Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
  • print Cetak

Kolom

Dahlan Batubara
Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Batubara

Dahlan Batubara

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi.

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih kuat perkasa menguasai jalur malur lalulintas pergerakan percaturan ekonomi.

Ketika zaman telah berada di garis edar industri, maka si pemilik uang banyak ternyata sudah berada dikemahiran berindustri dan berperdagangan. Sedangkan si pemilik sedikit uang masih tetap di kemahirannya memegang cangkul, jadi Satam, jadi kuli, jadi PNS, jadi tukang beca, jadi supir pribadi.

Ketika si pemilik sedikit uang tak berkemahiran berindustri dan berperdagangan, maka si pemilik sedikit uang itu akan menjauh dari garis edar perrezekian dunia indutsri dan perdagangan, pergi ke tempat sepi, tempat para manusia sedikit uang melanjutkan hidup. Mereka hanya mampu menonton kepulan asap cerobong industri dan menonton saban hari hilir mudik truk-truk angkutan barang industri.

Ketika para pemilik sedikit uang meninggal dunia, maka anak-anaknya akan menjual rumah itu kepada si pemilik banyak uang. Dan anak-anak si pemilik sedikit uang akan pergi menjauh ke tempat kumpulan  manusia-manusia pemilik sedikit uang, lalu membentuk komunitas kepemilikan sedikit uang. Mereka tetap menjadi komunitas pemegang cangkul, perkulian, per-PNS-an, pertukangbecaan, persupir pribadian atau berjualan jengkol di pasar kumuh.

Lalu, rumah-rumah dan tanah-tanah yang ditinggalkan anak-anak sedikit pemilik uang itu telah ditempati keluarga-keluarga pemilik banyak uang dan bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang yang belum terpaksa menjual rumah atau tanahnya. Maka, kampung itu telah berubah menjadi perkampungan orang kaya dan orang miskin.

Karena keluarga miskin itu masih banyak yang tinggal di kampung itu, maka mesjid mereka juga masih berdiri di kampung itu, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Para keluarga pemilik banyak uang itu tidak saja bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang, juga betetangga dengan mesjid, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Maka ketika lama-lama suara azan Subuh mulai mengganggu telinga para keluarga pemilik banyak uang itu, maka insiden Tanjung Balai di bulan Juli 2016 pun tak terhentikan.

Lalu, pemerintah berkata begini begitu, DPRD berkoar-koar, pengamat beradu argumentasi, polisi menangkapi. Mereka kata bahwa insiden ini tak harus begitu, solusinya yang begini. Tetapi, belum ada yang menyatakan bahwa harus ada aturan yang tegas agar si pemilik uang banyak tak membeli rumah di dekat toa mesjid agar ke depan peristiwa Tanjung Balai tak lagi terjadi.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    Usut Korupsi di Dinkes dan Dishub Madina

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepolisian dan kejaksaan didesak menyelidiki kasus korupsi di 2 instansi Pemkab Madina. Kedua instasi itu adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan. Dugaan korupsi di Dinas Kesehatan meliputi pengendapan dana BPJS, BOK, Rekonsiliasi dan suap penerimaan bidan PTT. Sedangkan di Dinas Perhubungan dugaan korupsi pembelian lahan untuk terminal di Panyabungan. Desakan […]

  • Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    Bekas Galian Kabel Optik Resahkan Pengguna Jalan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Para pengendara roda 4 ke atas dihimbau berhati-hati jika melewati jalur Panyabungan-Natal dari titik Jembatan Merah hingga Muara Soma Kecamatan Batang Natal, sebab, di jalur ini sedang ada proyek penggalian kabel optic jaringan telefon. Demikian dikatan R. Lubis, salah seorang supir kepada Mandailing Online, Kamis (2/7) di Panyabungan. Dikatakan […]

  • Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    Warga Diimbau Pilih Jalur Alternatif

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jelang Lebaran 1432 Hijriyah TEBING TINGGI- Untuk menghindari kepadatan arus mudik jelang lebaran 1432 H, pemudik diimbau memilih jalur alternatif saat melangsungkan perjalanan mudik ke kampung halaman. Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi AKP Juliani Prihatini, kepada Sumut Pos diruang kerjanya, Jumat (26/8) menyarankan, bagi pemudik, hendaknya meng gunakan jalur alternatif menuju Ko ta Medan melalui […]

  • Suheri-Atikah Pasangan Ideal Ubah Konstlasi Pilkada Madina

    Suheri-Atikah Pasangan Ideal Ubah Konstlasi Pilkada Madina

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Madina yang saat ini menjabat Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution membuat kejutan baru. Pertemuannya dengan Atikah Asmi Utammi Nasution, Selasa (11/2/2020) mengindikasikan keduanya akan maju sebagai calon bupati/wakil bupati yang mengubah konstlasi Pilkada 2020. Pertemuan Sukhairi-Atikah ini memiliki potensi perubahan jagat Pilkada Madina karena kedua figur ini […]

  • Langkah Sukhairi-Atika Menggembirakan

    Langkah Sukhairi-Atika Menggembirakan

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur Lingkar Madani Ahmad Fauzy menyebut langkah Bupati dan Wakil Bupati Madina Sukhairi-Atika dalam memperbaiki struktur pemerintahan merupakan hal yang menggembirakan. “Khususnya terkait peningkatan efesiensi struktur organisasi Pemda, peningkatan disiplin ASN, kemudahan pengurusan administrasi, dan perizinan bagi pelaku UMKM,” sebutnya. Ray Rangkuti, sapaan akrab Fauzy, mengutarakan meskipun masih harus menunggu persetujuan […]

  • Masyarakat Tagih Pansus Madina Gate

    Masyarakat Tagih Pansus Madina Gate

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    Panyabungan, (MO) – Sekitar 20 orang utusan dari beberapa elemen masyarakat masing-masing ulama, tokoh masyarakat dan pemuda, mempertanyakan tindak lanjut aksi unjuk rasa ribuan warga ke gedung DPRD Madina, Kamis (17/1). Elemen masyarakat ini menagih DPRD terkait pembentukan Pansus Bupati Madina Gate, Rabu (20/2). Utusan perwakilan ini. sebelumnya sudah datang dengan membawa 18 dugaan kesalahan […]

expand_less