Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
  • print Cetak
Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

Pasangan Haji-Miswaruddin di kampanye akbar

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12).

Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah Ustadz Abdul Wahid dan Ustadz Hasan Tanjung LC.

Selain tokoh partai Golkar dan PPP, juga H Ismail Hakim Lubis atau akrab disapa Oji Atas yang merupakan ayah kandung Saparuddin Haji.

Oji Atas dalam orasi politiknya menyatakan, pasangan Saparuddin Haji dan Miswaruddin Daulay merupakan pasangan yang memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda, diperkirakan akan mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Soso Saparuddin Haji dinilai dapat membawa masyarakat Madina lebih sejahtera lima tahun ke depan. Selain berlatar belakang santri dan pernah menempuh pendidikan di University of Cairo, dan telah sukses memimpin berbagai organisasi termasuk organisasi ekonomi Kadin. Sementara Miswaruddin Daulay dikenal sebagai akademisi di salah satu perguruan tinggi negeri di Medan.

 “Paslon nomor urut 3 ini merupakan pasangan ideal, dan insyaAllah akan melakukan perubahan bagi masyarakat Madina lebih sejahtera, mari kita pilih pasangan nomor urut 3 untuk Madina yang lebih baik,” ujarnya dari podium.

Dia juga menyampaikan kepada seluruh PNS di pemerintahan, mulai dari pejabat, camat, lurah dan kepala desa supaya jangan mau ditekan dan diintervensi maupun dipaksa untuk memilih salah satu paslon ataupun dipaksa menjadi tim sukses, tetapi berikanlah hak suara untuk menentukan pilihan pada tanggal 9 desember.

“Jangan mau dipaksa, karena kita sudah merdeka. Cukup sudah kita dijajah selama 3,5 abad oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang, ini zamannya reformasi dan kita berhak dan bebas untuk menentukan pilihan kita, jangan takut kepada siapapun, melainkan takut sama Tuhan” sebutnya.

Sementara, Ir Amin Daulay dari Golkar, dalam orasi politiknya menyatakan, 16 tahun sudah Kabupaten Madina mekar dari Tapanuli Selatan, dan selama itu juga pembangunan di Madina belum memberi dampak yang positif bagi kesejahteraan rakyat.

“Saya sendiri dan bapak Oji Atas adalah saksi hidup mekarnya daerah kita ini, enam belas tahun sudah Madina mekar, tapi selama itu juga masyarakat masih banyak yang sengsara, rakyat masih miskin dan terzalimi, sementara mereka-mereka yang duduk manis di sana hanyalah penikmat-penikmat dari perjuangan tokoh-tokoh kita terdahulu,” katanya.

“Karena itulah, mari kita bersama-sama memilih nomor 3, karena pasangan Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yang lahir dan dibesarkan di Madina tentu lebih mengerti apa yang dibutuhkan rakyat. Mari tinggalkan semua perbedaan dan satukan pilihan kita kepada paslon nomor urut 3 untuk perbaikan Madina ke depan,” teriak Amin.

Di sesi lain, Miswaruddin Daulay mengatakan, sudah saatnya masyarakat Madina bangkit dari keterpurukan, bangkit dari ketertinggalan dengan memilih paslon nomor urut 3,  yang akan membuktikan bahwa Madina bisa lebih baik dari yang selama ini.

“Kami akan abdikan apa yang ada dalam diri kami untuk seluruh rakyat Madina, kami prihatin melihat perjalanan Kabupaten Madina yang sudah cukup lama, tapi rakyat belum merasakan dampak positif. Kami akan amanah, berikan kesempatan dan kepercayaan bagi kami untuk memimpin daerah yang sama-sama kita cintai ini, insya Allah kami akan buat perubahan, tidak ada yang namanya KKN, tidak ada membayar untuk suatu jabatan, kami siap melaksanakan pemerintahan yang bersih dan berkualitas, yakinlah bersama kami Madina akan lebih baik,” kata Miswar.

Sedangkan Saparuddin Haji alias Akong dalam orasinya mengatakan, ‎Kabupaten Madina sungguh kaya sumber daya alam, tapi sesungguhnya SDA yang dimiliki itu belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Kebijakan-kebijakan pemerintah belum berpihak kepada rakyat, sehingga banyak terjadi ketimpangan yang berujung penderitaan bagi rakyat.

“Kita melihat harga karet murah, harga hasil bumi masyarakat tidak diperhatikan pemerintah. Apabila masyarakat memberikan amanah, kami nanti bersama DPRD akan membuat langkah strategis untuk menuntaskan persoalan-persoalan rakyat, itu yang kami utamakan. Karena, sudah cukuplah rakyat menderita di tengah kekayaan alam yang kita miliki. Karena semua kekayaan alam ini adalah milik kita dan diperuntukkan untuk kesejahteraan ummat, bukan untuk kekayaan mereka-mereka yang mengkhianati rakyat,” katanya.

“Berikan kepercayaan dan kesempatan bagi kami, kami akan amanah, kami tidak akan memberikan janji-janji, tapi kami akan tunjukkan bukti bahwa kamilah yang terbaik diantara paslon yang lain, pilih kami tanggal 9 desember mendatang, dan InsyaAllah kami akan berbuat yang terbaik bagi daerah kita,” himbau Saparuddin Haji.

Sumber                : http://koranbogor.com

Editor    : Dahlan Barubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Minta KPU Madina Verifikasi Ulang Berkas Harun Musthafa

    Bawaslu Minta KPU Madina Verifikasi Ulang Berkas Harun Musthafa

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menduga KPU Madina melanggar administrasi pemilihan dengan tidak melakukan verifikasi dokumen calon bupati nomor urut 1, Harun Musthafa Nasution. Untuk itu, Bawaslu merekomendasikan KPU kembali melakukan verifikasi ulang atas dokumen Harun Musthafa. Hal tersebut sesuai dengan Surat Bawaslu Nomor 081/PP.00.02/K.SU-11/11/2024 yang ditujukan kepada […]

  • Ikanas Akan Terbitkan Petisi

    Ikanas Akan Terbitkan Petisi

    • calendar_month Selasa, 4 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online)  – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Nasution (IKANAS) Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan tanggapannya terkait pemberian marga Nasution kepada Ali Moechtar Ngabalin Ketua DPD Ikanas Sumut Dr H Amarullah Nst, SE. MBA mengungkapkan pihaknya banyak mendapat pertanyaan-pertanyaan baik itu dari pengurus Ikanas Sumut, anggota dan masyarakat pada umumnya tentang pemberian marga […]

  • Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    Pemda Madina Diminta Putuskan Kerjasama Dengan CI

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Batang Pungkut Green (BPGC) meminta Pemkab Mandailing Natal (Madina) memutuskan kerjasama dengan pihak Conservation Internasional (CI) yang sudah 2 tahun berjalan. Direktur BPGC, Saparuddin Lubis kepada wartawan, Senin (7/7/2014) menyatakan alasan bahwa selama 2 tahun ini sebanyak 5 item yang digarap CI dengan Pemkab Madina tak menghasilkan apa-apa. Justru semakin memberikan […]

  • Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    Ketika Cinta Ditolak, Iman Ditabrak?

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Cinta ditolak, dukun bertindak! Begitulah kalimat yang dulu sempat popular bagi pejuang cinta yang menabrak akal sehatnya demi mengejar atau juga melampiaskan sakit hati pada lawan jenisnya. Namun saat ini, dukun tidak lagi diminati. Karena mungkin, kerjanya terlalu bertele-tele apalagi jika sampai merogok kocek yang hingga kendor. […]

  • Di Madina Adik Lantik Abang jadi Sekda

    Di Madina Adik Lantik Abang jadi Sekda

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan. Hidayat Batubara selaku Bupati Mandailing Natal (Madina) melantik abangnya, M Daud Batubara sebagai sekretaris daerah (sekda), Selasa (9/8), di aula kantor bupati, kawasan Bukit Paya Loting, Desa Parbangunan, Panyabungan. Sementara itu, di sejumlah sudut kota, khususnya kawasan jalan lintas Sumatera depan kantor bupati terpampang spanduk, antara lain bertulis “Tolak Pemerintahan KKN”. Tidak diketahui siap […]

  • Pemkab Tapteng Siapkan Peralatan Antisipasi Kecelakaan

    Pemkab Tapteng Siapkan Peralatan Antisipasi Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Pandan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), telah menyiapkan berbagai peralatan guna mengantisipasi bencana atau kecelakaan yang mungkin terjadi di berbagai lokasi objek wisata di Tapteng. Peralatan yang disediakan guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para wisatawan. Di beberapa objek wisata yang kita miliki, seperti Pantai Bosur, […]

expand_less