Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
  • print Cetak

Kolom

Dahlan Batubara
Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Batubara

Dahlan Batubara

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi.

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih kuat perkasa menguasai jalur malur lalulintas pergerakan percaturan ekonomi.

Ketika zaman telah berada di garis edar industri, maka si pemilik uang banyak ternyata sudah berada dikemahiran berindustri dan berperdagangan. Sedangkan si pemilik sedikit uang masih tetap di kemahirannya memegang cangkul, jadi Satam, jadi kuli, jadi PNS, jadi tukang beca, jadi supir pribadi.

Ketika si pemilik sedikit uang tak berkemahiran berindustri dan berperdagangan, maka si pemilik sedikit uang itu akan menjauh dari garis edar perrezekian dunia indutsri dan perdagangan, pergi ke tempat sepi, tempat para manusia sedikit uang melanjutkan hidup. Mereka hanya mampu menonton kepulan asap cerobong industri dan menonton saban hari hilir mudik truk-truk angkutan barang industri.

Ketika para pemilik sedikit uang meninggal dunia, maka anak-anaknya akan menjual rumah itu kepada si pemilik banyak uang. Dan anak-anak si pemilik sedikit uang akan pergi menjauh ke tempat kumpulan  manusia-manusia pemilik sedikit uang, lalu membentuk komunitas kepemilikan sedikit uang. Mereka tetap menjadi komunitas pemegang cangkul, perkulian, per-PNS-an, pertukangbecaan, persupir pribadian atau berjualan jengkol di pasar kumuh.

Lalu, rumah-rumah dan tanah-tanah yang ditinggalkan anak-anak sedikit pemilik uang itu telah ditempati keluarga-keluarga pemilik banyak uang dan bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang yang belum terpaksa menjual rumah atau tanahnya. Maka, kampung itu telah berubah menjadi perkampungan orang kaya dan orang miskin.

Karena keluarga miskin itu masih banyak yang tinggal di kampung itu, maka mesjid mereka juga masih berdiri di kampung itu, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Para keluarga pemilik banyak uang itu tidak saja bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang, juga betetangga dengan mesjid, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Maka ketika lama-lama suara azan Subuh mulai mengganggu telinga para keluarga pemilik banyak uang itu, maka insiden Tanjung Balai di bulan Juli 2016 pun tak terhentikan.

Lalu, pemerintah berkata begini begitu, DPRD berkoar-koar, pengamat beradu argumentasi, polisi menangkapi. Mereka kata bahwa insiden ini tak harus begitu, solusinya yang begini. Tetapi, belum ada yang menyatakan bahwa harus ada aturan yang tegas agar si pemilik uang banyak tak membeli rumah di dekat toa mesjid agar ke depan peristiwa Tanjung Balai tak lagi terjadi.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    APBD 2013 Belum Merangsang Agribisnsi

    • calendar_month Selasa, 12 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wawancara dengan: Dia Ulhaq Nasution, Sekretaris HIPMI Madina Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mandailing Natal tahun 2013 oleh banyak pihak belum menyentuh pengembangan sektor swasta, terutama agribisnis. Pagu-pagu dana belanja terlihat lebih menajam ke program pendidikan gratis dan kesehatan gratis, infrastruktur dan lainnya. Lalu, bagimana sebenarnya gambaran agribisnis ini dan implikasinya terhadap pembangunan daerah […]

  • Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ||Mandailing Online – Advokat Senior ,M. Amin Nasution, SH, MH, menyatakan bahwa tindakan Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, yang diduga merusak jalan atau aset daerah untuk memuluskan Dana Desa APBDes 2024/2025, tergolong ” Moral Hazard” “Tindakan itu sangat merusak tatanan sistem pemerintahan desa, terutama tata kelola pemerintahan desa,” kata Mod. Amin Nasution Jum’at […]

  • Atika Minta Setiap Lembaga Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    Atika Minta Setiap Lembaga Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution meminta setiap lembaga, termasuk partai politik, mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Permintaan itu disampaikan Atika saat menghadiri rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai Nasional Demokrat (NasDem) di Kantor DPD NasDem Madina, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jumat […]

  • Anas Urbaningrum: Demokrat Sumut Harus Tetap Terbaik

    Anas Urbaningrum: Demokrat Sumut Harus Tetap Terbaik

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Parapat, Partai Demokrat Sumut harus tetap menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk itu seluruh kader agar tetap menjaga komitmen dan kebersamaan untuk membesarkan partai dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu kader Partai Demokrat, baik itu provinsi dan kabupaten/kota harus berperan sebagai partai pendukung pemerintah, meskipun kepala daerahnya […]

  • Hanyutkan Rumah :

    Hanyutkan Rumah :

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Meluapnya sungai Aek Rantopuran di Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan Kamis (15/2) selain menghanyutkan rumah dan jembatan rambin juga memutuskan jaringan listrik (MO/hol)

  • Yang Unik HUT RI di Madina

    Yang Unik HUT RI di Madina

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mobil ini tak pernah alpa mengibarkan bendera merah putih ukiran kecil di setiap menjelang 17 Agustus. Siapa nama pemakai mobil ini? Silahkan Anda menelusurinya bedasar nomor plat-nya. Sejumlah PNS di Pemkab Madina yang ditanya Mandailing Online, menyatakan bahwa pria pemakai mobil ini tiap tahun tidak pernah alpa menyematkan bendera merah putih setiap menjelang HUT kemerdekaan […]

expand_less