Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Di Madina Adik Lantik Abang jadi Sekda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Hidayat Batubara selaku Bupati Mandailing Natal (Madina) melantik abangnya, M Daud Batubara sebagai sekretaris daerah (sekda), Selasa (9/8), di aula kantor bupati, kawasan Bukit Paya Loting, Desa Parbangunan, Panyabungan.
Sementara itu, di sejumlah sudut kota, khususnya kawasan jalan lintas Sumatera depan kantor bupati terpampang spanduk, antara lain bertulis “Tolak Pemerintahan KKN”.

Tidak diketahui siap yang membuat dan tujuan pemasangan spanduk itu. Namun, diduga terkait pengangkatan Daud Batubara sebagai Sekda Madina.

Pantauan di kantor bupati, saat acara pelantikan Sekda, aparat dari personil Polres Madina terlihat berjaga – jaga. Soalnya, sehari sebelum pelantikan, beredar pesat singkat (SMS) bahwa mahasiswa dari Aliansi Anti KKN akan melakukan unjuk rasa menolak pemerintahan KKN.

Bupati dalam pidato pelantikan itu mengatakan, mutasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dan biasa di lingkungan pemerintahan. Hal itu memang harus dilakukan sebagai bagian dinamisasi dari proses organisasi birokrasi.

“Promosi jabatan akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. Hal ini akan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal biasa pula,” kata Bupati.

Dikatakan Bupati, pelantikan Sekda ini dilaksanakan untuk mengisi jabatan Sekda yang kosong, agar roda pemerintahan berjalan baik. “Jabatan ini merupakan amanah yang harus dilaksanakan,” pesan Bupati.

Ia juga berharap setelah dilantiknya Sekda, agar seluruh SKPD menyatukan visi dan misi untuk kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Madina.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi I DPRD Madina, Iskandar Hasibuan menilai usulan calon Sekda berbau unsur nepotisme. Pasalnya, salah satu dari 3 nama yang diajuhkan ke Gubsu itu adalah keluarga dari Bupati Hidayat Batubara.

“Kita sangat menyayangkan sikap Bupati Madina yang telah mengusulkan saudaranya sendiri untuk menjadi Sekda. Seluruh masyarakat di Madina tahu bahwa M Daud Batubara merupakan saudara dari bupati. Kita tidak tahu apa yang mendasari bupati mengusulkan saudaranya sendiri sebagai Sekda,” kata Iskandar, Rabu (3/8).

Menurut anggota Fraksi Perjuangan Reformasi ini, bila menyimak kembali janji-janji politik HM Hidayat kepada masyarakat umum saat kampanye Pilkada, maupun pada pertemuan – pertemuan dengan sejumlah tokoh, baik politik maupun lembaga lainnya, berjanji tidak akan menempatkan keluarganya di jajaran Pemkab Madina.

“Semua apa yang telah disampaikan Bupati itu hanya memuaskan sementara,dan apa yang telah disampaikan Bupati Madina tidak sesuai perbuatan yang dilakukannya. Namun bila melihat Bupati Madina yang masih muda, soal birokrasi, bukan tidak mungkin diduga ada orang ataupun oknum – oknum mencoba menyetir Bupati dalam setiap kebijakannya,” kata Iskandar.

Iskandar yakin bupati menyadari apa yang telah dilakukannya tidak sesuai dengan hati nuraninya, bila melihat masih banyak pejabat senior di lingkungan Pemkab Madina yang lebih layak dan pantas untuk diusulkan menjadi Sekda. (zamharir rangkuti)
Sumber :medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispensasi Nikah? Produk Tambal Sumbal Tanpa Islam Kafah

    Dispensasi Nikah? Produk Tambal Sumbal Tanpa Islam Kafah

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen, penulis Mengerikan! Harus waspada! Kasus kerusakan generasi di negeri  tidak bisa lagi dianggap biasa-biasa lagi. Maraknya kasus keruskan hampir di segala lini kehidupan semakin mencekik generasi muda anak bangsa. Khsusunya di ranah potensi kehidupan naluri seksual. Gaya hidup yang mengarusderaskan liberalisme telah melahirkan wajah kaum muda yang rapuh dan jauh […]

  • Dilema Lagu Mandailing ( Lagu Daerah Tabagsel)

    Dilema Lagu Mandailing ( Lagu Daerah Tabagsel)

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Sebelumnya ditulisan ini perlu di tegaskan bahwa saya nggak bermaksud menghina atau memperolok-olok budaya kita Mandailing, secara saya lahir di Mandailing, besar di Mandailing, dan sekarang juga tinggal di Mandailing. Namun ada sedikit rasa kecewa yang mengganjal di hati ini tentang lagu lagu daerah yang beredar dipasaran. Timbul kekhawatiran bagi saya kalu nantinya kita mendapat […]

  • Bunda PAUD Madini Hadiri HUT ke-17 HIMPAUDI di Medan

    Bunda PAUD Madini Hadiri HUT ke-17 HIMPAUDI di Medan

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bunda PAUD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Kamis (8/9) . Turut hadir pada HUT ke-17 HIMPAUDI tersebut, Gubernur Sumatera […]

  • Kasus Koperasi Sawit Murni, 2 Terdawka Dituntut 3,6 Tahun Penjara

    Kasus Koperasi Sawit Murni, 2 Terdawka Dituntut 3,6 Tahun Penjara

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dua orang terdakwa dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen di Koperasi Sawit Murni dituntut masing-masing 3 tahun 6 bulan penjara. Tuntutan dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Panyabungan, Julius Michael,SH dan Jupri Wandy Banjarnahor,SH di Pengadilan Negeri Mandailing Natal dalam persidangan pembacaan tuntutan yang dipimpin Hakim Ketua, Deny Riswanto,SH.MH, Rabu […]

  • Madina Harus Bentuk Lembaga Pelestarian Cagar Budaya

    Madina Harus Bentuk Lembaga Pelestarian Cagar Budaya

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mandailing memiliki peradaban tua. Sejak zaman batu hingga Hindu, era Masehi hingga masa kerajaan-kerajaan. Setiap etape sejarah itu membentuk dan memperkaya peradaban kawasan Mandailing. Berjibun jumlah situs dan aset peninggalan sejarah Mandailing tersebar di banyak tempat, terutama di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tetapi, sebagian besar aset itu tidak dipelihara, dibiarkan begitu […]

  • Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    Medan Peringkat Keempat Kekerasan Terhadap Anak

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kota Medan menduduki urutan keempat terbanyak kasus kekerasan terhadap anak setelah Jakarta, Makassar dan Jawa Barat, terhadap kekerasan seksual yang dialami anak. “Data yang kita peroleh dan di upgrade setiap tahunnya terdapat dari 21 juta anak di Indonesia, Medan menduduki peringkat keempat kasus kekerasan seksual. Dimana sekitar 62 persennya kasus kekerasan seksual itu dilakukan […]

expand_less