Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Deklarasi APDESI 3 Periode Jokowi Berujung Pada Politik Praktis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
  • print Cetak

Oleh: Halvionata Auzora Siregar
Mahasiswa

 

Tak lama ini kita dihebohkan deklarasi oleh para pejabat desa atau perangkat desa yang tergabung dalam organisasi APDESI yang mendukung presiden kita menjabat sampai 3 periode.

Isu 3 periode tak heran lagi di berita nasional untuk saat ini.

Ada beberapa alasan para anggota APDESI ini untuk mendeklarasikan presiden 3 periode, salah satunya bahwasanya di zaman kepemimpinan presiden sekarang permintaan perangkat desa dipenuhi selalu oleh presiden.

Kita masyarakat awam tahu bersama bahwasanya wacana 3 periode merupakan tindakan pembangkangan terhadap konstitusi kita, yang dimana konstitusi telah membatasi jabatan presiden. Kita mempertanyakan jikalaulah permintaan kepala desa yang tergabung dalam APDESI selama ini selalu dipenuhi oleh pak presiden, apakah harus melakukan deklarasi 3 periode? Sedangkan wacana 3 periode tersebut tindakan inkonstitusional dan tidak ada dasar hukum atau legitimasi yang patut untuk diperjuangkan disana?

Aparat desa seperti kepala desa menjadi contoh dasar bahwasanya mereka adalah pelayan publik dan pemimpin di desanya, sehingga mereka dituntut tidak masuk dalam berpolitik praktis yang sudah jelas dasar hukumnya di dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang disebutkan dalam pasal 29 dan pasal 48 yang memuat inti bahawasnya perangkat desa dilarang masuk dalam parpol dan terlibat dalam politik praktis.

Sekalipun Mendagri telah mengatakan deklarasi APDESI bukan acara politik, tetapi masyarakat awam menilai pasti ujung dari deklarasi tersebut ialah politik praktis. Memang bukan saat ini akan berimbas tetapi apabila 3 periode tersebut terlaksana barulah kita akan melihat politik praktis terebut akan berjalan.

Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk mendukung wacana 3 periode yang jelas-jelas tidak mempunyai legitimasi. Dan apabila wacana 3 periode ini tetap berjalan, sama saja para pejabat kita memberikan indeks perpolitikan yang buruk dan akan memengaruhi jiwa semangat reformasi 98  yang akan memancing kemarahan publik.

Halvionata Auzora Siregar adalah putra Batang Natal, Madina / Saat ini kuliah di Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh / Kader HMI Cabang Lhokseumawe, Aceh Utara / Anggota Imabana-Aceh

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    KontraS Sumut: Pemidanaan Dua Youtuber di Medan Membunuh Demokrasi

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – KontraS Sumatera Utara menyatakan pemidanaan dua youtuber di Medan merupakan pembuhuhan terhadap demokrasi dan kontrol sosial publik. Dimikian rilis pers Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumut yang diterima redaksi Mandailing Online, Senin (5/4/2021). KontraS Sumut mengungkap, sidang perkara pidana Reg. No. 3564/Pid.Sus/2020/PN Mdn dengan Terdakwa dua Youtuber […]

  • Rusdi Kirana Setujui Wings Air Hadir di Bandara Mandailing Natal

    Rusdi Kirana Setujui Wings Air Hadir di Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    JAKARTA ( Mandailing Online ) Sesuai target Kementerian Perhubungan Republik Indoneaia, Bandar Udara Mandailing Natal akan rampung pengerjaannya pada akhir tahun 2023 ini dan tahun 2024 akan bisa di operasikan. Langkah Gercep tim TP2D Mandailing Natal pun tidak main main, Jum’at 27/7/2023 kemaren, Tim Percepatan Pembangunan Mandailing Natal menemui pemilik maskapai penerbangan terbesar di Nusantara […]

  • Upaya Puskesmas Sihepeng Meraih Akreditas

    Upaya Puskesmas Sihepeng Meraih Akreditas

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) –  Puskesmas Sihepeng Kecamatan Siabu, Mandailing Natal saat ini berupaya mencapai posisi Puskesmas Terakreditasi. Langkah untuk menuju Terakreditasi itu bukan perkara mudah. Dibutuhkan komitmen yang kuat oleh pimpinan manajemen, staf, tenaga medis serta komitmen pemerintahan kecamatan, desa juga seluruh masyarakat yang berada di kawasan jaringan kerja pusksemas. Sementara itu, Menteri Kesehatan RI […]

  • Veteran Jangan Dilupakan

    Veteran Jangan Dilupakan

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Sudah 66 tahun Indonesia berada dalam atmosfer kemerdekaan, tidak terhitung nyawa yang tercabut demi perjuangan kemerdekaan itu. Di situlah, boleh dibilang peran veteran perang bicara banyak pada masanya. Dari luar pagar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, berbondong-bondong masyarakat menjadi hadirin upacara peringatan detik-detik kemerdekaan ke-66 Indonesia yang dipimpin Presiden Susilo B Yudhoyono. Megah Istana […]

  • Saatnya Dunia Internasional Intervensi Militer Mesir

    Saatnya Dunia Internasional Intervensi Militer Mesir

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Dunia internasional dinilai perlu segera melakukan intervensi terhadap militer Mesir menyusul tragedi berdarah, yang hingga Rabu (14/8) telah menewaskan hingga 525 rakyat sipil. Intervensi diyakini menjadi solusi terbaik yang ada guna menghindari semakin banyaknya jumlah korban yang terus berjatuhan. “Kebiadaban militer Mesir dalam menghadapi demonstran sudah melampaui batas dan cenderung merendahkan dan mengabaikan […]

  • Jembatan Rantopuran Hampir Rampung

    Jembatan Rantopuran Hampir Rampung

    • calendar_month Rabu, 23 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pembangunan jembatan Rantopuran, Gunungtua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hampir rampung. Jembatan yang berada di jalur Jalan Lintas Sumatera ini ambruk akibat terjangan banjir bandang pada 26 Pebruari 2012 sehingga harus diganti dengan jembatan baru. Pembangunan pengganti jembatan ini menghabiskan dana sekitar 6 milyar rupiah. Pantauan wartawan, Rabu (23/1), saat ini, […]

expand_less