Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
  • print Cetak

Ken Dedes ilustrasi

 

Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya.

Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan.

Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan pejabat Pemkab Madina.  Wanita itu menuduh istri Basrah berinisial I mengejar dan ingin berselingkuh dengan suaminya H.

Dan ternyata, wanita peneror itu bukan istri H. Sebab, H sendiri telah bertemu dengan Basrah. Dari hasil pembicaraan antara Basrah dengan H ternyata istri H tidak pernah melakukan teror SMS kepada Basrah dan I.

Usai pertemuan antara Basrah dengan H itu akhirnya Basrah melakukan pengaduan ke Polres Sidimpuan.

Dan pihak Polres Tapsel sejauh ini telah mendalami kasus itu. Tentunya, selanjutnya polisi akan melakukan pengusutan dan penyidikan terhadap keberadaan wanita peneror itu.

Lantas siapa wanita peneror via SMS itu? Apa motifnya sehingga dia melakukan teror SMS kepada Basrah dan istrinya?

Apakah wanita peneror itu memiliki target hendak merusak rumah tangga Basrah? Bisa jadi, sebab, berdasar pengakuan Basrah yang dilansir Medan Bisnis.com, wanita peneror itu sempat menyatakan agar Basrah menjaga istrinya supaya tak mengganggu dan tak mengejar-ngejar H. Wanita itu seperti hendak menegaskan bahwa I hendak berselingkuh dengan H.

Penegasan wanita itu seolah memberikan indikasi bahwa wanita itu  memiliki tingkat kecemburuan yang tinggi. Kondisi cemburu yang kental itu menyebabkan kekalutan dan berimplikasi pada teror sms dan telefon.

Pertanyaan lanjutan tentunya adalah, apakah I melakukan affair dengan H sehingga wanita peneror itu cemburu dan merasa ada saingan? Atau bisa jadi I tak memiliki hubungan affair dengan H dan hanya dugaan wanita itu saja sehingga melakukan teror SMS kepada I. Semuanya memiliki kemungkinan-kemungkinan. Dan pihak polisi tentunya sedang mengkaji dan menganalisanya.

Pertanyaan selanjutnya, siapa wanita peneror itu? Sumber yang layak dipercaya kepada Mandailing Online pada hari Jum’at (19/5/2017) lalu menyebutkan bahwa wanita peneror itu berdomisili di Panyabungan, Mandailing Natal.

“Dia buka istri H. Dia hanya mengaku-ngaku istri H saja,” kata sumber itu.

Melacak identitas wanita peneror ini boleh jadi sangat mudah jika I dimungkinkan mengenal wanita itu,  pihak polisi akan mudah melakukan pelacakan.

Tetapi, bisa juga agak sulit bilamana I  tak mengenal wanita itu, dan ponsel wanita itu gagal juga dilacak oleh polisi.

Namun, bisa jadi H mengenal wanita itu. Jika H buka mulut, tentu identitas wanita itu akan dikenali. Itu berarti, kartu AS berada di tangan H. (bersambung)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    Rumah Dinas Bupati Madina Didatangi Ratusan Guru Honor Pelamar PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Rumah Dinas Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution Rabu sore 27/12/2023 digruduk guru guru peserta pelamar PPPK  yang merasa terzolimi. Mereka melakuka  aksi didepan pintu masuk rumah dinas Bupati. Karena tak kunjung di temui Bupati, pengunjuk rasa yang sejak tadi pagi telah berunjuk rasa mulai dari gedung […]

  • Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Moderasi beragama terdengar kencang di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, istilah moderasi maupun moderasi beragama tidak dikenal. Karena yang lebih sering muncul adalah istilah multikulturalisme, pluralisme dan toleransi dalam menggambarkan kemodernan beragama (Islam). Terkait asal munculnya paham moderasi sebenarnya banyak versi. Hanya saja, istilah ini mulai diperkenalkan […]

  • Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    Miliki Sabu, Istri Mantan PLH Kadis PU Siantar Diringkus

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Sarina br Sianipar alias Omek (47), istri mantan Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Pematangsiantar, almarhum Dohar Sidabutar, ditangkap Sat Narkoba Polres setempat, Selasa malam 10 Mei 201, saat menggelar pesta sabu-sabu di rumahnya Jalan Narumonda bawah, Kelurahan Kebun Sayur Kecamatan Siantar Timur. Selain itu, juga diamankan lima orang […]

  • Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    Aneh! Ruang Baca Perpustakaan Pemkab Madina Full Musik

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – bagai mana pengunjung mau konsentrasi baca kalau ruang perpustakaan sendiri kerap diisi dengan suara musik. Ini lah yang terjadi di perpustakaan Madina yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Berdasarkan penelusuran Mandailing Online Kondisi perpustakaan sendiri sepi. Tak ada yang berubah dari tahun ke tahun. Bahkan ada ditemukan hal aneh seperti […]

  • Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    Tommy Winata Dituding Cukong SBY

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    The Age dan The Sunday Buka-bukaan Tomy Winata: Saya Rela Jilat Sepatu Wartawan JAKARTA- Tomy Winata, pengusaha yang disebut sebagai cukong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku rela menjilat sepatu kotor para wartawan saat keterangan pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (13/3) petang. “Jadi, andaikata saya ini harus jilat sepatu bapak-bapak (para wartawan) yang penuh […]

  • Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    Gegara Kedapatan Mencuri, Anak Dibawah Umur Dipukuli di Desa Tegal Sari Natal, Videonya Viral

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Sebuah video penyiksaan anak dibawah umur beradar di group WhatsApp. Dalam video itu terlihat seorang anak disiksa sekelompok orang dengan cara kepala dipukul pakai tangan dan diancam disulut api rokok. Dalam video itu terdengar percakapan terkait pencurian rokok. Setelah ditelusuri, lokasi kejadian diketahu di Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal […]

expand_less