Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Mayat Pria 20-an Tahun Hanyut di Batang Gadis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Mar 2017
  • print Cetak

Sejumlah warga berupaya mengevakuasi jenazah di Sungai Batang Gadis titik Desa Muara Batang Angkola, Siabi, Mandailing Natal

SIABU (Mandailing Online) – Satu mayat pria berusia sekitar 20 tahun ditemukan hanyut mengapung di Sungai Batang Gadis, Selasa (14/3/2017).

Jenazah pria itu ditemukan mengapung di titik Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu,  Kabupaten Mandailing Natal.

Seorang yang sedang mengail ikan di pinggiran Sungai Batang Gadis yang pertama melihat jenazah itu lalu memberitahu warga seterusnya dilaporkan kepada Kepala Desa Muara Batang Angkola.

Kondisi jenazah sulit dikenali karena relatif sudah menggelembung. Pakaian yang masih lekat di tubuh adalah celana pendek jenis keper berwarna putih, tidak memakai baju. Ada kain berwarna biru petak-petak membalut kepala.

“Pertama kali ditemukan oleh pemancing dari desa ini, dan dia memberitahukan kepada masyarakat, seterusnya masyarakat melaporkannya kepada kita dan kita melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian (Polsek Siabu),” ujar Kepala Desa Muara Batang Angkola, Aswanuddin Hasibuan.

Kapolsek Siabu, AKP Antono yang ditemui di lapangan menyatakan, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung turun ke lokasi penemuan mayat tersebut.

Antono mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya pria itu, karena kondisinya sudah membusuk dan tidak dapat dikenali. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab kematiannya.

Dia juga berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera menghubungi Polres Madina maupun Polsek Siabu ataupun bisa langsung ke RSU Panyabungan.

“Untuk sementara kita memperkirakan umur mayat yang ditemukan tersebut sekitar 20 tahun dan ciri-cirinya memakai celana pendek, dan motifnya belum bisa kita pastikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Siabu, Dr Saleh Parinduri yang dihubungi mengatakan bahwa diperkirakan mayat mister X tersebut sudah meninggal lebih kurang satu minggu.

“Hal ini kita perkirakan karena sebahagian tubuh korban sudah habis,”katanya.

Lengan kanan korban sebahagian sudah habis dimakan oleh binatang ataupun pemakan lainnya. Dia memperkirakan pria itu meninggal sekitar satu minggu yang lalu.

Jenazah korban terpaksa dibawa ke RSU Panyabungan untuk otopsi dan identifikasi karena tubuh korban sudah lembek sehingga tidak dapat lagi mengidentifikasinya di Puskesmas Siabu.

“Berdasarkan hasil otopsi yang kita lakukan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban, sehingga kita perkirakan meninggal akibat hanyut oleh derasnya arus sungai,” ujarnya.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    Madina Hasilkan 72 Ton Sampah, Bupati: Harus Dikelola Secara Profesional

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya 72 ton sampah dihasilkan tiap hari di berbagai kawasan di Mandailing Natal (Madina), Sumut. Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengatakan, jumlah tersebut cukup banyak, dan tidak sebanding dengan armada yang dimiliki Pemkab Madina untuk mengangkut sampah. “Pemkab Madina hanya memiliki 13 truk pengangkut sampah, dikalikan dua kali angkut dalan sehari […]

  • KDRT dan Pilihan Solusinya

    KDRT dan Pilihan Solusinya

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh. Radayu Irawan, S.Pt Penulis tinggal di Padangsidimpuan Deretan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami perempuan terus mencuat ke permukaan setelah dialami oleh pasangan selebritis tanah air. Kasus ini terus menjadi buah bibir di tengah-tengah banyaknya kasus yang sedang dialami masyarakat Indonesia. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan ini pun sangat beragam dan […]

  • Seorang Gadis Diperkosa Ditaman Raja Batu. Anggota Satpol PP Madina Diduga Terlibat

    Seorang Gadis Diperkosa Ditaman Raja Batu. Anggota Satpol PP Madina Diduga Terlibat

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seorang Perempuan Warga Pidoli lombang, Panyabungan berinisial SN (20) atau sebut saja mawar ‘diduga’ mengalami tindak asusila Taman Raja Batu pada rabu, (06/11) sekitar Pukul 15:00 Wib. Salah seorang terlapor dan diamankan diduga anggota Satpol PP Madina. Salah seorang diduga terlapor kini diamankan di Polres Madina berinisial I. I diduga adalah […]

  • MENJAGA KEMURNIAN AKIDAH ISLAM

    MENJAGA KEMURNIAN AKIDAH ISLAM

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Akhir Februari lalu, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom menyurati Kemenag untuk merevisi materi buku pelajaran Agama Islam terbitan Kemendikbud. Materi yang dimaksud oleh PGI terdapat pada buku pelajaran Agama Islam Kelas VII SMP dan Kelas XI SMA. Materi tersebut menyinggung pandangan terhadap Injil dan Taurat. Permintaan PGI pada Kemenag […]

  • Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    Fahrizal Efendi: Pesantren Harus Tampil Hapus Stigma Madina Daerah Ganja

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut terlanjur populer sebagai daerah penghasil ganja di Indonesia. Bahkan nomor 2 setelah Aceh. Diperlukan upaya melibatkan semua pihak mengatasinya. Pesantren diharapkan tampil untuk perlahan merubah stigma itu. Karena mampu menjadi penggerak melawan peredaran narkoba dan budaya tanaman ganja. “Tanggung jawab kita semua menghapus stigma itu. Diharapkan para ulama, ustad dan […]

  • Mendesak Penanganan Jalur Sungai Rantopuran Antisipasi Bandang

    Mendesak Penanganan Jalur Sungai Rantopuran Antisipasi Bandang

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 8Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Mengantisipasi banjir bandang di Sungai Rantopuran, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) yang dibutuhkan adalah penanganan tebing sepanjang sungai. Penanganannya diharapkan berupa pelebaran dan pengerukan badan sungai, pemasangan dek beton atau bronjong. Pelebaran badan sungai ini diperlukan agar arus deras bandang tidak terhalang yang menyebabkan arus meluap ke pemukiman atau persawahan penduduk. “intinya, […]

expand_less