Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
  • print Cetak

JAKARTA – Hubungan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Ketua DPRD Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, memanas. Dari persoalan proyek, berpotensi merembet ke kasus suap sengketa pilkada Tapteng yang sudah menyeret Bonaran Situmeang.

Kuasa Hukum Pemkab Tapteng, Roder Nababan, berencana segera mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendesak agar Bakhtiar diusut dalam dugaan keterlibatan dia dalam kasus suap ke mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

“Dalam amar putusan untuk Bonaran itu, disebutkan Bakhtiar Sibarani punya peran penting. Dia itu bersama Irham Buana Nasution yang menghubungkan Bonaran dengan Akil. Jadi biar adil, KPK harus mengusut keterlibatan dia. Jangan hanya Bonaran yang kena,” ujar Roder kepada koran ini via ponselnya, kemarin (29/7).

Loh, ada apa rupanya? Roder mengungkapkan, langkah mendesak KPK ini terpaksa dilakukan karena sikap Bakhtiar yang menurutnya sangat arogan. Bukan hanya minta jatah proyek, kata Roder, Ketua DPC Partai Hanura Tapteng itu juga berupaya menjadi pengatur tunggal lelang proyek di lingkup Pemkab Tapteng.

Ada juga indikasi, Bakhtiar memanfaatkan posisinya sebagai ketua dewan untuk kepentingan pribadinya itu. Dimana, Bakhtiar mengeluarkan surat undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilayangkan DPRD Tapteng kepada Bupati H Sukran Jamilan Tanjung SE.

Surat itu juga memanggil 4 pimpinan SKPD yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Inspektorat, Kabag Hukum dan Unit Layanan Pengadaan (ULP), pada Selasa (28/7).

“Dalam surat itu, dengan dalih untuk kelancaran proses RPD tersebut, DPRD meminta para pimpinan SKPD itu membawa  daftar satuan harga, Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan hal-hal yang dianggap perlu. Nah, buat apa itu? Padahal data itu juga ada di Sekwan. Misal daftar satuan harga, itu dulu kan sudah mendapat persetujan dewan sehingga datanya juga ada di Sekwan,” ujar Roder, yang juga Kuasa Hukum Pemkab Taput itu.

Pengacara yang lama kerap beracara di MK itu menilai, sikap Bahktiar aneh dan arogan. Dia, menurut Roder, tidak paham fungsi DPRD  yakni fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Menjelankan fungsi pengawasan itu, ya harus dilaksanakan dulu kegiatannya (oleh pemkab, baru dilakukan pengawasan oleh dewan,” kata Roder. Dengan nada nyinyir, Roder menyindir Bahktiar.

“Bakhtiar kayaknya inovatif, ingin menambah-nambahi fungsi DPRD, dari tiga menjadi empat. Yang keempat itu mengurusi tender proyek yang ujung-unjungnya meminta bagian proyek,” pungkasnya. (metrosiantar)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN(Mandailing Online): Wakil bupati Madina terpilih, Atika Azmi Utammi Nasution, menyantunan anak yatim di Kecamatan Pakantan, Senin (28/6/2021). Penyantunan dipusatkan di Desa Huta Gambir, kediaman H. Pahmi Lubis. “Acara hari ini adalah personal sebetulnya. Saya dengan masyarakat Kecamatan Pakantan membayar nazar,” sebut Atika di sela-sela acara penyantunan anak yatim. Lisda orang tua dari anak yatim […]

  • Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    Kapolres Mandailing Natal Jenguk Korban Penganiayaan

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres Mandailing Natal AKBP Hirbak Wahyu Setiawan menjenguk warga Tabuyung korban penganiayaan di RS Panyabungan, Kamis (07/04/2011). Empat orang warga Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal dianiaya OTK pada Kamis (07/04/2011) sekira pukul 02.00 WIB. (Ist) Sumber : Beritasumut

  • Mualaf AS Menanti Ramadhan Untuk Berinteraksi

    Mualaf AS Menanti Ramadhan Untuk Berinteraksi

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      CLEVELAND (Mandailing Online) – Sejak mengucapkan syahadat lebih dari lima tahun lalu, Paul K. DeMelto (40 tahun) baru merasakan menjadi seorang Muslim sejati ketika Ramadhan tiba. “Satu hal yang saya harapkan ketika memilih Islam sebagai keyakinan supaya dapat berinteraksi dalam sebuah komunitas,” urai DeMelto pada the Huffington Post yang dilansir Kamis (18/6). Seperti kebanyakan […]

  • Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

    Sorikmas Mining Butuh 500 Pekerja

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan PT Sorikmas Mining (SM) membutuhkan sekitar 500-an tenaga kerja saat masa eksploitasi atau produksi, yang direncanakan dimulai akhir tahun 2011 mendatang. Perusahaan tersebut juga akan mengutamakan karyawan atau pekerja lokal yang berasal dari Mandailing Natal dengan mengedepankan keahlian yang dimilikinya. Leohara Situmeang, Bagian Humas PT SM, saat ditemui METRO di kantornya yang terletak di […]

  • Rahudman Ragukan Survei Perawan

    Rahudman Ragukan Survei Perawan

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, meragukan validitas hasil survei BKKBN yang menunjukkan 52 persen remaja wanita Medan tidak perawan. “Waduh, lihat-lihat dulu survei-nya, valid tidak datanya. Jangan sembarangan ungkapkan hasil seperti itu,” katanya seusai rapat pembahasan RAPBD 2011, di DPRD Medan, Senin (29/11). Senada Kabag Humas Pemko Medan, Hanas Hasibuan, mengatakan hasil survei tersebut […]

  • Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    Tarif CPNS Langkat Rp160 Juta

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Di Tebing Tinggi, 15 Formasi Masih Kosong LANGKAT-Jumlah pelamar CPNS tahun 2010 baru mencapai 5.210, menurun hingga 50 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai angka 12.089 orang. Beredar isu, hal ini dikarenakan pelamar banyak yang kurang percaya dengan panitia seleksi CPNS Pemkab Langkat. Kabarnya, kuota CPBS tahun ini sudah diisi anak-anak pejabat dan ’orang kaya’ […]

expand_less