Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
  • print Cetak

Ken Dedes ilustrasi

 

Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya.

Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan.

Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan pejabat Pemkab Madina.  Wanita itu menuduh istri Basrah berinisial I mengejar dan ingin berselingkuh dengan suaminya H.

Dan ternyata, wanita peneror itu bukan istri H. Sebab, H sendiri telah bertemu dengan Basrah. Dari hasil pembicaraan antara Basrah dengan H ternyata istri H tidak pernah melakukan teror SMS kepada Basrah dan I.

Usai pertemuan antara Basrah dengan H itu akhirnya Basrah melakukan pengaduan ke Polres Sidimpuan.

Dan pihak Polres Tapsel sejauh ini telah mendalami kasus itu. Tentunya, selanjutnya polisi akan melakukan pengusutan dan penyidikan terhadap keberadaan wanita peneror itu.

Lantas siapa wanita peneror via SMS itu? Apa motifnya sehingga dia melakukan teror SMS kepada Basrah dan istrinya?

Apakah wanita peneror itu memiliki target hendak merusak rumah tangga Basrah? Bisa jadi, sebab, berdasar pengakuan Basrah yang dilansir Medan Bisnis.com, wanita peneror itu sempat menyatakan agar Basrah menjaga istrinya supaya tak mengganggu dan tak mengejar-ngejar H. Wanita itu seperti hendak menegaskan bahwa I hendak berselingkuh dengan H.

Penegasan wanita itu seolah memberikan indikasi bahwa wanita itu  memiliki tingkat kecemburuan yang tinggi. Kondisi cemburu yang kental itu menyebabkan kekalutan dan berimplikasi pada teror sms dan telefon.

Pertanyaan lanjutan tentunya adalah, apakah I melakukan affair dengan H sehingga wanita peneror itu cemburu dan merasa ada saingan? Atau bisa jadi I tak memiliki hubungan affair dengan H dan hanya dugaan wanita itu saja sehingga melakukan teror SMS kepada I. Semuanya memiliki kemungkinan-kemungkinan. Dan pihak polisi tentunya sedang mengkaji dan menganalisanya.

Pertanyaan selanjutnya, siapa wanita peneror itu? Sumber yang layak dipercaya kepada Mandailing Online pada hari Jum’at (19/5/2017) lalu menyebutkan bahwa wanita peneror itu berdomisili di Panyabungan, Mandailing Natal.

“Dia buka istri H. Dia hanya mengaku-ngaku istri H saja,” kata sumber itu.

Melacak identitas wanita peneror ini boleh jadi sangat mudah jika I dimungkinkan mengenal wanita itu,  pihak polisi akan mudah melakukan pelacakan.

Tetapi, bisa juga agak sulit bilamana I  tak mengenal wanita itu, dan ponsel wanita itu gagal juga dilacak oleh polisi.

Namun, bisa jadi H mengenal wanita itu. Jika H buka mulut, tentu identitas wanita itu akan dikenali. Itu berarti, kartu AS berada di tangan H. (bersambung)

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    DPRD Sumut Panggil Poldasu, Pertanyakan Progres Pidana di PT SMGP

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – DPRD Sumatera Utara memanggil Polda Sumut, Rabu, salah satu bahasan terkait kelambanan penetapan tersangka kasus kematian 5 warga Desa Sibanggor, Mandailing Natal di wilayah kerja PT. SMGP. Kelambanan Polda Sumut bisa menimbulkan dugaan bahwa kepolisian menganggap enteng penegakan hukum di Mandailing Natal. “Hari ini beberapa elemen unjuk rasa di Mandailing Natal, […]

  • Pemkab Madina Dinilai Gagal di Sektor Perikanan

    Pemkab Madina Dinilai Gagal di Sektor Perikanan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai gagal mengembangkan sektor perikanan di daerah ini. Padahal, berdasar luas lahan yang ada dan kondisi iklim Madina, sektor perikanan sangat memungkinkan untuk dikembangkan. “Namun sampai saat ini, usia Madina sudah hampir 16 tahun, arah kesitu sepertinya belum ada. Kita bingung, sampai saat ini apa […]

  • Kodam Buka Kesempatan Menjadi Calon Bintara Prajurit Karier

    Kodam Buka Kesempatan Menjadi Calon Bintara Prajurit Karier

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat memberikan kesempatan kepada Pemuda/Pemudi Indonesia di wilayah Kodam I/BB untuk menjadi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Tahun 2011. Bagi yang berminat menjadi Prajurit TNI AD dapat mendaftarkan diri dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia, pria/wanita dan bukan prajurit TNI, Polri dan PNS. Beragama, Bertaqwa kepada Tuhan Yang […]

  • Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    Perolehan PAD Madina Masih 31 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Realisasi perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal hingga pertengahan September 2016 masih sekitar 31 persen. Itu terungkap dalam rapat antara Badan Anggaran DPRD Mandailing Natal (Madina) dengan Pemkab Madina di gedung dewan, Kamis (15/9) membahas serapan anggaran untuk semester pertama APBD 2016. Rendahnya perolehan PAD itu menimbulkan aura […]

  • Kerugian Petani Simpang Duhu Lombang 120 Juta

    Kerugian Petani Simpang Duhu Lombang 120 Juta

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gambar tanaman padi yang dilantak arus sungai Aek Sabut di Desa Simpang Duhu, Ulu Pungkut PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kerugian petani di Desa Simpang Duhu Lombang, Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) diperkirakan 120 juta rupiah pasca mengamuknya sungai Aek Sabut yang meluluhlantakkan tanaman padi sekira 8 hektar. Data itu dilansir Kepala Dinas Pertanian dan […]

  • Buras Na Peto  (1)  : Mandemo Dot Marambeng

    Buras Na Peto (1) : Mandemo Dot Marambeng

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Girang doma ilala si Jarokek mardalan tu lopo si Jatondi i. Taru piulna pe logu India ma, logu ni Daramendra. Pincur doma bibir nia namarpiul i laos masuk tu lopo i. “Baen susu tes i,” ningia tu parlopo i laos juguk lanom di bangku nailambung pintu lopo i. “Bo, songon na sak-sak uida muko muyu, […]

expand_less