Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Di Madina Adik Lantik Abang jadi Sekda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Hidayat Batubara selaku Bupati Mandailing Natal (Madina) melantik abangnya, M Daud Batubara sebagai sekretaris daerah (sekda), Selasa (9/8), di aula kantor bupati, kawasan Bukit Paya Loting, Desa Parbangunan, Panyabungan.
Sementara itu, di sejumlah sudut kota, khususnya kawasan jalan lintas Sumatera depan kantor bupati terpampang spanduk, antara lain bertulis “Tolak Pemerintahan KKN”.

Tidak diketahui siap yang membuat dan tujuan pemasangan spanduk itu. Namun, diduga terkait pengangkatan Daud Batubara sebagai Sekda Madina.

Pantauan di kantor bupati, saat acara pelantikan Sekda, aparat dari personil Polres Madina terlihat berjaga – jaga. Soalnya, sehari sebelum pelantikan, beredar pesat singkat (SMS) bahwa mahasiswa dari Aliansi Anti KKN akan melakukan unjuk rasa menolak pemerintahan KKN.

Bupati dalam pidato pelantikan itu mengatakan, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dan biasa di lingkungan pemerintahan. Hal itu memang harus dilakukan sebagai bagian dinamisasi dari proses organisasi birokrasi.

“Promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Hal ini akan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal biasa pula,” kata Bupati.

Dikatakan Bupati, pelantikan Sekda ini dilaksanakan untuk mengisi jabatan Sekda yang kosong, agar roda pemerintahan berjalan baik. “Jabatan ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan,” pesan Bupati.

Ia juga berharap setelah dilantiknya Sekda, agar seluruh SKPD menyatukan visi dan misi untuk kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Madina.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan menilai usulan calon Sekda berbau unsur nepotisme. Pasalnya, salah satu dari 3 nama yang diajuhkan ke Gubsu itu adalah keluarga dari Bupati Hidayat Batubara.

“Kita sangat menyayangkan sikap Bupati Madina yang telah mengusulkan saudaranya sendiri untuk menjadi Sekda. Seluruh masyarakat di Madina tahu bahwa M Daud Batubara merupakan saudara dari bupati. Kita tidak tahu apa yang mendasari bupati mengusulkan saudaranya sendiri sebagai Sekda,” kata Iskandar, Rabu (3/8).

Menurut anggota Fraksi Perjuangan Reformasi ini, bila menyimak kembali janji-janji politik HM Hidayat kepada masyarakat umum saat kampanye Pilkada, maupun pada pertemuan – pertemuan dengan sejumlah tokoh, baik politik maupun lembaga lainnya, berjanji tidak akan menempatkan keluarganya di jajaran Pemkab Madina.

“Semua apa yang telah disampaikan Bupati itu hanya memuaskan sementara,dan apa yang telah disampaikan Bupati Madina tidak sesuai perbuatan yang dilakukannya. Namun bila melihat Bupati Madina yang masih muda, soal birokrasi, bukan tidak mungkin diduga ada orang ataupun oknum – oknum mencoba menyetir Bupati dalam setiap kebijakannya,” kata Iskandar.

Iskandar yakin bupati menyadari apa yang telah dilakukannya tidak sesuai dengan hati nuraninya, bila melihat masih banyak pejabat senior di lingkungan Pemkab Madina yang lebih layak dan pantas untuk diusulkan menjadi Sekda. (zamharir rangkuti)
Sumber :medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 2 Hanura Madina

    DCS Dapil 2 Hanura Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 Hanura Madina

  • Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    Halangi Pilkada ulang dipenjarakan

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Irham Buana Nasution menegaskan, siapapun yang menghalang-halangi pelaksanaan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pilkada ulang di Madina, Tebingtinggi dan Tanjungbalai dapat terancam sanksi pidana. “Itu jelas diatur dalam undang-undang. Artinya keputusan MK itu harus dilaksanakan, bila dilanggar maka dipenjarakan” katanya, pagi ini. Ditegaskan, kalau putusan MK […]

  • “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”

    “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  “Sebelum PT SMGP hadir, kami tidak pernah keracunan”. Kalimat itu disampaikan Ketua BPD Sibanggor Julu, Binsar Rajab dalam Rapat Evaluasi Tim Investigasi Lapangan di wellpad A-AE 05. Rapat evaluasi itu dipimpin Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution di aula Pemkab Madina, Rabu (16/3/2022). “Kami belum pernah merasakan apa yang […]

  • Mualaf Sebarkan Kebaikan Islam Hingga Pelosok Nusantara

    Mualaf Sebarkan Kebaikan Islam Hingga Pelosok Nusantara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BEKASI – Pesantren Al-Fatih Kaffah Nuu Waar (AFKN) kedatangan dua anggota keluarga baru. Mereka adalah Muhammad Al Fatih (9 tahun) dan Sahrul Gunawan (10 tahun). Keduanya memantapkan hati menjadi Muslim dan mendalami ajaran Islam dibawah bimbingan Ustaz Fadzlan Gharamatan. "Cita-cita saya ingin menjadi penghafal Alquran," kata Al-Fatih dengan semangat. Al-Fatih berasal dari daerah pedalaman Papua […]

  • Bupati Madina Kunjungi Menteri Desa, Beber Potensi Daerah

    Bupati Madina Kunjungi Menteri Desa, Beber Potensi Daerah

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar bersama Staf Khusus Ahmad Iman menerima kunjungan Bupati Mandailing Natal (Madina) Ja’far Sukhairi Nasution di ruang kerja, Rabu (6/10/2021). Bupati Madina yang datang bersama sejumlah Kepala Dinas melaporkan kondisi ril di kabupaten yang dipimpinnya terkait desa, daerah tertinggal dan transmigrasi. Bupati Madina mendiskusikan […]

  • Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres: Tak Ada Penculikan TAPSEL- Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH mengatakan, tidak ada kasus penculikan di wilayah hukumnya. Ini dutarakan Subandriya terkait adanya pengakuan Wilda Rizkia Sinambela (10), warga Desa Roncitan Natambang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel yang mengaku nyaris menjadi korban penculikan. “Tidak ada penculikan, dan bantu menginformasikan kepada masyarakat tidak ada […]

expand_less