Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Seri HUT Madina : Mandailing Melahirkan Banyak Ulama Kharismatik (4-Selesai)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Mar 2017
  • print Cetak

Oleh : BASYRAL HAMIDI HARAHAP (In Memorial)
Sejarahwan Mandailing

Basyral Hamidi Harahap

 

 

Haji Muhammad Siddiq Nasution (1925-1982) lahir pada tanggal 11 Februari 1925 d Gunung Tua, ia adalah putera tertua Sutan Parimpunan dari Gunung Tua, Mandailing. Ibunya Rukiyah Dalimunthe dari Sigalangan. Belum lagi menamatkan HIS ia berangkat bersama kakek dan neneknya, Syekh Haji  Hasan dan Ramlah Dalimunthe, untuk belajar di Mekkah pd tahun 1938. Mereka mukim di Mekkah selama 12 tahun. Muhammad Siddiq belajar di Madrasah Darul Ulum di Mekkah samapi memperoleh ijazah. Ia menguasai tiga bahasa asing , iyalah Arab, Inggris dan Belanda.

Kakeknya, Syekh Haji Hasan mengajaknya kembali ke Tanah Air pada tahun 1949. Neneknya sendiri telah wafat di Mekkah. Muhammad Siddiq menikah dengan boru Siregar dari Batangtoru. Ia adalah seorang orator yang tutr katanya sangat mengena di hati jamaahnya. Ia menyelenggarakan pengajian di Gunung Tua dan desa-desa lain di Mandailing. Pada tahun 1967, ahli fiqh ini mendirikan perguruan Muhammdiyah di Gunung Tua mulai dari SD, Tsaniwayah dan Aliyah. Perguruan ini berkemabng di Tambah lagi dengan Bustanul Athlifal Taman Kanak-kanak Aisyyiah.

Penulis pernah mewawancarai Haji Muhammad Siddiq di kediamannya pada tahun 1979 dan 1981 dalam rangka penelitian lapangan tentang pergerakan politik dan islam di Tapanuli Selatan. Kesan yang paling mendalam dalam berdialog dengan H. Muhammad Shiddiq adalah tutur katnya yang lembut kahs diale Mandailing yang kental, pilihan kata-katnya yang tepat dan wajahnya yag senyum baik dalam keadaan mendengarkan maupun ketika berbicara. Koleksi bukunya yang kaya tentang Islam menyakinkan bahwa ia benar-benar seorang anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah yang handal. H. Muhammad Siddiq ikut memberi sumbangan dalam berbagai pembahasan dan keputusan Majelis tarjih PP Muhamadiyah.

Ketika wafat pada tahun 1918, H. Muhammad Siddiq meninggalkan seorang isteri dan delapan orang puteri diantaranya ada yang kembar dan seorang cucu laki-laki.

Inilah sosok ulama yang luas pengetahuannya sampai saat kini belum ada gantinya.

Wafatnya para ulama Madina menimbulkan ke prihatinan yang mendalam. Ini merupakan pertanda akan terjadi berbagai kesulitan dalam kehidupan masyarakat. Tak ada lagi ulama sebesar mereka yang mampu menggantikan peranan mereka dalam mengajrkan segala seluk beluk agama Islam.  Ketekunan, kegigihan, keberanian, kesabaran, kejujuran, kearifan, kesederhanaan, semangat kepeloporan, kemampuan menderita dalam mencari ilmu, kesulitan ilmu yang di miliki para ulama itu tidak lagi memiliki para ulama yang tampil setelah mereka.  (dikutip dari buku Madina Madani)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Animo Warga Tinggi, Vaksin di Muarasoma Kurang

    Animo Warga Tinggi, Vaksin di Muarasoma Kurang

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARASOMA (Mandailing Online) – Animo warga mememperoleh suntikan vaksinasi lumayan tinggi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Pihak Puskesmas Muarasoma mencatat dalam beberapa hari terakhir rata-rata 400 warga per hari datang untuk divaksin covid-19. Akibatnya puskesmas yang berbasis di ibukota Kecamatan Batang Natal itu kekurangan vaksin pada Sabtu (25/9/2021). Kepala Puskesmas Muarasoma, […]

  • Bayar gaji PNS, RI defisit Rp60T

    Bayar gaji PNS, RI defisit Rp60T

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga akhir Juni 2012 sudah mencapai sebesar Rp 60 triliun. Ini artinya, defisit anggaran sudah mencapai 31,5% dari total asumsi defisit APBN 2012 yang sebesar Rp 190,1 triliun. Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan, defisit ini menunjukkan kinerja penyerapan anggaran sudah cukup baik. Menurutnya, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) sudah lebih […]

  • PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    PT SMGP Bersama Petani Kembangkan Budidaya Ikan di Purba Lamo

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Purba Lamo adalah salah satu desa di kawasan Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal yang usaha pencaharian masyarakatnya mayoritas bertani, dan ada juga masyarakat yang beternak ikan tawar. Namun, kendala bagi yang beternak ikan tawar ini adalah kurangnya biaya. Terkait itu, PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) memberikan bantuan […]

  • Komisi I DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan UN

    Komisi I DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan UN

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal  meninjau pelaksanaan  Ujian Nasional  di beberapa sekolah di Panyabungan, Senin, (4/4). Peninjauan dipimpin Ketua Komisi, Madina Mulyadi Hakim Muda Nasution, diikuti anggota Hj. Riadoh, Sahbana Hasibuan, Ali Makmur Nasution. Di sela peninjauan, Mulyadi kepada Mandailing Online , Senin, (4/4) menyatakan, pihaknya sejauh ini belum ada mendengar […]

  • Harimau Serang Hewan Ternak, Sekda Madina Sarankan Siskamling

    Harimau Serang Hewan Ternak, Sekda Madina Sarankan Siskamling

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    KOTA NOPA ( Mandailing Online ) bukannya di desak agar BKSDA melakukan penangkapan terhadap harimau yang telah mengancam kehidupan dan menyerang hewan ternak warga desa Gunung Tua MS, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina )  Pemda Madina melalui Camat justru mengintruksikan agar warga mengadakan siskamling di desa dan desa terdekat. “adakan siskamling di […]

  • RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    RPAPBD Madina 2021 Diajukan Sebesar 1,68 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rancangan Perubahan APBD Mandailing Natal TA 2021 diajukan sebesar Rp 1.689.954.783.147. Angka itu naik dari APBD murni yang sebesar Rp 1.643.763.327.503. Sementara sisi belanja,  pada Rancangan Perubahan APBD 2021 ini sebesar Rp 1.737.394.264.628. Naik dibanding APBD murni yang sebesar Rp 1.673.136.120.492. Ada pertambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 50.125.204.608. Pada […]

expand_less