Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

PWI-KWRI Sosialisasi Energi Panas Bumi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Eksploitasi panas bumi bagi pembangkit litsrik tidak mempengaruhi areal pertanian di sekitarnya, pada pada kesuburan tanah ataupun air.

Dan berdasarkan pengalaman proyek-proyek panas bumi di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa pertanian lokal dapat berjalan berdampingan secara baik dengan operasi panas bumi.

Pembangkit panas bumi Wayang Windu di dekat Bandung, Jawa Barat, misalnya, berdampingan dengan salah satu area tanaman budidaya yang paling produktif di Indonesia, dan dengan salah satu perkebunan teh terbesar di Indonesia.

Itu dikemukakan ahli pengeboran Panas bumi, Dorman Purba pada sosialisasi tentang panas bumi kepada kalangan wartawan di Mandailing Natal (Madina) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) bekerjasama dengan PT.Tirta Kencana Selaras di Aula Hotel Rindang, Kamis (9/4).

Acara itu mendatangkan ahli pemateri dari PT. Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), yakni Hermansyah bidang Safety Briefing, Birean Sagala tentang konsep panas bumi, Dorman Purba ahli pengeboran (Driling), dan Apriadi Djamhurie Gani materi bidang CDCR.

Sosialisasi itu membahas banyak aspek, mulai dari kebutuhan energy listrik secara nasional, perbedaan panas bumi dengan minyak dan gas, lingkungan hidup di sekitar geothermal, tehnologi pengeboran, undang-undang panas bumi dan aspek soial lainnya.

Birean Sagala soal konsep panas bumi menyatakan bahwa esploitasi panas bumi juga telah dilakuan di berbagai negara sejak tahun 1827, dan industri pemanfaatan panas bumi termasuk ramah lingkungan dibanding dengan pertambangan minyak dan gas.

Di sisi lain, Dorman Purba menyatakan areal pengeboran panas bumi hanya membutuhkan areal sekitar 2 hektar, luas itu itupun hanya sebentar selama pengeboran, setelahnya hanya tersisa kepala kepala sumur saja yang memakan tempat beberapa meter saja.

Tenaga pengebor berasal dari ahli-ahli yang perofesional serta berpengalaman di berbagai belahan dunia dan sudah memperoleh sertifikasi dari asosiasi ahli pengeboran, sebuah lembaga indevenden internasional.

Pengeboran dilakuan bertahap-tahap. Karena di tiap tahap, pipa selubung atau casing harus disemen terlebih dahulu, serta dilakuan analisa secara rinci. Lokasi pengeboran juga akan dipasang sungkup yang kuat sehingga abu pengeboran hanya bertahan di dalam sungkup.

Dikatakannya, eksplorasi panas bumi sangat jauh berbeda dengan eksplorasi minyak dan gas, sebab panas bumi hanyalah air panas di dalam perut bumi yang dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin pembangkit listrik. Air panas itu akan dikembalian ke dalam perut bumi dengan cara menginjeksi. Sebaliknya minyak dan gas adalah bahan yang mudah terbakar.

Ketua PWI Madina Sarmin Harahap menyatakan sosialisasi ini bertujuan menambah wawasan wartawan tentang energi panas bumi, karena kehadiran panas bumi di Madina merupakan hal yang baru dalam dunia pertambangan.

Dengan adanya sosialisasi ini, wartawan diharap mampu memahami seluk beluk pemanfaatan panas bumi bagi energy listrik sehingga dapat dengan jernih dalam penulisan.

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    Pemkab Madina Minta Perbaikan Puluhan Jaringan Irigasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta pemerintah membantu perbaikan dan pembangunan 58 jaringan irigasi di Madina. Itu dicuatkan Atika kala menghadiri rapat koordinasi bidang pangan di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Medan, Selasa (21/1/2025). Rapat bertajuk Pelaksanaan Sinkronisasi, Koordinasi, dan Pengendalian Program Swasembada […]

  • Mahasiswa Sosa Desak Wisjnu Selidiki Pembalak Liar di Palas

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Belasan massa dari Ikatan Mahasiswa Sosa dan Sekitarnya (IMSS) menuntut Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro melakukan pemeriksaan terhadap PT Evi Group, yang diduga melakukan pembalakan liar hasil hutan dikawasan Hutang Batang Lubu Sutam, Padang Lawas (Palas). Dalam pernyataan sikapnya, pengunjuk rasa, menggelar orasi di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Sumut, Kamis (19/7/2012), […]

  • Fahrizal Sudah Giring Dana Pembangunan Banyak Masjid dan Pesantren di Madina

    Fahrizal Sudah Giring Dana Pembangunan Banyak Masjid dan Pesantren di Madina

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Dapil Sumut 7, Fahrizal Efendi Nasution, ternyata membawa banyak dana aspirasi ke kampung halamannya, Mandailing Natal (Madina), selama menjabat sebagai anggota DPRD Sumut. Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Madina ini kepada wartawan menyebut, dana aspirasi yang dia perjuangkan itu dominan dibawa ke Madina […]

  • Bupati Karo Belum Dapat Dimakzulkan

    Bupati Karo Belum Dapat Dimakzulkan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Proses pemakzulan Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, hingga Rabu (19/3), masih terganjal. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku belum dapat memroses pemberhentian yang bersangkutan ke tahap berikutnya, karena belum menerima surat rekomendasi dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho. Padahal pada 13 Februari 2014 lalu, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan mengabulkan permohonan pimpinan DPRD […]

  • Ketika Fir’aun Berkuasa

    Ketika Fir’aun Berkuasa

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ketika Fir’aun berkuasa, dirinya dikelilingi pemuka agama, konglomerat, dan juga para penjaga keamanan. Ketika Fir’aun berkuasa, di sisi kanannya ada Bal-am bin Ba’ura. Bal-am adalah seorang pemuka agama, yang dengan penguasaannya atas dalil-dalil agama di zamannya, dia memutar-mutar lidahnya demi membenarkan semua tindakan Fir’aun dan dengan kejinya menuding orang-orang yang memperjuangkan kebenaran sebagai penjahat […]

  • DCS dapil 2 Nasdem Madina

    DCS dapil 2 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Nasdem Madina

expand_less