Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
  • print Cetak

Kolom

Dahlan Batubara
Pemimpin Redaksi Mandailing Online

Dahlan Batubara

Dahlan Batubara

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi.

Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih kuat perkasa menguasai jalur malur lalulintas pergerakan percaturan ekonomi.

Ketika zaman telah berada di garis edar industri, maka si pemilik uang banyak ternyata sudah berada dikemahiran berindustri dan berperdagangan. Sedangkan si pemilik sedikit uang masih tetap di kemahirannya memegang cangkul, jadi Satam, jadi kuli, jadi PNS, jadi tukang beca, jadi supir pribadi.

Ketika si pemilik sedikit uang tak berkemahiran berindustri dan berperdagangan, maka si pemilik sedikit uang itu akan menjauh dari garis edar perrezekian dunia indutsri dan perdagangan, pergi ke tempat sepi, tempat para manusia sedikit uang melanjutkan hidup. Mereka hanya mampu menonton kepulan asap cerobong industri dan menonton saban hari hilir mudik truk-truk angkutan barang industri.

Ketika para pemilik sedikit uang meninggal dunia, maka anak-anaknya akan menjual rumah itu kepada si pemilik banyak uang. Dan anak-anak si pemilik sedikit uang akan pergi menjauh ke tempat kumpulan  manusia-manusia pemilik sedikit uang, lalu membentuk komunitas kepemilikan sedikit uang. Mereka tetap menjadi komunitas pemegang cangkul, perkulian, per-PNS-an, pertukangbecaan, persupir pribadian atau berjualan jengkol di pasar kumuh.

Lalu, rumah-rumah dan tanah-tanah yang ditinggalkan anak-anak sedikit pemilik uang itu telah ditempati keluarga-keluarga pemilik banyak uang dan bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang yang belum terpaksa menjual rumah atau tanahnya. Maka, kampung itu telah berubah menjadi perkampungan orang kaya dan orang miskin.

Karena keluarga miskin itu masih banyak yang tinggal di kampung itu, maka mesjid mereka juga masih berdiri di kampung itu, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Para keluarga pemilik banyak uang itu tidak saja bertetangga dengan keluarga-keluarga pemilik sedikit uang, juga betetangga dengan mesjid, mesjid yang didirikan puluhan tahun lalu atau ratusan tahun silam.

Maka ketika lama-lama suara azan Subuh mulai mengganggu telinga para keluarga pemilik banyak uang itu, maka insiden Tanjung Balai di bulan Juli 2016 pun tak terhentikan.

Lalu, pemerintah berkata begini begitu, DPRD berkoar-koar, pengamat beradu argumentasi, polisi menangkapi. Mereka kata bahwa insiden ini tak harus begitu, solusinya yang begini. Tetapi, belum ada yang menyatakan bahwa harus ada aturan yang tegas agar si pemilik uang banyak tak membeli rumah di dekat toa mesjid agar ke depan peristiwa Tanjung Balai tak lagi terjadi.

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    ZAMAN MILENIAL, MENTAL KOLONIAL

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle M Daud Batubara
    • 0Komentar

    (Relung Hari Kemerdekaan)   Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Staf Ahli P&H Pemkab Madina   Sedang Tidak Baik-Baik Saja Akhir-akhir ini di media sosial milenial dan Gen-Z ramai dengan tagar #Indonesia TidakBaikBaikSaja dan #KaburAjaDulu. Tentu itu bukan sekedar gimmick. Jika dicermati dari sisi psikolagi sosial di zaman serba milenial ini, dengan cara hidup yang […]

  • Pemberitaan negatif PKS terbanyak 2013

    Pemberitaan negatif PKS terbanyak 2013

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi parpol yang paling banyak diberitakan soal korupsi di media selama tahun 2013. Namun pemberitaan yang mendominasi PKS adalah kasus hukum yang menyeret mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda mengatakan dari hasil survei yang dilakukannya selama tahun 2013, PKS paling mendominasi dalam pemberitaan […]

  • Pemkab Madina Safari Ramadhan

    Pemkab Madina Safari Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk menjalin tali silaturahim dan ukhuwah sesama umat muslim selama bulan puasa, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakuan Safari Ramadhan diawali dengan mengunjungi Kecamatan Siabu sebagai pintu gerbang Madina di Balai Desa Kecamatan Siabu, Rabu (03/08/2011). Tim Safari Ramadhan dibagi dalam 8 tim. Masing-masing tim diketuai Bupati Madina Hidayat Batubara, Wakil Bupati Dahlan Hasan […]

  • Ribuan Perangkat Desa Tuntut Jadi PNS

    Ribuan Perangkat Desa Tuntut Jadi PNS

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Ribuan personil perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) berunjuk rasa di depan Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), di Jakarta, Senin, menuntut agar pemerintah mengangkat seluruh perangkat desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ketua Umum PPDI Ubaidi Rosyidi ditengah-tengah aksi unjuk rasa mengatakan perangkat desa menginginkan agar tuntutan ini diakomodasi […]

  • DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    DOKUMEN KOPASSUS Wikileaks dari Papua

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DUA pekan lalu, dua dokumen itu diunggah ke dunia maya. Yang pertama 25 halaman, dengan tulisan “Laporan Triwulan I Pos Kotaraja” dicetak tebal dengan huruf kapital di halaman satu. Yang kedua lebih sedikit, hanya 8 halaman. Dari judulnya, “Laporan Harian, Nomor: R/02/Laphar/IX/2007”, tampaknya ini adalah lampiran dokumen pertama. Inilah versi Indonesia dari heboh Wikileaks, situs […]

  • Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    Bupati Tapsel Minta Pejabat Tingkatkan Etos Kerja

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Sahrul M Pasaribu mengatakan, para pemilik jabatan baru agar meningkatkan etos kerja sehingga capaian target kerja dapat dicapai. "Mari lakukan yang terbaik untuk membangun daerah ini lebih baik," kata Bupati Tapsel, Sahrul Pasaribu saat melantik pejabat eselon III dan IV di Kantor Sipirok, Rabu (11/2). Dikatakan, pelantikan jabatan […]

expand_less