Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pejabat Pemkab Madina Tembak Warga Pakai Pistol

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 13 Feb 2017
  • print Cetak

Hasbi (kiri) bersama warga dan pemilik warung di warung lokasi kejadian

PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Seorang pejabat di Pemkab Mandailing Natal berinisial G dilaporkan ke polisi atas tuduhan menembak warga Desa Hutanamale menggunakan pistol.

G dilaporkan menembak seorang warga Hutanamale, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Minggu dini hari (12/2/2017) di satu warung kopi di desa itu. Warga yang ditembak bernama Hasbi Nasution, warga setempat.

Hasbi Nasution sudah mengadukan penembakan itu ke Polres Madina pada Minggu siang.

Sejumlah warga menjawab Mandailing Online, Senin (13/2) mengungkapkan mendengar tembakan dari warung itu pada Minggu dini hari sekira pukul 00.30, sehingga warga berhamburan dan berkerumun di warung kopi itu.

Sementara itu, Hasbi Nasution menjawab Mandailing Online di kediamannya Desa Hutanamale, Senin (13/2) membenarkan bahwa dia telah melakukan pengaduan ke Polres Madina pada Minggu siang.

Kronologis peristiwa itu, kata Hasbi, dini hari itu dia dan sejumlah warga sedang minum kopi di warung itu. Kemudian muncul oknum G bersama Kepala Desa Sibanggor Jae, Imbalo dan seorang warga Sibanggor Jae dan masuk ke warung itu.

Ketika duduk di warung itu, tiba-tiba G mengeluarkan pistol dan meletakkannya di atas meja secara keras. Lalu, Hasbi yang kebetulan hendak melangkah keluar dari warung berujar “pistol dei dongan sanga mancis ? (itu pistol atau mancis?)”.     

Sejurus oknum G menjawab dengan bahasa tak senonoh sambil menodongkan pistol itu ke arah Hasbi, dan melepaskan tembakan satu kali ke arah paha Hasbi. “Untungnya saat itu saya refleks meloncat sehingga peluru tak kena ke paha atau kaki saya,” ujar Hasbi.  

Suara pistol itu membuat warga berkerumun mendatangi warung itu. Oknum G dikabarkan sempat meyatakan kepada warga bahwa dia hanya main-main tak serius menembak Hasbi.

Hasbi menyatakan bahwa dia tak tahu apa persoalan dirinya dengan G, karena seingatnya dia tak memiliki masalah dengan G. Dan saat G hendak pergi meninggalkan warung itu, Hasbi juga telah meminta G untuk datang ke rumah Hasbi besok harinya membawa kaum keluarga untuk meminta ma’af secara adat.

“Tetapi, hingga kini tak ada  datang,” kata Hasbi yang memiliki 7 anak dan sehari-hari berprofesi petani serta tukang jaga gedung SD di desa itu tanpa gaji. Dia juga tak tahu jenis pistol yang digunakan G.

Dikabarkan bahwa G saat ini menjabat salah satu kepala bidang di Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Mandailing Natal.

Peliput : Maradotang Pulungan / Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Desa di Muara Batang Gadis Dihantam Arus Bandang

    4 Desa di Muara Batang Gadis Dihantam Arus Bandang

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sebanyak 4 desa di Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina dihantam banjir bandang Sungai Parlampungan, Minggu (8/10) sekira pukul  20.00 Wib, akibat curah yang tinggi. Keempat desa itu adalah Desa Hutaimbaru, Lubuk Kapundung I, Lubuk Kapundung II dan Desa Ranto Panjang. Pihak berwenang Madina melaporakan, di  Desa Rantau Panjang 50 […]

  • Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    Wabup Atika: Senam untuk Kesegaran Fisik dan Pikiran

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan setiap Jumat di lapangan kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, baik untuk kesegaran fisik dan pikiran. “Program senam bersama ini merupakan salah satu platform dalam penyegaran fisik dan pikiran,” kata Atika kepada wartawan usai mengikuti senam, […]

  • Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    Batara Bisa Urus DAK dan DAU

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (PUPE) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Chairul Windu Harahap menegaskan, perubahan mekanisme pembangunan kantor bupati dan DPRD tahun 2009 dari tahun tunggal (single years) ke tahun jamak (multi years) merupakan kebijakan Bupati Palas yang saat itu dijabat Basyrah Lubis. “Pengalihan dari single years ke multi years […]

  • CPNS tak Harus Putra Daerah

    CPNS tak Harus Putra Daerah

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 2Komentar

    JAKARTA – Banyaknya protes dari daerah lantaran yang lolos tes CPNS bukan putra asli daerah, mendapat tanggapan dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang juga Ketia Panselnas Pengadaan CPNS 2013, Eko Sutrisno. Dikatakan, sebagai abdi masyarakat, seorang pegawai negeri harus bersedia ditempatkan di mana saja. Selain itu, lanjutnya, pegawai negeri juga menjalankan peran sebagai penyatu […]

  • Tambang Kotanopan, Atika: Saya Upayakan yang Terbaik Untuk Masyarakat

    Tambang Kotanopan, Atika: Saya Upayakan yang Terbaik Untuk Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution mengaku akan mengupayakan solusi terbaik bagi masyarakat Kecamatan Kotanopan terkait persoalan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di sepanjang pinggiran Sungai Batang Gadis yang belakangan menjadi sorotan berbagai pihak. “Saya berupaya mencari solusi terbaik agar masyarakat yang selama ini mendulang emas tidak […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 30)

    MARSIDAO-DAO (episode 30)

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Luas sumbayang Isya, mangalao Si Siti tu tapian ompa ayanna ganan ni parabiton nangkan sap-sapon. Ngada adong alapangan nia be manyapsap arian, harana sogot ni ari nangkan kehe ma marsidao-dao santak tu kotu Magorib. Pala ipasapsapkon tu Si Pikek, ngada sada roa. Angke ngada pe malo manyap-sap ias, […]

expand_less