Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

Relevansi dan Vitalitas Marga Mandailing Dalam Figur Ideal Calon Bupati Madina (1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2015
  • print Cetak

 

Catatan: Muhammad Ludfan Nasution

 Alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta

 

Ketika dialog tentang Pilkada Madina 2016 di media sosial, mengemuka pra-wacana tentang kriteria Calon Bupati Madina. Salah satu dan yang pertama saya tawarkan adalah kriteria Marga Mandailing. Banyak juga komentar yang masuk.

Salah satu tanggapan bernada proters terhadap gagasan kriteria itu datang dari teman fb bernama @Zul Mardongan Fikar. Sayang, saya tidak sempat memberikan argumentasi yang cukup. Dalam kesempatan itu saya sampaikan, sekilas kriteria yang saya tawarkan hanya menguntungkan tokoh-tokoh ber-marga Mandailing.

Maka saya tuliskan di situ: "Tapi, sama sekali ini bukan primordialisme. Sebenarnya kita meminta pertanggungjawaban sosio-kultural dari setiap mereka yang mewarisi marga. Jadi, jangan cuma enaknya memakai marga."

Lebih dari itu, saya juga tegaskan dalam media sosial itu, bahwa menjadi bupati/wakil bupati itu bukanlah pekerjaan yang enak, apalagi berlaku seenaknya. Maka, di sini juga saya tanyakan: apakah argumentasi saya logis, masuk akal dan bisa diterima?

Bukan Primordialisme

Sekali lagi, saya tandaskan, kriteria marga ini bukan primordialisme, etnosentrisme atau agoisme kultural. Jadi, mohon maaf, yang kebetulan tak bermarga Mandailing sebaiknya tahan diri dulu atau ambil sikap 'tau diri' dulu. Biarkan mereka yang hari ini mewarisi marga secara genetik (darah) tampil dengan sikap bertanggungjawab untuk memperbaiki (pature) Madina ini.

Santabi sapulu maradopkon mora, kahanggi, anak boru umumna koum sasudena di group fb #Merbas Batang Gadis pembaca Malintang Pos dan umumnya masyarakat Mandailing Natal, baik yang berdomisi di dalam maupun di luar Madina.

Manjelang detik-detik menegangkan dan mendebarkan Pilkada Madina 2015 ini, kami meminta sedikit perhatian. Get memangkal argumentasi, yang nantinya mungkin saja bisa diterima atau ditolak, tentang relevansi marga dalam kriteria figur ideal Calon Bupati Madina periode 2016-2021.

Dalam kalkulasi antropologis, mengedepankan persyaratan Marga Mandailing sebagai satu dari sekian kriteria figur yang dimiliki Calon Bupati atau Wakil Bupati merupakan patokan yang sangat signifikan. Malah, anggo adong halakna, dungi antong anggo bisa, itu termasuk tokoh na marasal sian kalangan harajaon, keturunan ni raja-raja Mandailing Godang do.

Mengapa? Mengapa harus yang berkualifikasi marga/harajaon? Ini pertanyaan mutlak. Mamang harus ada dasar dan alur logika yang sehat di balik tesis yang terkesan sangat-sangat konservatif dan ortodok ini.

Apa pun definisinya, konsep marga merujuk pada pengertian marga dalam bahasa ibu masyarakat Mandailing.

Dalih Konservatif

Tentu saja, ada alur cerita dan logika dari tesis ini. Beberapa dalih berikut dapat menguraikannya, yaitu:

1. Wujud Madina saat ini, setelah berusia 16 tahun, sangat absurd. Selain karena banyak pihak yang bersikap seolah tak mampu lagi memperbaiki keadaan, sebahagian kalangan justeru seperti sepakat untuk memancing di air keruh, menggunting dalam lipatan, karena menganggap Madina kini seperti benang kusut, sudah tak dapat diperbaiki lagi, sudah seperti menegakkan benang basah dan merasa lebih baik paoto-otohon ketimbang dipaoto-oto.

2. Banyak pihak yang terlibat langsung dalam pergumulan ide, obsesi dan emosi hingga Madina saat ini memiliki karakteristik yang mengerikan, rancak di labu tapi di dalamnya seperti benang kusut. Sebut saja beberap pihak di antaranya: kepala daerah, partai politik (parpol), birokrasi, pengusaha, ormas, lembaga swadaya masyarakat (LSM), wartawan dan lain-lain yang secara signifikan dan formal punya peran dalam geliat glamor perjalanan 16 tahun Madina ini. (bersambung)

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Safari Ramadhan Rampung

    Jadwal Safari Ramadhan Rampung

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal sudah merampungkan jadwal Safari Ramdhan. Kabag Kesra Sekretariat Pemkab Mandailing Natal, Taufik Lubis kepada wartawan, Kamis (11/7/2013) mengatakan, safari ramadhan akan dilakukan ke kecamatan-kecamatan yang dilakukan Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta pejabat lainnya. Safari Ramadhan dijadwal mulai berlangsung sejak pekan kedua Ramadhan. Selain ke kecamatan-kecamatan, kegiatan […]

  • Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sahrul M Pasaribu mengatakan, para pemilik jabatan baru agar meningkatkan etos kerja sehingga capaian target kerja dapat dicapai. "Mari lakukan yang terbaik untuk membangun daerah ini lebih baik," kata Bupati Tapsel, Sahrul Pasaribu saat melantik pejabat eselon III dan IV di Kantor Sipirok, Rabu (11/2). Dikatakan, pelantikan jabatan […]

  • Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    Isu Hantu Kolor Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        Para Anak Gadis Diungsikan ke Kota PALUTA – Warga desa yang berada di Kecamatan Padang Bolak dan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) sejak tiga bulan belakangan ini resah dengan maraknya isu hantu kolor. Akibatnya sejumlah keluarga yang memiliki anak gadis pun langsung mengungsikannya ke luar kota, sebab keluarganya tidak ingin anak gadisnya […]

  • “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    “Naik Darah Tinggiku Ngurus Kartu Keluarga di Pemkab Madina Ini”

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    “Katanya bupati sekarang berjanji pelayanan ngurus KTP sama Kartu Keluarga mudah untuk rakyat Madina. Apanya yang mudah. Susahnya bikin darah tinggi saya naik,” kata Sarimuddin, warga Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Kecamatan panyabungan, Sabtu (13/8) lalu di warung tak jauh dari Dinas Dukcapilsosnakertrans Madina. Betapa tidak naik pitam, sejak hari Rabu (10/8/2016) dia mengurus Kartu […]

  • Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) terutama para alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat agar mensukseskan program Magrib Mengaji yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Harapan itu dihimbaukan Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya pada peringatan Isra’Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Kamis, […]

  • Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    Pendapatan Angkutan Pedesaan Turun 75 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Penurunan pendapatan angkutan pedesaan menurun sekitar 75 persen dalam 3 pekan terakhir. Itu diungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Mandailing Natal, Palit Nasution menjawab Mandailing Online di Panyabungan, Selasa (7/4/2020). “Kondisi itu sudah sekitar 3 pekan,” ujar Palit. Menurutnya, faktor penurunan itu akibat penurunan perekonomian masyarakat dampak pendemi Corona dan […]

expand_less