Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
  • print Cetak

Ken Dedes ilustrasi

 

Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya.

Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan.

Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan pejabat Pemkab Madina.  Wanita itu menuduh istri Basrah berinisial I mengejar dan ingin berselingkuh dengan suaminya H.

Dan ternyata, wanita peneror itu bukan istri H. Sebab, H sendiri telah bertemu dengan Basrah. Dari hasil pembicaraan antara Basrah dengan H ternyata istri H tidak pernah melakukan teror SMS kepada Basrah dan I.

Usai pertemuan antara Basrah dengan H itu akhirnya Basrah melakukan pengaduan ke Polres Sidimpuan.

Dan pihak Polres Tapsel sejauh ini telah mendalami kasus itu. Tentunya, selanjutnya polisi akan melakukan pengusutan dan penyidikan terhadap keberadaan wanita peneror itu.

Lantas siapa wanita peneror via SMS itu? Apa motifnya sehingga dia melakukan teror SMS kepada Basrah dan istrinya?

Apakah wanita peneror itu memiliki target hendak merusak rumah tangga Basrah? Bisa jadi, sebab, berdasar pengakuan Basrah yang dilansir Medan Bisnis.com, wanita peneror itu sempat menyatakan agar Basrah menjaga istrinya supaya tak mengganggu dan tak mengejar-ngejar H. Wanita itu seperti hendak menegaskan bahwa I hendak berselingkuh dengan H.

Penegasan wanita itu seolah memberikan indikasi bahwa wanita itu  memiliki tingkat kecemburuan yang tinggi. Kondisi cemburu yang kental itu menyebabkan kekalutan dan berimplikasi pada teror sms dan telefon.

Pertanyaan lanjutan tentunya adalah, apakah I melakukan affair dengan H sehingga wanita peneror itu cemburu dan merasa ada saingan? Atau bisa jadi I tak memiliki hubungan affair dengan H dan hanya dugaan wanita itu saja sehingga melakukan teror SMS kepada I. Semuanya memiliki kemungkinan-kemungkinan. Dan pihak polisi tentunya sedang mengkaji dan menganalisanya.

Pertanyaan selanjutnya, siapa wanita peneror itu? Sumber yang layak dipercaya kepada Mandailing Online pada hari Jum’at (19/5/2017) lalu menyebutkan bahwa wanita peneror itu berdomisili di Panyabungan, Mandailing Natal.

“Dia buka istri H. Dia hanya mengaku-ngaku istri H saja,” kata sumber itu.

Melacak identitas wanita peneror ini boleh jadi sangat mudah jika I dimungkinkan mengenal wanita itu,  pihak polisi akan mudah melakukan pelacakan.

Tetapi, bisa juga agak sulit bilamana I  tak mengenal wanita itu, dan ponsel wanita itu gagal juga dilacak oleh polisi.

Namun, bisa jadi H mengenal wanita itu. Jika H buka mulut, tentu identitas wanita itu akan dikenali. Itu berarti, kartu AS berada di tangan H. (bersambung)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    Bupati Buka Festival Nasyid dan Qasidah

    • calendar_month Selasa, 13 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution membuka Festival Nasyid dan Qasidah ke-19 di Gedung Serbaguna, Desa Parbangunan, Panyabungan, Selasa (13/9/2022). Festival digelar selama 2 hari dari tanggal 13-14 September 2022. Sebanyak 305 peserta mengikuti festival nasyid dan qasidah tingkat Kabupaten Madina terdiri dari cabang rebana klasik 9 group Putra […]

  • Bupati Tak Hadir di Paripurna Pidato Kenegaraan DPRD Madina

    Bupati Tak Hadir di Paripurna Pidato Kenegaraan DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution tidak menghadiri paripurna mendengar pidato kenegaraan Presiden Jokowi di DPRD Madina, Jum’at (14/8/2020). Baru kali ini seorang bupati di Madina yang tak mengahadiri agenda kenegaraan itu. Sekretaris DPRD Madina, Afrizal Nasution yang dihubungi via WhatsApp membenarkan ketidak hadiran bupati. “Benar tidak hadir, diwakili Sekda, kalau alasannya […]

  • DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    DCS Dapil 5 GOLKAR Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari GOLKAR Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

    Kehadiran PT.ALN Timbulkan Perpecahan di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) meminta Plt. Bupati dan Kapolres menertibkan PT. Agro Lintas Nusantara (PT. ALN) di kecamatan itu, karena diduga keras tidak memiliki izin untuk membuka dan mengusahai lahan di Desa Tabuyung, Suka Makmur dan Singkuang II. “Perusahaan itu juga telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat […]

  • Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se Kecamatan Panyabungan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina ), Kamis, (9/8) musyawarahkan pola tanam dan tertib tanam padi di Kecamatan Panyabungan. Musyawarah yang ditempatkan di sopo godang Kelurahan Hutasiantar Kec.Panyabungan juga dihadiri oleh para PPL dan Badan Ketahanan Pangan Kab. Mandailing Natal (hol)

expand_less