Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kasus Bibit Padi Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tetap Bertanggungjawab

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
  • print Cetak

Mandailing Online ketika memeriksa salah satu sawah petani di Gunung Tua Julu

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah bantuan bibit padi  terduga kadaluarsa yang diterima petani berasal dari Dinas Pertanian Sumut atau Dinas Pertanian Madina.

 “Walau begitu, Dinas Pertanian Madina menurut saya tetap di posisi bertanggungjawab, sebab jikapun dari provinsi, tetap saja Dinas Pertanian Madina yang biasanya dihunjuk sebagai penyalur kepada petani di daerahnya, dan biasanya Dinas pertanian Madina pun akan menggandeng BP3K di kecamatan menyalurkannya kepada kelompok tani,” ujar pamerhati pertanian, Arman Daulay kepada Mandailing Online, Rabu (8/2/2017) via telefon seluler.

Menurutnya, jika bibit itu kadaluarsa atau bukan kadaluarsa, bisa diketahui dari tulisan di bungkusan pembungkus bibit. Selain itu, jika Dinas Pertanian Madina dihunjuk menyalurkan di daerahnya, tentu pejabat di Dinas Pertanian sudah bisa mengatahui cirri-ciri bibit yang baik dan bukan baik.

“Sebab, pemastian bibit itu masih baik atau tidak wajib dilakukan agar bibit yang sampai di tangan petani penerima bantuan terpastikan sebagai benih yang masih baik,” katanya.

Sekedar diketahui, petani di beberapa desa kawasan Gunung Tua Raya Kecamatan Panyabungan merasa ditipu oleh pemerintah daerah . Pasalnya bibit padi yang disalurkan kepada petani dicurigai sebagai bibit kadaluarsa.

Sejumlah petani di Gunug Tua kepada Mandailing Online, Selasa (7/2/2017) banyak ditemukan bibit tak berkecambah dengan baik, sehingga petani menggantinya dengan bibit lain.

“Banyak yang kecewa, bibit tidak muncul kecambah. Banyak yang kecambahnya Cuma 30 persen. Ya, terpaksa diktukar dengan bibit lain,” kata Lubis di Gunung Tua Julu.

“Bibit yang kuterima banyak yang ‘bur-buron’,” ungkap Nasution petani di Gunung Tua Iparbondar. “Bur-buron” adalah kondisi padi yang berlobang akibat banyak factor termasuk serangan kutu beras.

Mandailing Online tak berhasil menemui Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina), Taufik Zulhandra Ritonga, ketika Mandailing Online mendatangi kantornya, Rabu (8/2/2016). Kepala Bidang Holtikultura, Juli juga tak ditemukan di kantor itu.

Berdasar pengakuan seorang pegawai wanita, bahwa bibit yang disalurkan dalam bentuk bantuan kepada petani di kawasan Gunung Tua Raya itu merupakan bantuan Dinas Pertanian Sumatera Utara.

 

Editor    : Dahlan Batubara

 

    

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Tak Pernah Bagus, 6 Desa Merasa Anak Tiri

    Jalan Tak Pernah Bagus, 6 Desa Merasa Anak Tiri

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Enam Desa di Muara Batang Gadis merasa anak tiri, karena jalann tak pernah bagus sejak Indonesia merdeka. Kondisi jalan ke sana jenis liat yang sulot dilalui kenderaan roda dua jika musim penghujan. Gerak ekonomi dan mobilisasi sosiala menjadi rendah akibat akses jalan yang parah. Pun biaya transportasi sangat […]

  • Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    Warga dan Polisi Grebek Rumah Terduga Sarang Narkoba di Parbangunan

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar
  • Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, diimbau agar lebih waspada. Sebab, kondisi jalan yang berada di kawasan pegunungan ini diselimuti awan tebal. Pantauan METRO Senin (16/1), jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter ke depan. Disamping itu, badan jalan juga dalam keadaan basah, sehingga kondisi ini tentunya […]

  • Menghadapi MEA, Perantau Tabagsel Akan Gelar Lokakarya

    Menghadapi MEA, Perantau Tabagsel Akan Gelar Lokakarya

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Menyonsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata, sejumlah lembaga asal Tabagsel menyelenggarakan lokakarya Pendidikan, Agribisnis dan Ekonomi Kreatif Tabagsel. Lokakarya akan dilangsungkan tanggal 2 Nopember 2015 di IPB International Convention Centre, Botani Square Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, yang diselenggara oleh Ikatan Keluarga Alumni Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan dan […]

  • Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Elpi Yanti Harahap ST meninjau progres pembangunan tiga ruas jalan di Kecamatan Panyabungan Barat dan Kecamatan Hutabargot, Kamis (8/6/2023). Titik pertama, bupati Kadis PUPR meninjau pembangunan ruas jalan Adian Jior-Hutabargor sepanjang 470 meter. Kedua, ruas jalan Aek Godang-Hutabargot sepanjang […]

  • Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    Mutasi Pejabat Bergulir di Madina

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Mutasi jabatan di Pemkab Madina masih terus bergulir, khususnya mulai dari pejabat eselon III hingga eselon II. Mutasi ini sebagai penyesuaian perda tentang susunan organisasi tata pemerintahan (suorta) baru yang telah disetujui Gubernur Sumatera Utara. Pebruari ini dimungkinkan ada dua kali lagi mutasi. Rinciannya, mutasi pertama yakni pejabat eselon III, terdiri dari Kabag dan […]

expand_less