Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Buntut Kontes Homoseks di Sidimpuan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 24 Feb 2016
  • print Cetak
Safaruddin Haji (Akong)

Safaruddin Haji (Akong)

Akong : LGBT Perusak Moral, Budaya dan Agama

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kontes homoseks di Padang Sidempuan baru-baru ini menuai kecaman.

Kontes itu dinilai cenderung kepada upaya melestarikan budaya kebebasan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). Padahal, LGBT ini selain bertentangan dengan konstitusi di NKRI, juga akan merusak moral dan budaya masyarakat serta kesehatan manusia.

Kontes serupa pernah terjadi di Mandailing Natal sekitar tahun 2004 lalu, namun dibubarkan oleh gabungan tokoh masyarakat, ulama dan masyarakat dan ratusan santri, mengakibatkan panitia dan kontestan serta hadirin kabur berlarian.

Tokoh masyarakat Madina, Saparuddin Haji kepada wartawan, Rabu (24/2) mengatakan, LGBT merupakan penyakit sosial yang perlu disikapi dengan baik, karena LGBT bisa merusak moral, merusak budaya dan norma-norma ajaran agama.

Apalagi, LGBT ini bertentangan dengan semua ajaran agama yang ada di Indonesia.

“LGBT ini sudah jelas melanggar konstitusi dan falsafah negara kita yang termaktub pada Pancasila, sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. Semua agama yang diakui di negara kita tidak membenarkan adanya penganut LGBT, karena dalam ajaran agama hanya ada dua jenis gen, yaitu pria dan wanita,” katanya.

“Meskipun dalam agama kita ada yang disebut khunsa atau mempunyai dua alat kelamin, itupun secara agama orang tersebut dilihat dari kecenderungannya, kalau karakternya cenderung kepada laki-laki, maka tidak diperbolehkan lagi masuk pada dunia kaum wanita,” imbuhnya.

“Intinya, LGBT ini dapat merusak moral, budaya, dan agama yang dapat merusak kenyamanan dan kondusifitas masyarakat. Hal ini perlu disikapi semua pihak terutama Pemerintah, bahwa LGBT bukan untuk diberdayakan, tetapi untuk disadarkan dan dibina,” ungkap tokoh yang akrap disapa ‘Akong’ itu.

Lebih jauh dijelaskannya, apabila ada upaya pemberdayaan LGBT, maka dikhawatirkan terjadi konflik sosial, agama dan keresahan bagi seluruh masyarakat. Karena, keberadaan LGBT ini sudah lama meresahkan masyarakat, karena dianggap tidak layak terhadap budaya daerah di Tabagsel.

Ia juga menyebut, keberadaan LGBT ini berpengaruh pada moral generasi muda sehingga generasi ke depan tidak bermental baik lagi.

“Kita kasihan jika generasi kita mentalnya tidak kuat, bagaimana nanti masa depan mereka. Semua harus dikaji, begitu jugalah maunya pemerintah daerah agar tidak mudah mengeluarkan izin apapun halnya jika itu bertentangan dengan konstitusi, budaya dan merusak moral generasi kita,” ucapnya.

Akong juga mengimbau kepada kepala daerah dan pemangku kebijakan khususnya di Tabagsel agar lebih protektif dalam persoalan LGBT.

“Dan Muspida bersama pemangku kebijakan daerah lainnya diharap berembuk mencari solusi supaya LGBT ini tidak dibiarkan mempengaruhi masyarakat dan meracuni pikiran generasi muda, semua pihak diharap tidak membiarkan LGBT ini berkembang, tetapi mencari cara memberikan kesadaran bagi mereka,” ujar Akong.

Selain itu, Akong mengungkapkan, semua pihak harus berperan  untuk mengantisipasi perkembangan LGBT ini, salah satunya adalah melalui peran lembaga keagamaan untuk mencari dan menggali akar penyebab seseorang menjadi LGBT, sehingga muncul penanggulangan terhadap pengidap LGBT ini melalui pendekatan agama dan ilmu jiwa. Selain itu, peran orangtua sangat diperlukan,” ujarnya.

“Semua lembaga khususnya lembaga keagamaan diharap melahirkan strategi agar dapat menanggulangi komunitas LGBT, dan khusus kepada orangtua supaya lebih intens mengawasi dan memperkuat fondasi moral dan mental anak-anak agar tidak tergoda oleh komunitas LGBT. Begitu juga peran lembaga pendidikan, guru diharap memberikan pendidikan ekstra kurikuler terkait LGBT. Karena ini demi menyelamatkan budaya daerah dan generasi bangsa ke depan,” himbaunya.

Akong juga mengapresiasi semua lembaga yang menolak kegiatan dan penyebarluasan LGBT ini, seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan lembaga lainnya. Karena, IT berupa tayangan siaran televisi dan media sosial dinilai sebagai akses yang mudah dan cepat penyebarluasan komunitas LGBT ini.

Peliput        : Lubis

Editor         : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepanjang tahun 2025 ada 33 TKA di Madina, Didominasi Warga China 

    Sepanjang tahun 2025 ada 33 TKA di Madina, Didominasi Warga China 

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Mandailing Natal Hingga November 2025 Ada 33 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang diketahui melakukan pekerjaan di Perusahaan atau PT yang beroperasi di Madina. Data orang Asing bersumber dari pihak Imigrasi yang dilaporkan pada Disnaker dengan data yang fluktuatif. Kamis, (06/11/2025). “Kalo datanya memang sampai ke […]

  • Karang Taruna Madina Konsisten Jaga Nilai Kearifan Lokal

    Karang Taruna Madina Konsisten Jaga Nilai Kearifan Lokal

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Forum Pengurus Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal sebagai organisasi sosial kepemudaan akan tetap konsisten mewarisi nilai-nilai tradisi leluhur dan tetap menjaga nilai kearifan lokal Mandailing. “Ciri khas yang digali dari unsur-unsur tradisionil Mandailing yang turun temurun dari leluhur kita harus tetap kita jaga dan pertahankan. Kearifan lokal (local genius) Mandailing harus […]

  • Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur Sudah dua tahun pandemi melanda dunia, sejak virus SARS-CoV-2 terdeteksi pertama kali di China kemudian menyebar keseluruh dunia. Berbagai upaya ditempuh guna mengatasi wabah, namun tak kunjung teratasi, dan varian virus baru pun kian bertambah. Belum usai penyebaran virus varian Delta dan Omicron, kini bertambah varian baru yang […]

  • Koperasi di Madina Mati Suri

    Koperasi di Madina Mati Suri

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pasar dan UKM Drs Ansyari Nasution, menyebutkan, koperasi di Madina berjumlah sekitar 450 unit dengan berbagai jenis usaha. Namun, hampir setengahnya mati suri. Sebab, bila ditinjau dari keberadaannya masih banyak koperasi yang tak berjalan sesuai mekanisme. “Jumlahnya banyak, sekitar 450 unit, tetapi pelaksanaannya belum tahu seperti apa. Apakah koperasi itu […]

  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Madina Berlangsung Khidmat

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Madina Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (1/10). Upacara ini pun berlangsung khidmat. Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Untuk memperingati itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina menggelar upacara […]

  • Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    Tidak Lama Lagi Bendum PDIP Jadi Tersangka Hambalang

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Hiruk piku Pilpres tak membuat lengah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ dalam bekerja. Dalam waktu dekat lembaga anti rasuah ini bakal menetapkan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey, sebagai tersangka. "KPK selalu bekerja profesional. Dalam putusan TBMN, dijelaskan keterlibatan Olly Dondokambey. Jadi sekarang fasenya tinggal penyidik merampungkan, lalu disampaikan ke pimpinan. Kalau sudah diserahkan ke pimpinan, nanti […]

expand_less