Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Hindari Kecurangan, Tabung Gas Diberi Kondom Warna

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
  • print Cetak

MEDAN – Pemprov Sumut dalam waktu dekat akan segera menentukan harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram. Selain harga HET, berdasarkan hasil tim kajian, tabung gas untuk wilayah Sumatera Utara akan ditandai dengan plastik wrap berwarna di setiap Kabupaten/Kota.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprovsu, Bondaharo Siregar menegaskan, saat ini proses penetapan harga HET Sumut, sudah melewati fase eksaminasi. Dikatakannya, bahwa tidak sampai di Maret mendatang, HET elpiji di Sumut segera ditetapkan Gubernur Gatot Pujo Nugroho.

“Kita kan baru usul, ketetapan tetap di pengambil kebijakan. Apakah hasil kajian kita disetujui? Kita tunggu sajalah. Karena ii usulan dari tim. Artinya tidak lebih rendah dari Aceh (Rp16 ribu) dan tidak lebih tinggi dari Sumbar (Rp17 ribu),” katanya kepada Sumut Pos, Selasa (24/2).

Bondaharo lantas mengungkapkan, guna menghindari spekulan elpiji 3 kg yang marak terjadi di beberapa kawasan, pihaknya juga mengusulkan penggunaan warna pada tutup tabung melon tersebut. Usulan itu menjadi salah satu item yang tergabung dalam penentuan HET, yang menjadi patokan harga elpiji 3 kg di Sumut ke depan.

“Usulan penetapan warna ini juga menghindari beredarnya tabung LPG ke daerah lain. Di mana dalam pelaksanaannya nanti, ketika warna tutup tabung di kawasan Langkat semisal berwarna merah, jika ditemukan pada tingkat pengecer atau agen di kawasan Deliserdang, maka tabung tadi dianggap ilegal beredar,” jelasnya.

Untuk tahap awal, sebut dia, tim bentukan Pemprov Sumut dalam penentuan HET, akan memecah warna tutup tabung LPG 3 kg di 28 kab/kota. Bondaharo  menyebutkan istilah tutup tabung elpiji juga kerap diistilahkan kondom elpiji.

“Istilahnya kondom, yang menutup tabung elpiji itu. Tetapi kalau kita sebut kondom konotasinya kan nanti berbeda. Artinya, dengan adanya perbedaan warna pada tutup tabung, akan dengan mudah mengklasifikasikan elpiji tersebut berasal dari daerah mana,” katanya.

Meski demikian, ia berpandangan hal tersebut masih sebatas usulan yang mereka sampaikan ke pimpinan. Selanjutnya keputusan apakah penandaan itu bakal dipakai atau tidak, menjadi wewenang penuh pimpinan dalam hal ini gubernur. “Dalam waktu dekat saya pastikan akan keluar (harga HET),” ujarnya.

Ia mengaku, dalam rapat penentuan HET telah berlangsung lebih dari tiga kali. Unsur-unsur yang terlibat antara lain Biro Perekonomian, Disperindag, Biro Hukum, Bappeda, Dinas Pertambangan dan Polda Sumut. Sementara Pertamina sendiri dalam rapat tidak dilibatkan karena dikhawatirkan adanya intervensi harga.

Meski HET provinsi belum ditetapkan, Bondaharo menegaskan kab/kota di Sumut sebenarnya dapat menetapkan HET sendiri tanpa harus ada pengajuan ke provinsi. Semisal Kabupaten Asahan dan Kabupaten Paluta, yang menurutnya sudah menetapkan HET, lebih dulu ketimbang provinsi.

Dia menambahkan, setelah peetapan HET tersebut terbit, pihaknya akan memanggil Hiswana Migas dan kabupaten/kota, guna mensosialisasikan SK Gubernur soal penetapan harga dan warna untuk tabung elpiji itu. “Untuk sanksinya itu menjadi kewenangan Hiswana Migas guna mencabut izinnya,” katanya. 

sumber :metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • DALIHAN NA TOLU

    DALIHAN NA TOLU

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Budayawan Mandailing Hubungan kekerabatan antar individu dalam masyarakat Mandailing tercermin dalam konsep Dalihan Na Tolu. Segala aktivitas sosial budaya indovidu tidak dapat dipisahkan dari ikatan kekerabatan ini. Konsep ini diyakini asli kreasi nenek moyang Mandailing karena tidak ditemukan padanannya dalam budaya manapun. Mereka meyakini bahwa konsep Dalihan na Tolu dapat membentuk […]

  • DPRD Madina Masih Bergolak

    DPRD Madina Masih Bergolak

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Konstalasi politik di tubuh DPRD Madina masih panas. Dampaknya, draf Perhitungan APBD 2011 yang sudah sebulan diajukan pemkab ke gedung dewan itu, hingga kini nasibnya terkatung-katung belum dibahas lembaga legislatif itu. Ini mengindikasikan DPRD Madina masih bergolak. Kabar yang hangat di gedung dewan, bahwa terjadi “perang dingin” yang rumit antara dua kelompok di DPRD Madina. […]

  • UPTJJ Kotanopan Bina Marga Sumut: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    UPTJJ Kotanopan Bina Marga Sumut: Selamat Pelantikan Sukhairi Atika

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar
  • Bupati Madina: Keputusan RUPS LB Bank Sumut 2023 Putusan Terbaik

    Bupati Madina: Keputusan RUPS LB Bank Sumut 2023 Putusan Terbaik

    • calendar_month Senin, 6 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2022 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2023 PT. Bank Sumut berlangsung di Medan, Senin (6/3). Selain dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi juga hadir para bupati dan wali kota se-Sumut, termasuk Bupati Mandailing Natal, Ja’far Sukhairi Nasution. Komposisi saham PT Bank Sumut dimiliki […]

  • Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    Perkuat Argumentasi Hukum. Kuasa Hukum Cabup-Cawabup Madina Serahkan Puluhan Alat Bukti ke MK

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    JAKARTA( Mandailing Online ): – Ketua Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal Nomor Urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Muhammad Ichwan Husein Nasution, Salman Alfarisi Simanjuntak menyerahkan puluhan alat bukti baru ke Mahkamah Konstitusi (MK). Alat bukti tersebut, kata Salman dalam rangka memperkuat argumentasi paslon nomor urut 1 […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

expand_less