Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

DPRD Sumut: Kaji ulang ambil alih jembatan timbang

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2015
  • print Cetak

MEDAN – Kementerian Perhubungan diharapkan mengkaji ulang rencana pengambilalihan pengelolaan jembatan timbang di daerah yang selama ini dikelola Dinas Perhubungan.

“Kita berharap agar rencana itu dievaluasi,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut HM Nezar Djoeli di Medan, hari ini.

Menurut Nezar, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan dapat mememahi jika keberadaan jembatan timbang tersebut merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli daerah (PAD), baik di Sumut mau pun provinsi lain.

Untuk Sumut, pengambilalihan tersebut kemungkinan besar akan mempersulit kas daerah yang selama ini justru mengalami defisit.

“Jadi, tolonglah rencana itu disikapi dengan bijaksana,” kata politisi Partai NasDem tersebut.

Kemungkinan, kata dia, rencana pengambilalihan itu disebabkan pemerintah pusat menilai pengelolaan jembatan timbang yang dilakukan di daerah selama ini kurang baik.

Penilaian itu didasarkan pada kondisi infrastruktur jalan yang cepat rusak akibat pengelola jembatan timbang yang kurang cermat dalam memantau muatan kendaraan.

Padahal pemerintah pusat telah mengeluarkan anggaran yang cukup besar dalam membangun dan membenahi kerusakan jalan tersebut.

“Makanya, pemerintah pusat menilai perlu memantau dan mengendalikan jembatan timbang,” katanya.

Meski demikian, rencana tersebut tetap perlu dikaji secara mendalam untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi daerah, baik dalam meningkatkan PAD mau membenahi kekuarangan yang ada.

Namun pihaknya tetap akan mematuhi dan mendukung rencana pemerintah tersebut jika direalisasikan karena diperkirakan telah melalui proses pengkajian yang mendalam.

Ia mengatakan, Pemprov Sumut harus berbenah dan menganggap rencana kemenhub tersebut sebagai salah satu “cambuk” untuk memperbaiki kinerja dan pengelolaan jembatan timbang.

Demikian juga dengan kemungkinan pembuatan jembatan timbangan elektronik guna memudahkan pengawasan sehingga potensi pemasukan bisa lebih dimaksimalkan.

Kemudian, Pemprov Sumut harus dapat menyiapkan berbagai program perbaikan, mulai dari pemasangan kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) hingga pembinaan bagi petugas jembatan timbang.

Pemprov Sumut juga harus dapat memberikan sanksi yang tegas dan menimbulkan efek jera bagi jajaran Dinas Perhubungan yang bertugas di jembatan timbang jika terbukti menyalahgunakan wewenangnya. “Petugasnya harus siap dimutasi atau diberhentikan dari kedinasan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menyatakan, Kemenhub siap mengambialih pengelolaan jembatan timbang di seluruh Indonesia agar terjadi standarisasi pelayanan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

“Mulai tahun 2016, seluruh jembatan Timbang harus dikelola dengan standar nasional. Selama ini banyak yang tidak terurus, bahkan ada tidak beroperasi,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (28/1).

Sumber : waspada

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    Aneh, Lurah Longat Tidak Pegang RAB dan Keterangan Berubah-ubah

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Keanehan terus bermunculan pada penganggaran Dana Kelurahan Longat tahun 2021. Terbaru adanya pengakuan Lurah Longat Mukhlis Nasution yang tidak memegang RAB Dana Kelurahan. Padahal sesuai dengan Permendagri Nomor 130 tahun 2018 pasal 12 ayat 1 menyebutkan “Kepala daerah menetapkan lurah selaku Kuasa Pengguna Anggaran untuk melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana […]

  • Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    Ramadhan, Pedagang Pakkat Bermunculan di Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan, Bulan puasa selalu mendatangkan pedagang musiman seperti penjual Pakkat. Tradisi berjualan Pakkat di sejumlah pasar tradisonal dan Pusat Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi salah satu objek rezeki bulan sebab makanan tersebut sudah menjadi salah satu menu utama orang berbuka puasa saat berbuka dengan variasi harga Rp4.000 sampai Rp6.000 per batang. “Kita […]

  • Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    Rugi Rp300 Miliar, NII Gencar Rekrut Anggota

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Maraknya gerakan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9) akhir-akhir ini diduga sebagai upaya untuk menutupi kerugian gerakan tersebut. Sebab, pasca Bank Century kolaps pada 2008 silam, NII pimpinan Panji Gumilang itu merugi Rp300 miliar. Karena itu, rekrutmen digencarkan untuk menutupi kerugian tersebut. Peneliti sejarah Darul Islam Negara Islam Indonesia Solahudin mengungkapkan, […]

  • Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Halvionata Auzora Siregar Mahasiswa   Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode. Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini. Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 […]

  • Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    Gaji Anggota KPPS Gunung Barani Disunat Alasan Pajak

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Gunung Barani, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal diduga sunat Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS). Diketahui gaji anggota KPPS Sendiri sesuai dengan ketentuan PKPU Rp. 1.100.000 setiap anggota yang bekerja di setiap TPS dan Ketua PPS Rp. 1.200.000. Namun, Salah seorang anggota KPPS di […]

  • Nasional Partai Aceh Bertekad Menangkan Pemilukada

    Nasional Partai Aceh Bertekad Menangkan Pemilukada

    • calendar_month Minggu, 12 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Partai yang berisi eks kombatan GAM itu pun unjuk kekuatan dengan mengerahkan ribuan massa Hari ini, Minggu 12 Februari 2012, Partai Aceh menggelar deklarasi kandidat kepala daerah yang mereka usung dalam Pemilukada Aceh April 2012 mendantang. Deklarasi itu digelar di di Stadion H. Dimuthala Lampineung Banda Aceh. Partai Aceh yang didirikan oleh mantan kombatan Gerakan […]

expand_less