar negara. Dengan alat deteksi ini, jika ada mobil yang masuk atau keluar Provinsi Sumut membawa narkoba jenis ganja atau sabu-sabu yang disembunyikan, maka akan terdeteksi.

Dijelaska Turman, berbagai modus dilakukan para penyelundup atau pun jaringan narkoba untuk memasok barang haram tersebut agar selamat dari petugas. Seperti, menyembunyikannya di jok atau kursi mobil, bagasi, sampai ban cadangan.

“Dengan alat ini, di mana pun disembunyikan akan terdeteksi. Dan petugas bisa langsung menahan tersangkanya sebelum berhasil mengedarkan narkoba,” ungkapnya.

Diakui Turman, untuk memakai alat deteksi tersebut membutuhkan biaya yang besar. Ditaksir alat deteksi ini harganya mencapai miliaran rupiah.

“Tapi dengan alat deteksi ini, kita bisa lakukan pencegahan dan menyelamatkan anak bangsa dari narkoba,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Madina menemukan ladang ganja seluas 2,5 hektare yang berisi 10.000 batang tanaman ganja, dari kaki Gunung Tor Sihite, Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Minggu (5/12) lalu.

Menurut keterangan Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Pol Jhon Turman Panjaitan, Senin (6/12), di Mapoldasu, penemuan ladang ganja di pegunungan Tor Sihite seluas 2,5 hektare berkat laporan dari masyarakat, Minggu (3/12) ke Polres Madina.

Informasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyisiran selama tujuh jam, yakni dari pukul 04.00 WIB sampai sekitar pukul 11.00 WIB. Polres Madina yang berkordinasi dengan Polda Sumut langsung menurunkan personelnya.

“Dari hasil temuan di lokasi, lahan seluas sekitar 2,5 hektare itu ditanami 10 ribu batang ganja. Sekitar 500 batang sudah siap dipanen sedangkan sisanya masih berumur 2-1 minggu,” ujar Turman.

Turman menambahkan, karena keterbatasan personel, seluruh barang bukti yang ditemukan tidak bisa dibawa seluruhnya ke Polres Madina. “Jadi seluruh barang bukti sekitar 8.250 batang dimusnahkan di lokasi, sedangkan sisanya dibawa ke Polres untuk dijadikan barang bukti, ” ungkapnya.

Menurutnya, ladang ganja itu dijadikan lahan yang terus berproduksi di pegunungan tersebut. Sementara untuk pemilik lahan dan pengelolanya, polisi belum menemukan pelaku. “Tersangka masih lidik, anggota sampai di lokasi tidak menemukan 1 orang pun untuk ditanyai,” bebernya

Sementara itu, Kapolres Madina, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Hirbak Wahyu melalui seksi Humasy Polres Madina, Iptu E Banjarnahor, membenarkan personel

Polres Madina bergabung bersama Direktorat Narkoba Poldasu telah menemukan lahan ganja bersama tanaman ganja seluas 2,5 ha tersebut.

“Penemuan ladang ganja itu dipimpin Kasat 1 Reskrim Ditnarkoba Poldasu, AKBP Suhadi. Dan jumlah personel yang turun sebanyak 37 orang, 29 di antaranya dari Polres Madina dan delapan orang lagi dari Poldasu,” pungkasnya. (mag-1/smg/min/wan/smg)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

    Polri Bina Hacker Peretas Situs Presiden

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Masih ingat ‘Jember Hacker’ Wildan Yani Ashari? Aksi pemuda berusia 22 tahun asal Jember mengusili situs presidenSBY.info berbuah penahanan oleh Polri. Lulusan SMK Bangunan ini pun disidik atas tindakan usilnya itu. Sejak akhir Januari lalu, dia mendekam di tahanan Polri. ”Saat ini sedang tahap penyelesaian perkara,” jelas Direktur Eksus Mabes Polri Brigjen […]

  • Pemungutan Suara Ulang Madina

    Pemungutan Suara Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Spanduk & Baliho Dilarang Berdiri MADINA- Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal akan menghadirikan tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina, Kamis (24/2). Pertemuan itu untuk menjelaskan secara teknis bahwa tahapan dan jadwal pemungutan suara ulang telah dimulai ”Kita akan sosialisasikan kepada mereka (7 pasangan calon, red) secara teknis pelaksanaan pemungutan suara ulang ini. Seperti […]

  • Yang Unik HUT RI di Madina

    Yang Unik HUT RI di Madina

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mobil ini tak pernah alpa mengibarkan bendera merah putih ukiran kecil di setiap menjelang 17 Agustus. Siapa nama pemakai mobil ini? Silahkan Anda menelusurinya bedasar nomor plat-nya. Sejumlah PNS di Pemkab Madina yang ditanya Mandailing Online, menyatakan bahwa pria pemakai mobil ini tiap tahun tidak pernah alpa menyematkan bendera merah putih setiap menjelang HUT kemerdekaan […]

  • Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

    Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12). Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah […]

  • Marjamita (1)

    Marjamita (1)

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Assalamu’ alaikum warohmatullohi wabarokatuh Parjolo au marsantabi sapuluh mangadopkon ula kahanggi, mora, anak boru. Saterusna hatobangon dohot na ipatobang, umumna na hadir di majalis paradatanon. Mangihutkon umur dohot pamatang ni anak nami si Dalkit, patut dohot tamana ibana mamolus adat matobang. Diari nasolpui langka ibana tu jae tu julu manjalaki siangkup markaya donganna matobang. Satibona […]

  • Syamsul Kena Serangan Jantung

    Syamsul Kena Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dirawat di RS Jantung Harapan Kita JAKARTA- Gubernur Sumut nonaktif, Syamsul Arifin, dirawat di Rumah Sakit (RS) Jantung Harapan Kita, Jakarta Barat. Serangan jantung mendadak pada Jumat (27/5) siang, memaksa Syamsul harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit terbesar khusus jantung itu. Hingga tadi malam, kondisi Syamsul masih dalam pantauan tim dokter dibawah kendali dr […]

expand_less