Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Aspirasi Ade Melalui Mural

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
  • print Cetak

 

Oleh : Diurnarii Publisher / Zakiyah Rizki Sihombing

Dalam mural aku bukan cuma sekedar coret-coret dinding, tapi ada makna yang ingin aku ungkapkan lewat mural ini” Ungkap Ade di sela-sela kesibukannya mengaduk cat sebelum memural.

Pada kenyataannya setiap orang memiliki ekspresi yang berbeda dalam kehidupan. Profesi, skill, bakat menjadi modal utama bagi seseorang dalam menapaki kerasnya hidup. Seperti halnya Ade Radinal Siregar, seniman asal Medan ini memilih mural dalam berekspresi dan beraspirasi.

Sejauh ini, penyampaian aspirasi masyarakat hanya terbatas pada media cetak dan media elektronik, seperti surat kabar dan internet. Namun, ada cara unik yang dilakukan Ade Radinal Siregar dalam mengkritisi kebijakan pemerintah. Salah satunya dengan membuat lukisan mural bertema korupsi. Padahal dalam memural Ia masih terbilang baru, namun lukisannya tersebut menuai banyak pujian di masyarakat kota Medan. Seni mural yang selama ini dianggap sebagai coretan kreativitas anak muda belaka ternyata memiliki sisi inovatif lain yang dapat dikembangkan secara maksimal sehingga seni mural tidak hanya terlihat dari sisi visualnya saja namun juga memiliki makna di dalamnya.

Selain tematik dan kritis, Ade juga menggambar lukisan dengan tema Lowbrow yaitu dengan menggunakan objek tokoh tertentu hingga karakter kartun. Beberapa tokoh yang sempat menjadi objek muralnya seperti Warkop DKI, Soe Hok Gie, Kartini, Munir hingga tokoh imajinatif lainnya. Untuk memural (melukis dengan media dinding) biasanya Ia membutuhkan waktu 4 hingga 5 jam tergantung kesulitan objek lukisannya. Jika graffity menggunakan cat semprot, mural justru memanfaatkan kuas, cat dinding dan sketsa dalam pengerjaannya. Secara kasat mata memang mural lebih sulit akan tetapi akan menjadi lebih mudah ketika dilengkapi dengan proyektor.

Sebelum dilukis, biasanya dibuat dulu sketsa gambarnya pake pensil atau bisa juga dibantu sama proyektor supaya lebih gampang,” tambahnya

Anak ke-enam dari tujuh bersaudara ini mengaku belajar mural secara otodidak pada tahun 2011 lalu hingga tak lama Ia menemukan komunitas mural di Medan untuk sekedar berbagi dan berdiskusi mengenai seni. Hasil lekukan kuasnya juga tidak Ia konsumsi sendiri melainkan juga sudah tersebar di beberapa tempat. Berbagai tempat nongkrong telah meminta jasanya memural sebagai pendukung design interior dinding seperti ; Siantar Square, Warung Menolak Lupa, Kedai Boogie dan lain sebagainya.

Event dan Penampilan Seni yang telah diikuti :

  • Event Delux-2013, Aphoria-8 Januari  2014
  • Fashion for Fashion-Mei 2014
  • Acem-Oktober 2014
  • Pemuda Metropolis (2013)
  • Parkiran Seni (April 2014)
  • Panggung Rakyat (Maret 2015) dan
  • Kreatif 2015.

Selain itu, untuk sekali memural Ia dapat meraup ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bagi yang ingin mengenalnya lebih dekat dapat menghubunginya Via Instagram @Punkability dan Facebook : Ade Radinal Siregar.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    Pemkab Madina Belum Tarik Pajak Galian C AMP

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pajak Gailan C dari perusahaan-perusahaan pabrik pencampur aspal (AMP) di Madina belum masuk ke pundi Pendapatan Asli Daerah. Postur PAD di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal  TA 2018 maupun 2019 tidak terlihat pajak galian C dari perusahaan-perusahaan AMP. Padahal, pajak Galian C dari AMP (Asphalt Mixing Plant) […]

  • Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    Video: Umar Abduh Nyatakan Prabowo Unggul 54%, Fakta Hasil Pilpres 2014 Ditangan TNI Dan Polri

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pengamat intelijen dan kepolisian dari Center for Democracy And Social Justice Studies (CeDSoS) Umar Abduh membeberkan data penghitungan atau rekapitulasi suara Pilpres 2014 diduga berasal dari rekapitulasi TNI dan Polri. Dalam data perolehan suara yang dimilikinya, Umar mengungkapkan pemenang pilpres adalah Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Hal itu terungkap dari video Youtube yang […]

  • Iskan Qolba Terus Salurkan APD Untuk Tim Medis

    Iskan Qolba Terus Salurkan APD Untuk Tim Medis

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim medis merupakan garda terdepan untuk melakukan pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona (Covid 19). Dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memiliki perhatian serius terhadap garda ini. Dan anggota DPR RI dari PKS Iskan Qolba Lubis dalam pekan pekan terakhir terus berupaya memperhatikan para tim medis yang ada di daerah pemilihannya menyalurkan […]

  • Madina Bakal Peroleh 2000 Unit Listrik Tenaga Surya

    Madina Bakal Peroleh 2000 Unit Listrik Tenaga Surya

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Madina bakal memperoleh listrik tenaga surya sebanyak 2000 unit. Rencananya akan dipasang sebagai penerangan jalan di 23 kecamatan. Terutama jalan-jalan yang belum dimasuki jaringan kabel PLN. Ini merupakan bantuan jenis hibah dari Lembaga Pengelolaan Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) untuk Madina (Mandailing Natal). Kepastian hibah […]

  • Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA : Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun. Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan […]

  • Menjaga Anak dari Bahaya Moderasi Agama

    Menjaga Anak dari Bahaya Moderasi Agama

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Intan Marfuah Aktivis Muslimah Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) menyosialisasikan moderasi sejak dini di madrasah, Kota Balikpapan, Rabu (11/9/2024). Dalam kegiatan sosialisasi ini, Iriana didampingi Wury Ma’ruf Amin dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM). Sosialisasi tentang moderasi sejak dini di madrasah bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada anak-anak. Program […]

expand_less