Selasa, 4 Agu 2026
light_mode

Efek Bahaya Melihat Langsung Gerhana Matahari

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 8 Mar 2016
  • print Cetak
Melihat gerhana dengan alat

Melihat gerhana dengan alat

Masyarakat wajib berhati-hati saat melihat Gerhana Matahari Total (GMT) besok, Rabu 9 Maret 2016. Masyarakat diimbau tidak menggunakan mata telanjang saat melihat gerhana. Sebab efek samping yang ditimbulkan sangat berbahaya bagi mata.

Menurut Dokter Spesialis Mata Bayu Sasangko melihat langsung Gerhana Matahari dapat menimbulkan beberapa efek kerusakan pada mata yang disebut solar eclips retinopathy. Gejalanya, adanya titik hitam atau bulatan hitam di tengah di penglihatan.

Kondisi ini bisa mengakibatkan kerusakan permanen atau sementara. Hal ini akan membuat pandangan kabur dan bisa bertahan selama 1 bulan hingga beberapa tahun.

“Matahari itu mengandung spektrum cahaya yang luas. Transfusinya sangat intens dan bisa mengakibatkan reaksi foto kimia pada retina. Terutama banyak pada makula atau bintik kuning,” kata Bayu di Rumah Sakit dr Yap, Yogyakarta, Senin 7 Maret 2016.

Ketika mata melihat langsung ke matahari, kata dia, sel penangkap sinar akan terbakar dan mati. Sehingga mata tak bisa lagi melihat.

“Tidak total tapi terjadi bintik kuning. Jadi hanya mengakibatkan kebutaan pada bagian tengah di samping kita bisa melihat,” ujar dia.

Bayu mengatakan kerusakan pada makula bagian retina bisa terjadi tanpa adanya rasa sakit dan gejala saat muncul beberapa jam setelah kerusakan terjadi. Oleh karena itu ia meminta masyarakat tidak melihat secara langsung. Jika saat itu kondisi mata mulai sakit maka harus segera memalingkan muka dari arah gerhana matahari.

“Kalo langsung lihat nanti harus merem dan memalingkan muka saja,” ujar dia.

Bayu mengatakan pihaknya belum mendapatkan data valid berapa orang yang pernah mengalami kebutaan sementara atau permanen akibat Gerhana Matahari.

“Kasus yang pernah dilaporkan di majalah Eye akibat solar eclips ada 15 pasien. Semua mengalami solar retinopathy,” kata Bayu.

Untuk itu, Bayu menyarankan agar saat melihat Gerhana Matahari, masyarakat menggunakan teleskop atau melalui televisi saja. Selain itu bisa juga dengan pinhole sederhana menggunakan 2 kertas putih. Salah satu kertasnya diberi lubang bagian tengah.

“Pertama kita membelakangi matahari, lalu kertas pertama kita lobangi dengan pensil, lalu kertas yang utuh di depannya. Jadi kita melihat gerhana dari paparan matahari melalui lubang kertas pertama itu,” ujar Bayu.

Selain itu ia juga menyarankan agar masyarakat dapat melakukan rekomendasi dari The National Aeronautics and Space Aministration (NASA) yang menggunakan teleskop atau kamera disertai filter mengandung aluminium chrom. Bisa juga menggunakan klise film hitam putih yang sudah terpapar sinar matahari beberapa waktu.

“Selain itu menggunakan kacamata Welder no 14 yang didisain khusus dari bahaya ultraviolet. Kacamata ini biasa digunakan tukang las. Kalau melihat langsung ya dengan menggunakan  filter aluminium atau dengan kacamata tukang las. Kacamata hitam bisa digunakan, namun tidak direkomendasikan,” jelas dia.

Bayu berpesan kepada orang tua agar menjaga anak-anak mereka saat melihat gerhana matahari.

“Anak lebih rentan mengalami gangguan ini karena karakteristik mata anak yang mememiliki lensa mata lebih jernih, sehinga radiasi cahaya yang masuk ke mata lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa,” ujar Bayu.

Sumber            : Liputan 6

Editor               : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Fokus Kejar Aktor Intlektual Kerusuhan Mompang Julu

    Polisi Fokus Kejar Aktor Intlektual Kerusuhan Mompang Julu

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah menangkap 20 tersangka kasus rusuh Mompang Julu, kini polisi fokus memburu aktor intlektualnya. Aparat kepolisian terus melakukan pencarian terhadap tersangka termasuk aktor intelektual pada aksi demo Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berujung ricuh dan pembakaran dua unit mobil dan satu sepeda motor di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara […]

  • Wantimpres: Pelayanan Jamksemas Harus Tetap Berjalan

    Wantimpres: Pelayanan Jamksemas Harus Tetap Berjalan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang mengurusi masalah kesehatan, Siti Fadillah Supari, mengatakan, tugas terdepannya ialah mengkritisi kebijakan eksekutif, agar lebih merakyat dan masyarakat di Indonesia dapat selalu sehat. Meskipun sebagai mantan Menteri Kesehatan lanjutnya, tidak melulu kinerjanya hanya fokus kepada kesehatan saja, akan tetapi memang harus lebih besar lagi porsinya. “Jadi, pengawasan saya […]

  • Sejumlah SPBU di Madina Kini Sering Tutup

    Sejumlah SPBU di Madina Kini Sering Tutup

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MANDAILING NATAL (Mandailing Online) – Pihak Pertamina diharap tidak memperlambat distribusi BBM ke Mandailing Natal. Pasalnya sejumlah SPBU sering tutup diduga kehabisan stok. Pantauan Mandailing Online, Minggu (11/4/2021) pukul 12.30 WIB di SPBU 13229105, Saba Purba, Panyabungan tidak punya stok BBM. “Kapan kira-kira minyak datang,” tanya Mandailing Oline. “Tak pasti, mungkin malam, bang,” jawab satu […]

  • TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    TOR-TOR NAPOSO BULUNG

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Tiga pasangan muda mudi menarikan tarian Tor-tor Naposo Bulung, sebuah tarian tradisional dari Mandailing, satu pagelaran seni budaya Mandailing di panggung pasar baru Panyabungan, Mandailing Natal, baru-baru ini. Tarian tor-tor merupakan sebuah kesenian rakyat Mandailing serta kekayaan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kelembagaan kesenian tradisional sebagai salah satu upaya mempertahankan dan […]

  • Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    Seputar Bocah SD Ngaku Nyaris Diculik

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapolres: Tak Ada Penculikan TAPSEL- Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH mengatakan, tidak ada kasus penculikan di wilayah hukumnya. Ini dutarakan Subandriya terkait adanya pengakuan Wilda Rizkia Sinambela (10), warga Desa Roncitan Natambang, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel yang mengaku nyaris menjadi korban penculikan. “Tidak ada penculikan, dan bantu menginformasikan kepada masyarakat tidak ada […]

  • Atika Hadiri Pembekalan Cakada di DPP Golkar

    Atika Hadiri Pembekalan Cakada di DPP Golkar

    • calendar_month Sabtu, 6 Apr 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri pembekalan Calon Kepala Daerah (Cakada) Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, hari ini Sabtu (6/4/2024). Pembekalan Cakada itu dihadiri Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Sebelumnya, pada Desember 2023 lalu surat perintah DPP Partai Golkar diberikan kepada Atika sebagai bakal calon kepala daerah Madina […]

expand_less